Sampah organik rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu diperhatikan, termasuk di Desa Bungai Jaya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah organik adalah dengan mengolahnya menjadi eco-enzyme. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemilahan serta pemanfaatan limbah organik rumah tangga melalui pembuatan eco-enzyme. Kegiatan dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Palangka Raya Tahun 2026 dengan melibatkan masyarakat Desa Bungai Jaya secara langsung. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan, diskusi, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari perangkat desa, ibu-ibu PKK, anggota Karang Taruna, serta pengurus RT dan RW. Dalam praktiknya, peserta diajak memanfaatkan kulit buah dan sisa sayuran yang dicampurkan dengan molase atau gula merah dan air sesuai takaran yang telah ditentukan, kemudian disimpan untuk proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman langsung mengenai cara memilah serta mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme. Produk yang dibuat masih berada dalam tahap fermentasi sehingga hasil akhir dan manfaat eco-enzyme belum dapat diamati secara langsung. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan menerapkan pemanfaatan limbah secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.