Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Sinjai TV Sebagai Pusat Syiar Komunikasi Pendidikan Agama Islam R Nurhayati; Nurlaila; Makmur Jaya Nur; Indirwan
RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Retorika
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/retorika.v6i2.3121

Abstract

Artikel ini membahas mengenai kontribusi Sinjai TV sebagai pusat syiar komunikasi pendidikan agama islam, dimana Stasiun televisi lokal Sinjai, yang berlokasi di Sinjai, Sulawesi Selatan, telah berperan penting dalam menyebarkan informasi tentang pendidikan agama Islam di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kontribusi Sinjai TV terhadap penyebaran nilai-nilai pendidikan Islam melaluai media terfisi (2) Peran sinjai TV dalam meningkatkan pemahaman Masyarakat tentang ajaran-ajaran islam melalui program-programnya, (3) tantangan yang dihadapi sinjai TV di era perkembangan TIK. Dengan Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan studi kasus untuk mengumpulkan informasi yang mendalam tentang peran dan kontribusi Sinjai TV sebagai media dakwah Islam dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan, pendidikan Islam, dan pemahaman ajaran Islam kepada masyarakat Sinjai melalui program-program yang disiarkan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung program keagamaan di Sinjai TV dan wawancara dengan pengelola stasiun. Selain itu, peran Sinjai TV sebagai sarana komunikasi pendidikan agama Islam tercermin dalam upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan ajaran Islam dan nilai-nilainya. Dengan memberikan penjelasan menyeluruh tentang konsep-konsep pendidikan agama Islam, Sinjai TV membantu memperluas wawasan dan pemahaman masyarakat Sinjai tentang agama Islam serta memberikan petunjuk tentang cara menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sinjai TV beradaptasi dan berinovasi dengan perkembangan teknologi informasi dan trend konsumsi media dalam menghadapi tantangan media massa kontemporer. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola Sinjai TV terus menerus mengembangkan program-program yang informatif, mendidik, dan menghibur, serta memperluas jangkauan audiens melalui penerapan strategi digital dan kehadiran online, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung mengkonsumsi konten melalui media digital. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan kajian Pustaka.
Pendampingan Konseling Islami dalam Mengatasi Krisis Identitas Remaja di Era Digital Suriyati Suriyati; Suriati Suriati; Muhlis Muhlis; Makmur Jaya Nur; Nur Masyhar Faizin Jafar; Riska Riska; Eril; Umar
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2026): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v5i1.4436

Abstract

The development of digital technology has a significant impact on the identity formation process of adolescents. Exposure to social media, a culture of social comparison, and the unfiltered flow of information often trigger an identity crisis, which Erik Erikson, in his psychosocial developmental stage, calls identity versus role confusion. This community service program aims to implement an Islamic counseling program as a preventive and curative effort to help adolescents build a healthy identity in the digital age. The method used is a participatory approach through group counseling, individual counseling, and psychoeducation based on the values ​​of monotheism, tazkiyatun nafs (respect for the self), and moral development. The program is implemented through a needs assessment, mentoring sessions, and evaluation of changes in participants' attitudes and understanding. The expected outcomes are increased self-awareness, controlled digital media use, and the formation of a more stable self-identity grounded in Islamic values. With an integrative approach combining psychological and spiritual aspects, Islamic counseling has the potential to become an applicable intervention model in schools and communities.