Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAHAN RECEP TAYIP ERDOGAN TERHADAP PENURUNAN MATA UANG LIRA PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2023 Moh Ibrohim; Fikri Ardiyansyah
Jurnal Humaniora & Sosial Sains Vol 1 No 3 (2024)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin menjelaskan mengenai gempa bumi yang terjadi di Turki yang menyebabkan mata uang Lira mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ditambah lagi dengan adanya permasalahan yang terjadi di negara Turki sendiri cukup rumit sehingga mata uang Lira terus mengalami penurunan. Skripsi ini dibuat berdasarkan pada kerangka dasar pemikiran dengan menggunakan konsep kebijakan luar negeri dan konsep regulasi ekonomi. Dalam mencari sumber data, metode yang digunakan oleh peneliti yakni metode kualitatif. Dari hasil penelitian ini menjelaskan bahwa strategi yang dilakukan oleh pemerintah Turki dengan meningkatkan pajak bagi para pengusaha untuk hasilnya nanti digunakan untuk pembagunan Turki yang akan datang. Selain. Pemerintah Turki juga telah melakukan Kerjasama dengan berbagai negara salah satunya dengan Indonesia dalam bidang industry kreatif. Berdasarakan hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis kepada pihak Kementerian Luar Negeri yang menjelaskan bahwa langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Turki menjadi salah satu cara untuk mengembalikan perekonomian Turki pada posisi jayanya dan meningkatkan mata uang Lira.
TANGGUNG JAWAB NEGARA DALAM MENGATASI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL BERDASARKAN PRINSIP COMMON BUT DIFFERENTIATED RESPONSIBILITIES DALAM HUKUM INTERNASIONAL Fikri Ardiyansyah
Jurnal Humaniora & Sosial Sains Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Global climate change constitutes a multidimensional challenge that requires a collective response from the international community through the framework of international law. This study aims to analyze state responsibility in addressing climate change based on the principle of Common but Differentiated Responsibilities (CBDR) in international law. The research employs a normative legal method using statutory, conceptual, and analytical approaches toward the principal international legal instruments, namely the United Nations Framework Convention on Climate Change, the Kyoto Protocol, and the Paris Agreement. The findings indicate that the CBDR principle serves as the normative foundation of the international climate regime by emphasizing common responsibility among all states while differentiating obligations based on historical emissions and respective national capabilities. The principle has evolved from a strict differentiation model under the Kyoto Protocol to a more universal and participatory approach under the Paris Agreement. Although CBDR provides a framework for global climate justice, its implementation continues to face challenges related to climate finance, technology transfer, and compliance mechanisms. Strengthening accountability and enhancing national ambition are therefore essential to ensure the effective fulfillment of state responsibility in confronting the global climate crisis.
Sosialisasi Pemasaran Produk Pertanian dalam Mendukung Perekonomian pada Masyarakat Ekonomi ASEAN Fikri Ardiyansyah; Moh Ibrohim; Akhmad Hidayatullah; Bella Nanda Ardhya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol.1 No. 2. November 2025
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi ekonomi kawasan melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut pelaku usaha mikro di sektor pertanian untuk memiliki kapasitas pemasaran yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Kelurahan Cilenggang merupakan salah satu komunitas yang memiliki potensi besar dalam produksi dan pengolahan produk pertanian, namun menghadapi keterbatasan dalam memahami strategi pemasaran modern, pengembangan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran KWT Mawar melalui program sosialisasi yang mencakup penguatan konsep dasar pemasaran, strategi branding, pengembangan kemasan produk, pemanfaatan media sosial, dan penggunaan platform digital sebagai sarana pemasaran efektif di era MEA. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari observasi awal, pemetaan kebutuhan pelatihan, penyusunan modul sosialisasi, penyampaian materi secara partisipatif, serta pendampingan praktik. Kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap penguatan kapasitas ekonomi perempuan melalui peningkatan nilai jual produk pertanian dan perluasan akses pasar. Program ini membuktikan bahwa penguatan literasi pemasaran berbasis digital merupakan salah satu strategi kunci untuk meningkatkan daya saing produk pertanian lokal di era integrasi ekonomi MEA. Keberlangsungan kegiatan serupa sangat diperlukan untuk memastikan transformasi pemasaran yang lebih berkelanjutan dan memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan anggota KWT Mawar.