Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Diplomasi Ekonomi Indonesia Terhadap Tiongkok dalam Kerjasama Meningkatkan Ekspor Crude Palm Oil Tahun 2020-2023 Cantika, Suci; Nuzulian, Ully; Iriansyah, Adibrata; Nugrahaningsih, Nurfitri; Suratiningsih, Dewi
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL HUBUNGAN INTERNASIONAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jhi.v17i2.58153

Abstract

Kegiatan perdagangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) tahun 2020-2023 Indonesia ke Tiongkok mengalami naik turun volume ekspor yang disebabkan oleh cuaca yang ekstrim dan harga minyak nabati serta minyak bumi yang tinggi. Dalam menganalisa isu, penulis menggunakan konsep kerjasama internasional dan teori diplomasi ekonomi, serta metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang bersumber dari wawancara dan penelitian kepustakaan. Pada indikator economic salesmanship, Presiden, Kementerian Perdagangan, dan KBRI Beijing menjadi aktor yang menjalankan diplomasi ekonomi dalam peningkatan ekspor CPO. Pada indikator economic networking and advocacy, GAPKI, APKASINDO, dan GIMNI menjadi stakeholder yang paling gencar mempromosikan CPO Indonesia. Pada indikator image building, Indonesia membangun citra positif perkebunan kelapa sawit dengan membuat sertifikat ISPO, industrialisasi komoditas CPO menjadi produk olahan, dan mengadakan seminar internasional. Kemudian pada indikator regulatory management and resource mobilization, Indonesia dan Tiongkok telah menyetujui regulasi perjanjian perdagangan bebas ACFTA. Kata Kunci: Diplomasi Ekonomi, Indonesia-Tiongkok; Minyak Kelapa Sawiti.
Diplomasi Olahraga Korea Tourism Organization Melalui Sepakbola Dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Korea Selatan Di Indonesia Destandi, Ferlin Resnu; Nugrahaningsih, Nurfitri; Iriansyah, Adibrata
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk memaparkan penjelasan mengenai diplomasi olahraga yang dilakukan oleh Korea Tourism Organization melalui sepakbola dalam meningkatkan daya tarik wisata Korea Selatan di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang masuk dalam 10 negara penyumbang wisatawan asing ke Korea Selatan. Korea Tourism Organization terus gencar dalam memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata Korea ke berbagai negara termasuk Indonesia. Melalui beragam inovasi, salah satunya menggunakan diplomasi olahraga sepakbola yang mana merupakan olahraga terpopuler di Indonesia. Menurut survei yang dilakukan oleh Ipsos Indonesia pada September 2022, Indonesia menjadi negara dengan penggemar sepakbola terbesar di dunia dengan presentase 69%. Pada penulisan ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penulisan deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Dalam penulisan ini penulis sebagai instrumen utama penulisan dengan melakukan analisis melalui analisis dokumen-dokumen, seperti buku, jurnal online dan website terpercaya. Teori yang digunakan dalam penulisan ini ialah teori diplomasi olahraga menurut Stuart Murray. Kemudian, terdapat dua hasil penulisan,  yaitu: (1) Melalui penggunaan sporting events seperti acara bertajuk Indonesia Fans Day; (2) Melalui penggunaan sportspeople atau sports envoy, yakni penunjukkan non-state sporting actor sebagai duta kehormatan pariwisata korea oleh Korea Tourism Organization.
PERAN LINTAS SEKTORAL DALAM UPAYA MITIGASI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI PERBATASAN ENTIKONG KALIMANTAN BARAT Alunaza, Hardi; Mentari, Mentari; Anugrah, Akhmad Rifky Setya; Iriansyah, Adibrata
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jas.v12i1.64382

Abstract

Many countries have deported and repatriated migrants to reduce the spread of the Covid-19 virus. Global pandemic has effect health, economy and human rights of migrant workers. Indonesia  implement to closing all gates of the country,  including Entikong as on of the  Border State Post area, in West Kalimantan to overcoming the impact of the pandemic. However, the policy has not been effective enough to protect security in Entikong, same as the right for social welfare and health insurance in Indonesian immigrant workers. The purpose of this study is to explore how the government and stakeholders implement the handling and protection of Indonesian migrant workers, especially in the Entikong, West Kalimantan during the Covid-19 pandemic. This paper will be explained with descriptive qualitative through the theoretical framework of border governance and AGIL Talcot Parsons with data collection techniques through interviews and literature studies obtained from journals and research report. The results of this study will emphasize the importance of the synergy carried out by the central government with local governments in the Entikong border area to mitigate Indonesian migrant workers in the Covid-19 pandemic situation for the sake of creating the security and welfare of migrants by paying attention to adaptability and adapting to the needs of the community, mutual understanding between the central and regional governments, integration of interests between stakeholders, and maintaining a pattern of good relations in achieving the interests of overcoming and mitigating Indonesian migrant workers. Keywords: Cross Sectoral, Mitigation, Indonesian Migrant Workers, Entikong. AbstrakBanyak negara yang melakukan deportasi maupun pemulangan bagi para migran demi menekan angka persebaran virus Covid-19. Pandemi global ini telah memberikan ancaman bagi kesehatan, ekonomi maupun hak asasimanusia para pekerja migran. Indonesia telah melakukan serangkaian kebijakan penutupan di seluruh gerbang masuk negara termasuk di wilayah Pos Lintas Batas Negara Entikong, Kalimantan Barat dalam mengatasi dampak dari pandemi tersebut. Namun, implementasi tersebut belum cukup efektif untuk melindungi keamanan, serta hak atas kesejahteraan sosial maupun jaminan kesehatan bagi para pekerja imigran Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi penanganan dan perlindungan pekerja migran Indonesia khususnya di Perbatasan Entikong Kalimantan Barat oleh pemerintah dan para pemangku kepentingan selama masa pandemi  Covid-19. Tulisan ini akan dijelaskan dengan deskriptif kualitatif melalui kerangka teori border governance, AGIL Talcot Parsons dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara serta studi pustaka yang didapatkan dari jurnal dan laporan penelitian. Hasil penelitian ini akan menekankan bahwa pentingnya sinergi yang dilakukan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di kawasan perbatasan Entikong untuk memitigasi pekerja migran Indonesia pada situasi pandemi Covid-19 demi terciptanya keamanan dan kesejahteraan migran dengan memperhatikan kemampuan adaptasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, saling memahami antara pemerintah pusat dan daerah, integrasi kepentingan antara stakeholder, dan menjaga pola hubungan baik dalam pencapaian kepentingan penanggulangan dan mitigasi pekerja migran Indonesia. Kata Kunci: Lintas Sektoral, Mitigasi, Pekerja Migran Indonesia, Entikong.