Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

REFORMULATION OF FAMILY LEGAL IN INDONESIA FOR FEMALE MASLAHAH Wahidullah Wahidullah; Murniati Murniati; Yushinta Eka Farida; Jumaiyah Jumaiyah
Asy-Syari'ah Vol 22, No 1 (2020): Asy-Syari'ah
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v22i1.7770

Abstract

Abstract: One form of innovation proposed by Islamic banks to support the needs of the community is The Sharia Gold-pawning Service. However, worries arise for the Rahn service (gold pawning) since the service is not beneficial in gaining profits. By this service, Islamic banks only gain profits from the maintenance service of goods that are pledged as collateral. The problem occurs as the profit is taken from the percentage of the amount of the loan provided by a Sharia bank to its customer which is considered to have no cost differential as the practices undertaken in conventional banking. Therefore, this is an interesting topic to discuss among academics related to the amount and calculation of maintenance services that customers must pay to the bank. If maintenance services are determined based on the percentage of the financing or loan’s amount, then there is a credit interest value on the financing that must be returned by the customer as a collateral for maintenance services calculated from the amount of the loan. Thus, this study is intended to analyze the concept of covenant and its application in financing gold pawning in Islamic banks. The objects of this study are those concerning the Islamic Commercial Bank, including Bank Syariah Mandiri and Bank Jabar Banten Syariah.Abstrak: Di dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 Pasal 3 ayat 1 dan 2, memberi­kan penjelasan tentang asas perkawinan adalah monogami akan tetapi bersifat terbuka, atau dalam KHI menggunakan istilah poligami terbatas sampai dengan empat isteri, akan tetapi dengan catatan kemampuan memberi nafkah dan berbuat adil terhadap isteri-isteri dan anak-anaknya. Rumah tangga yang dibangun berdasarkan poligami sebagian masyarakat menjadi hal yang kontroversi, akan tetapi normatifitas hukum telah disahkan dan itu sebuah realitas sosial terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data berupa pustaka pustaka (literature research), adapun langkah-langkah dalam penelitian ini dengan membaca literatur berupa buku, artikel, peraturan perundang-undangan serta fatwa. Data tersebut di analisis dengan metode deskriftif kualitatif guna memperoleh hasil penelitian dengan berpijak pada teori yang terkait dengan penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perempuan yang rela di poligami. Pada kasus poligami perempuan merupakan obyek kekerasan yang terbungkus rapi dalam kehidupan rumahtangga.
Pemanfaatan Limbah Kayu Melalui Puzzle Wayang sebagai Media Pengenalan Budaya untuk Anak Usia Dini Nusrotus Sa'idah; Yushinta Eka Farida; Jati Widagdo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.3081

Abstract

Pengolahan limbah di jepara sebagai kota ukir masih sangat kurang, kesalahan dalam mengelola akan menyebabkan berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat, sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan contoh pencemaran lingkungan. Selama ini limbah pabrik mebel mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual salah satunya alat permainan anak. Sasaran program pengabdian ini  ada dua mitra yaitu : Mitra yang produktif yaitu PT ERNALIM. Mitra ini membantu tim pelaksana untuk mengolah limbah dari meubel ukir. Peserta dari mitra pertama yaitu 4 orang karyawan tersebut. Untuk memanfaatkan limbah kayu ini kami mengajak mitra tersebut untuk membuat alat permainan anak-anak berupa puzzle. Mitra yang kedua adalah mitra sebagai bentuk kelanjutan pemanfaatan limbah yaitu TK TARBIYATUL ATHFAL Muslimat NU di Pecangaan Jepara. Puzzle ini  berbentuk wayang yaitu punakawan terdiri dari semar, gareng, pethruk dan bagong. Penyuluhan game edukasi ini diikuiti oleh guru dan anak-anak TK Tarbiyatul Athfal. Mereka sangat antusias dalam kegiatan penyuluhan ini mengingat puzzle yang digunakan adalah bukan biasanya. Dari Tim ini mengenalkan budaya indonesia sejak dini melalui game puzzle berbentuk wayang. Kegiatan ini memberikan kontribusi pada dunia pendidikan untuk meningkatkan kreativitas ketrampilan dalam memecahkan masalah menyusun gambar.
English Ecotourism Training in Tanjung Village, Pakis Aji, Jepara Ahmad Saefudin; Aprilia Riyana Putri; Yushinta Eka Farida
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202052.314

Abstract

In the industrial revolution 4.0 era, it is easier for people to communicate through social media such as Facebook, WhatsApp, Twitter and other similar applications. Similarly, in tracking tourist destinations. Tourists no longer need to laboriously search for information. With a device, everything is finished. Tanjung Village has beautiful ecotourism destinations such as Kali Bening, Jurang Nganten Waterfall, Kalen Wates Waterfall, and Kedung Plumpang. Geographical support in the form of mountainous areas adds a special attraction for visitors. Unfortunately, tourism management is still centralized based on the Village Government through the Tourism Awareness Group (Pokdarwis). In addition, tourism managers are also faced with the low Human Resources (HR) managers in receiving foreign tourists. The ability to communicate in English is still low. So, this dedication focuses on equipping the ability of natural tourism managers in Tanjung Village to communicate in English. They are equipped with basic English skills including general vocabulary of tourism (vocabulary), ways of speaking in English (speaking skills), and public speaking techniques of tour guides (Tour Guides). The final results of devotion produce English-Indonesian Tourism Pocket Dictionary products that can be utilized by managers of tourist destinations in welcoming foreign tourists.
Analysis in Honoring the Power of Thought Using Soag Game (Senang Otak Atik Gambar) Anita Afrianingsih; Dina Amalia; Yushinta Eka Farida
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol 12 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v12i1.67602

Abstract

The purpose of the research to be carried out is to analyze the Android-based SOAG learning media, the planning process for making SOAG learning media and the use of SOAG media to hone children's thinking power. The research subjects were children aged 5-6 years of PAUD Toddies School, with a population sampling technique through non-probability sampling a total of 27 students. So that the sample is taken from the entire population. Data collection techniques from the implementation of this study used observation, interviews and documentation. The data analysis used is qualitative data analysis by referring to the concept of Miles and Huberman with an emphasis on data reduction, data presentation and drawing conclusions. The result of this research is that the process of implementing the SOAG game (Senang Otak Atik Gambar) can be carried out from planning, learning practice and evaluation. In the planning stage, the teacher must make the RPPH more attractive. The learning practice stage uses the SOAG game (Senang Otak Atik Gambar), at this stage the teacher is able to convey the material in more detail, using different teaching styles and methods than usual. As the teacher explains with a visual learning style. The evaluation stage of the SOAG game (Senang Otak Atik Gambar) uses observations and interviews given to children and teachers in providing assessments. This evaluation is an important tool for teachers to determine the level of success of children in improving their cognitive abilities through the SOAG game (Senang Otak Atik Gambar). The conclusion of this study is that the SOAG game learning media (Senang Otak Atik Gambar) is very appropriate and effective to use to optimally hone children's high-level thinking power.
Pemanfaatan Desain Kelas dengan Teknik Mural Untuk Membangun Awareness Pencegahan Stunting di MIN 1 Jepara Yushinta Eka Farida; Kukuh Dwi Wijanarko; Hamidaturrohmah; Santi Andriyani; Helma Sulha; Danang Eko Prasetyo
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3476

Abstract

Pencegahan stunting di lembaga pendidikan perlu dilakukan guna menunjang pencapaian tumbuh kembang optimal. Tujuan PKM ini yaitu meningkatkan kompetensi guru membangun awareness siswa dalam pencegahan stunting di MIN 1 Jepara. Metode pelaksanaan menggunakan service learning yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang diawali dengan kegiatan analisis kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara. Hasil PKM menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu memberikan wawasan terkait inovasi desain kelas dengan teknik mural sebagai media pembelajaran membangun awareness siswa dalam pencegahan stunting. Hal ini dibuktikan dengan presentase hasil yaitu 83%. Kegiatan PKM berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi guru MIN 1 Jepara dalam membuat inovasi desain kelas yang kreatif dan menarik dengan persentase hasil 88%. Desain kelas dengan teknik mural oleh Tim Pengabdi membantu dan memudahkan mitra mengimplementasikan edukasi pencegahan stunting siswa dengan skor 83%. Sehingga kebermanfaatan dari kegiatan pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap meningkatnya kompetensi dan kreatifitas mitra secara langsung.
Pemanfaatan Buah Mangrove sebagai Bahan Warna Alami Batik Studi Deskriptif pada Kelompok UMKM Batik Karimun Jawa Jepara Jawa Tengah DS Drajad Wibowo; Teguh Thamrin; Yushinta Eka Farida; Santi Andriyani
Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Vol. 4 No. 3 (2023): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, November, 2023
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v4i3.4315

Abstract

Sustainable fashion, also known as eco-fashion, has emerged as a critical consideration for textile observers and business entities, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) involved in Batik production. The primary objective is to foster an environmentally friendly approach and mitigate waste pollution. This study focuses on the utilization of mangrove fruit as a natural dye for Batik in the Karimun Jawa region. Additionally, it explores the perceptions of Batik MSMEs regarding the adoption of natural coloring. A descriptive qualitative methodology was employed, utilizing observation and questionnaires as research instruments. The findings reveal key insights: 1) The natural coloring process for Karimun batik involves mordanting, extraction, dyeing, fixation, and drying through the nglorod process; 2) Three mixtures—lime, alum, and arbor—were employed for color fixation, resulting in faded (bright), rather intense, and dark colors, respectively; 3) Questionnaire results indicate that respondents possess a solid understanding and proficiency in the natural dyeing process. Furthermore, respondents express a commendable motivation not only for economic improvement but also for contributing to a sustainable environment by minimizing waste. This study contributes to the growing discourse on sustainable practices within the textile industry, emphasizing the importance of eco-friendly alternatives such as mangrove fruit-based dyes in traditional crafts like Batik. The insights gathered from Batik MSMEs' perceptions shed light on the potential for widespread adoption of sustainable practices in the broader context of textile production.