Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN MANAJEMEN DAN LEADERSHIP PENGELOLA UMKM UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN UMKM DALAM PERSAINGAN DUNIA USAHA DI KECAMATAN WALANTAKA KOTA SERANG BANTEN Mustiko, Muhammad; Rahmawati, Siti Omah; Larasati, Dewi Adisti; Nurlelah; Kurniyanto, Teguh; Qomaruzzaman, Maman
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v11i8.8292

Abstract

Pelatihan manajemen menjadi kunci penting bagi perkembangan Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) di era saatt ini. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia,namun banyak menghadapi tantangan terkait strategi pemasaran dan produktivitas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Walantaka Serang Banten, bertujuan meningkatkan daya saing UMKM dengan memberikan pelatihan manajemen dan kepemimpinan kepada masyarakat. Diharapkan pelatihan tersebut dapat membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan Pidato Bahasa Inggris Bertema Politik Guna Meningkatkan Kemampuan Speaking Siswa SMAN 1 Petir Rosadi, Elda Mnemonica; Qomaruzzaman, Maman; Putri, Regina Delviani; Hikmah, Wafiq Nurul; Murnawati, Anisah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa SMAN 1 Petir melalui pelatihan pidato Bahasa Inggris bertema politik, sekaligus menumbuhkan literasi politik dan kemampuan berpikir kritis. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya kepercayaan diri siswa ketika berbicara di depan umum, keterbatasan kosakata, serta belum terintegrasinya latihan public speaking dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan komunikatif dan kolaboratif melalui pemberian materi dasar pidato, kerja kelompok dalam penyusunan naskah, serta praktik langsung penyampaian pidato. Evaluasi dilakukan melalui observasi, sesi refleksi, serta perbandingan nilai pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kelancaran berbicara, struktur argumen, kepercayaan diri, dan pemahaman siswa terhadap isu politik yang sederhana. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi bahasa dan literasi politik dapat memperkaya proses pembelajaran serta membentuk karakter demokratis siswa. Temuan ini penting sebagai model implementasi pembelajaran inovatif yang dapat direplikasi di sekolah lain.
Peran Cross Cultural Manajemen SDM Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Public Di SAMSAT Qomaruzzaman, Maman; Mamlu'ah, Mamlu'ah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5200

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran cross-cultural management dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik pada lembaga Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Dengan latar masyarakat Indonesia yang heterogen secara budaya, kemampuan pegawai SAMSAT untuk mengenali, menyesuaikan, dan merespons perbedaan budaya menjadi kunci peningkatan kepuasan pengguna layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (studi kasus) yang mengombinasikan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa intervensi manajemen lintas budaya — berupa pelatihan komunikasi lintas budaya, adaptasi SOP pelayanan, dan penguatan budaya organisasi yang inklusif — terkait positif dengan peningkatan responsivitas, penurunan keluhan, dan kenaikan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan SAMSAT. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi kebijakan HR berbasis budaya dan pelatihan berkelanjutan pada pelayanan publik terpadu. Pendekatan cross cultural management difokuskan pada strategi pengelolaan SDM yang sensitif budaya, termasuk pelatihan kesadaran budaya, komunikasi lintas budaya, dan adaptasi kebijakan SDM untuk mengurangi bias etnosentrisme. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa cross cultural management SDM bukan hanya alat strategis, tetapi juga pendorong utama transformasi layanan publik yang responsif dan adil di Samsat. Implikasi praktis mencakup rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan modul cross cultural dalam pelatihan SDM, yang berpotensi meningkatkan efisiensi layanan hingga 30% dan mengurangi keluhan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen publik di negara berkembang dengan menekankan paradigma budaya sebagai kunci kualitas pelayanan.