Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING DAN SLOPE MASS RATING PADA LOKASI Pit 1 PENAMBANGAN BATU GRANIT PT GILGAL BATU ALAM LESTARI Farhan, Mochamad; MS, Murad; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.77113

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan pertambangan batu granit yang berlokasi di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di lokasi pit 1 PT. Gilgal Batu Alam Lestari pada lereng penambangan yang terbentuk karena aktivitas penambangan dan pembongkaran batu granit. Pada kegiatan penambangan di pit 1 terbentuk lereng curam disebabkan aktivitas penambangan dan terdapat bidang diskontinuitas sebagai bidang lemah pada lereng. Tujuan penelitian untuk mengkaji nilai massa batuan, potensi jenis longsoran dan tingkat stabilitas lereng. Kajian kestabilan lereng dilakukan dengan mengkaji nilai massa batuan menggunakan metode klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR), tingkat kestabilan lereng menggunakan metode Slope Mass Rating (SMR), dan potensi jenis longsoran menggunakan proyeksi stereografis dengan bantuan software Rockscience Dips. Hasil penelitian ini didapatkan nilai Rock Mass Rating sebesar (RMR) 86 dimana nilai tersebut masuk dalam kelas batuan I kategori sangat baik, potensi jenis kelongsoran pada lereng didapatkan jenis tipe kelongsorang lereng adalah longsoran guling, untuk tingkat kestabilan lereng didapatkan hasil bobot Slope Mass Rating (SMR) senilai 82 masuk kedalam kelas I dengan kategori lereng sangat stabil
Storytelling Method using Finger Pool to Improve the Expressive Language Ability of Moderately Independent Students Class II SDN Raharja Tanjungsari Farhan, Mochamad; Rochyadi, Endang; Tarsidi, Iding; Novianti, Ranti
Journal of Education for Sustainability and Diversity Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Angstrom Centre of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/jesd.v2i1.60

Abstract

The purpose of this research is to improve the expressive language skills of mentally retarded students in class II SLB Raharja Mandiri using the storytelling method through finger puppet media. This study uses the Mix Methods Research method, which is a combination of qualitative and quantitative methods. The research design carried out in this study was the Exploratory Mixed Methods Research Design, which is a combination research method that combines qualitative and quantitative methods. The experimental method used in this research is Single Subject Research (SSR). Meanwhile, the type of experimental design that will be used in this second stage is the multiple baseline cross-subject type. The use of telling stories using finger puppets is believed to be able to improve expressive language skills with moderate mental retardation.
KONSEP HIDUP DAMAI DALAM AL-QUR’AN: Studi Komparatif Tafsir Al-Qur’ān Al-’Aẓīm dan Tafsir Al-Azhar Farhan, Mochamad; Wahidin, Ade; Setiawan, Budi
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 02 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i02.9614

Abstract

Banyaknya terjadi konflik di dunia ini menjelaskan bahwa hidup damai memiliki nilai esensial bagi kehidupan manusia. Seorang yang mengetahui nilai esensial tersebut akan memiliki arah dalam mewujudkan hidup damai. Karena tidak mengetahui nilai esensial tersebut, manusia menciptakan perdamaian sesuai nafsunya sendiri, Akibatnya, banyak konflik yang terjadi atas dasar perdamaian. Maka dari itu, kebutuhan informasi mengenai cara hidup damai sangatlah penting, informasi harus dibuat dalam sebuah penelitian. Penelitian ini menjelaskan tentang Konsep Hidup Damai dalam Al-Qur’an dengan menggunakan perbandingan Tafsir Al-Qur’ān Al-’Aẓīm karya Ibnu Kathīr dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Jenis penelitian ini bersifat deskriptis-analitis. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berbasis Kepustakaan. Hasil temuan dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa perbedaan penafsiran Ibnu Kathīr dan Buya Hamka tidak terlalu signifikan. Konsep hidup damai perspektif Ibnu Kathīr dan Buya Hamka merupakan pembagian dari asas-asas hidup damai, pembagian itu antara lain: Menebar Salam, Menebar Kebaikan dan Perbaikan, Ukhuwah, Mengimplementasikan Keadilan, Bersatu dan Saling Membantu, Memenuhi Kebutuhan Pokok, dan Memiliki Kekuatan Untuk Menegakkan Keadilan.
PENJATUHAN PIDANA PENJARA DAN REHABILITASI BAGI PENYALAHGUNA NARKOTIKA Farhan, Mochamad; Rustamaji, Muhammad
Verstek Vol 12, No 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jv.v11i4.77424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim yang telah mengabulkan dakwaan Penuntut Umum dalam perkara penyalahgunaan narkotika sesuai dengan ketentuan Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dan mengetahui keefektifan dari tindakan rehabilitasi dalam menekan angka kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan dengan studi kasus. Teknik pengumpulan bahan hukum primer dan sekunder yang digunakan adalah dengan studi dokumen atau bahan pustaka. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat dipahami bahwa dakwaan Penuntut Umum telah sesuai dengan ketentuan Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 karena terdapat unsur “Setiap Penyalahguna bagi diri sendiri” dan “Narkotika golongan I”. Dengan demikian, hal tersebut telah sesuai dengan unsur subjektif ataupun unsur objektif. Namun karena gramasi atau beratnya narkotika yang ditemukan yaitu sabu-sabu sebesar 0,05457- gram dan status penyalahguna ialah end user. Maka akan lebih tepat jika diterapkannya pasal 127 Undang- Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009. Kemudian konsekuensi yuridis lainnya tentu saja berkaitan dengan pemidanaan berwujud rehabilitasi dan bukan penjatuhan sanksi pidana penjara seperti layaknya pengedar ataupun bandar.