Sherlyarnila
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPAS KELAS V SDN 184 POLEWALI Sherlyarnila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Team Games Tournament untuk meningkatkan keaktifan belajar IPAS kelas V di SDN 184 Polewali, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Pokok permasalahan dalam penelitian in terkait keaktifan belajar IPAS kelas V SDN 184 Polewali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) disertai subjeck sejumlah 11 peserta didik, 6 perempuan dan 5 Laki-laki. Tahapan PTK mencakup 4 langkah yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi beserta refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi beserta dokumentasi. Data dianalisa mencakup 3 langkah yakni reduksi data, penyajian data beserta penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan keaktifan belajar peserta didik kelas V SDN 184 Polewali mengalami peningkatan sesudah diterapkan model Team Games Tournament. Kesimpulannya penerapan model pembelajaran TGT bisa meningkatkan keaktifan belajar IPAS peserta didik di kelas V SDN 184 Polewali.
PEMBERDAYAAN ANAK JALANAN MELALUI KREATIVITAS, NUMERASI, DAN LITERASI BERBASIS TEKNOLOGI DALAM KEPEMIMPINAN SOSIAL Mutahharah; Ahmad Raya; Agnes Arnil K; Jamiatul Ilmi; Sucianti Basri; Dian Lestari; Nurul Muliana S; Nurmila Auliya; Darma; Sherlyarnila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5088

Abstract

Anak jalanan merupakan anak-anak yang menghabiskan waktu dijlanan untuk mencari nafkah atau menghindari situasi rumah yang tidak kondusif. Alasan adanya anak jalanan adalah peningkatan biaya hidup yang mahal sehingga taraf kesejahteraan hidup yang tidak memadai dalam membentuk ketimpangan sosial dimana-mana, faktor lingkungan anak-anak yang kurang kondusif untuk tumbuh kembang anak. Maka dari itu melalui program pengabdian kepada Masyarakat bermaksud ikut berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan anak jalanan melalui program pemberdayaan anak jalanan melalui kreativitas, numerasi, dan literasi berbasis teknologi dalam kepemimpinan sosial. Upaya pengabdian ini merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan kreativitas anak jalanan melalui program kepemimpinan yang terstruktur sehingga mampu meningkatkan literasi anak, mengembangkan kreativitas serta membentuk jiwa kepemimpinan. Anak-anak akan mampu membaca dan menulis serta mengekpresikan bakat seni juga bertanggung jawab. Kegiatan ini memiliki manfaat dalam memberikan keterampilan sehingga mampu meningkatkan kegiatan literasi dan numerasi anak serta mengekpresikan bakat seni juga bertanggung jawab hal ini juga menjadi sekolah nonformal bagi anak jalanan yang pada dasarnya merupakan anak putus sekolah.