Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Alternatif Pada Masa Covid -19 Bagi Guru Terasne Terasne; Dira Permana; Agus Salim; I Made Permadi Utama; Ahmad Hanan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 3: October 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i3.232

Abstract

Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru-guru SMP Negeri 1 Praya Barat dalam pemanfaatan Google Classroom sebegai media alternatif  dimasa pandemi Covid 19. Mitra dalam kegiatan ini adalah guru-guru SMP Negeri 1 Praya Barat. metode pelaksanaan menggunakan transfer of knowledge melalui  workshop dan sosialiasi. Hasil dari kegitan ini yaitu 1) guru SMPN 1 Praya Barat dapat memahami tentang pemanfaatan google classroom degan indikator bahwa guru dapat membuat ruang kelas pembelajaran untuk semua mata pelajaran melalui daring, 2)  guru SMPN 1 Praya Barat guru dapat memhami mafaat bermacam fungsi dari fitur pada google classroom.  Guru-guru telah mampu mengoprasikan e learning  google classroom sebagai media alternatif akan tetapi masih perlu dilakukan pendampingan sampai guru benar-benar memahami dan menggunakannya sebagai media di masa pandemi covid 19.
PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN MADRASAH DI NUSA TENGGARA BARAT: ANALISIS STATISTIK, KEBIJAKAN, DAN ASPEK HUKUM Agus Salim; Suryati
Realism: Law Review Vol. 2 No. 3 (2024): Realism: Law Review
Publisher : Sabtida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71250/rlr.v2i3.47

Abstract

Penelitian ini menyelidiki perkembangan dan tantangan pendidikan madrasah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari perspektif statistik, kebijakan, dan hukum. Studi ini menggunakan data dari Statistik Pendidikan NTB 2021 yang dikumpulkan melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan data sekunder dari Dinas Pendidikan NTB. Analisis mencakup jumlah dan distribusi madrasah, tingkat partisipasi siswa (angka partisipasi kasar dan murni), kualifikasi guru, dan fasilitas pendidikan. Temuan utama menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam distribusi dan kualitas madrasah antara daerah perkotaan dan pedesaan, tingkat partisipasi yang lebih rendah di daerah pedesaan, tantangan dalam kompetensi guru, dan infrastruktur yang tidak memadai. Analisis hukum berfokus pada implementasi kebijakan pendidikan dan regulasi yang mengatur pendidikan madrasah. Hasilnya menyoroti perlunya intervensi kebijakan yang terarah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan madrasah di NTB. Rekomendasi termasuk meningkatkan program pelatihan guru, meningkatkan investasi dalam infrastruktur pendidikan, dan memastikan distribusi sumber daya yang merata.
Parental Misconduct in Child Education: A Legal Perspective on Parents’ Reactions to School Discipline in Indonesia Agus Salim; Ruslan Yusoh
Realism: Law Review Vol. 3 No. 3 (2025): Realism: Law Review
Publisher : Sabtida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71250/rlr.v3i3.96

Abstract

This article examines parental misconduct in the context of child education, specifically focusing on legal perspectives regarding parents’ reactions to school discipline in Indonesia. The study seeks to analyze how parental interventions, whether excessive or lacking, can disrupt the effectiveness of school disciplinary processes, potentially contravening principles enshrined in national child protection laws. By reviewing statutory regulations such as Law No. 35/2014 on Child Protection and corresponding Ministerial Regulations, this research explores the boundaries of parental rights and responsibilities when responding to disciplinary measures imposed by schools. The methods applied center on normative legal analysis and comparative studies of recent case examples in Indonesian schools. The results reveal ongoing tension between parental authority and school autonomy, highlighting frequent legal ambiguities that complicate child-friendly disciplinary enforcement. The article concludes that balanced cooperation between schools and parents, rooted in legal clarity and mutual respect, is essential for effective child discipline and educational safety in Indonesia.