Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN LITERATUR: TEORI BELAJAR KOGNITIF JEAN PIAGET DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Sardi, Elis Tiara; Masayu, Nikita Oky; Triningsih, Triningsih; Marini, Arita; Yunus, Mahmud
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i9.6502

Abstract

Social Studies education aims to help students understand social life through an interdisciplinary approach that includes subjects like history, geography, and economics. It also prepares students to actively participate in society. Piaget’s cognitive development theory, which emphasizes structured stages of thinking and learning through experience, is particularly relevant for elementary students aged 7-12. At this age, children move from concrete to formal operational thinking, allowing them to better process and organize information. By applying Piaget’s theory, Social Studies lessons can encourage critical thinking and meaningful understanding. Rather than focusing on memorization, students learn to analyze and connect concepts, such as understanding historical events in context. This approach helps them build deeper knowledge and essential analytical skills for active civic engagement.
Analisis Objektifikasi Seksual dan Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia Sardi, Elis Tiara; Zakiah, Linda; Triningsih; Erwandi, Asilah Muthi’ah; Khairunisa, Widya; Masayu, Nikita Oky
Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.787 KB) | DOI: 10.57216/pah.v21i2.11

Abstract

Artikel ini membahas fenomena objektifikasi seksual dan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Objektifikasi seksual yang mengurangi perempuan hanya pada tubuh dan seksualitasnya berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, baik di ruang publik maupun domestik. Merujuk pada data dari Komnas Perempuan (2024), kekerasan berbasis gender terus mengalami peningkatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai objektifikasi seksual yang terjadi di masyarakat, serta mengeksplorasi hubungan antara objektifikasi tersebut dan meningkatnya kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting media dalam membentuk persepsi sosial terhadap perempuan, di mana representasi mereka sering kali berfokus pada penampilan fisik dan mengabaikan dimensi kemanusiaan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objektifikasi seksual memiliki dampak buruk terhadap perempuan, baik secara psikologis maupun sosial, dan memperburuk ketidaksetaraan gender. Artikel ini juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan hukum bagi korban, termasuk implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) 2022, serta perlunya perubahan sosial dan budaya untuk mengatasi masalah ini. Diharapkan, temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah kekerasan seksual di Indonesia.