Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kawasan Urban dalam Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Di Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Darmawan Saptadi; Setiyo Yuli Handono; Hafida Ruminar; Riyanti Isaskar; Kiki Fibrianto; Arie Srihardyastutie; Uzay Luluasa; Mohamad Bahaudin; Poppay Dwi Anggaraini; Yuliana Putri Rizky Vindiani; Hikmatus Sofa Rahmadia; Fauziah Hasanah
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v4i1.3508

Abstract

Permasalahan lingkungan limbah perkotaan ditengah arus urbanisasi menjadi pembahasan utama dalam beberapa tahun terakhir. Pada dasarnya, jumlah limbah yang dihasilkan bisa meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dalam sebuah wilayah. Kecamatan Lowokwaru merupakan salah satu kecamatan berpenduduk terpadat di Kota Malang dengan jumlah 12 kelurahan. Kelurahan Lowokwaru merupakan kelurahan yang dalam periode 2019-2021 mengalami peningkatan jumlah TPS dan terbanyak dibanding 4 kelurahan lainnya di Kota Malang dengan total 17 TPS (BPS Kota Malang, 2023). Melalui kegiatan ini, inovasi dalam memanfaatkan limbah organic menjadi Eco-Enzyme dan Bio-Waste sangatlah potensial untuk dikelola menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, melihat banyaknya limbah organik sisa sayuran dan buah-buahan yang belum terkelola dengan baik oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada rentang waktu Bulan Juli - September 2023. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan PRA (Partisipatif Rural Appraisal) dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Materi yang disampaikan diantaranya pemilahan sampah, kompos, eco-enzym, bio-waste, sabun cair dan sabun padat. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dari kegiatan yang sudah dilakukan dapat menyelesaikan permasalahan yang terdapat di kelurahan Lowokwaru serta perubahan pola pikir warga terhadap sampah dan lingkungan. Dengan dilakukannya kegiatan tersebut, diharapkan Kelurahan Lowokwaru dapat mendukung keberlanjutan pengolahan sampah menjadi produk yang lebih bernilai.
Kredensial Mikro dalam Spektrum Teknologi Pendidikan: Implementasi dan Keselarasan dengan Definisi AECT Hafida Ruminar; Dedi Kuswandi; Otto Fajarianto
INSTITUTIO : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol. 11 No. 2 (2025): INTEGRASI TEKNOLOGI, ETIKA DIGITAL, DAN PEMBERDAYAAN PEMBELAJAR DALAM PENDIDIK
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51689/v3tehw51

Abstract

Abstract: Changes in the evolving demands of the global workforce have prompted the higher education sector to respond through micro-credential programs, which aim to bridge the gap between formal education and industry. This study seeks to analyze the alignment between the implementation of micro-credentials in Indonesia and the latest definition of educational technology approved by the Association for Educational Communications and Technology (AECT) in 2023. Using a descriptive qualitative approach through literature review, the study examines policy documents, reports from international organizations, and scientific articles published within the last five years. The findings reveal that micro-credentials in Indonesia demonstrate strong alignment in the dimensions of performance improvement and strategic design, partial alignment in learner empowerment, and significant gaps in the ethical dimension, particularly concerning data privacy and equity of access. The study concludes that micro-credentials in Indonesia are on the right track, but greater emphasis is needed on data governance, quality assurance, and curriculum integration to achieve full alignment with the AECT 2023 paradigm.   Keywords: Micro-Credentials, Educational Technology, Learner Empowerment, Strategic Design, Ethics