Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DRILLING DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Mariana, Dina; MS, Murad; Purwoko, Budhi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i3.68314

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada (PT. Hansindo) salah satu perusahaan yang berkiprah dibidang pertambangan batu granit. PT. Hansindo melakukan penambangan batu granit di Desa Peniraman, Kecamatam Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Pengeboran artinya aktivitas yang pertama kali dilakukan pada suatu kegiatan peledakan batuan sebagai akibatnya pekerjaan ini mengandung risiko bagi setiap elemen yang terlibat. Oleh karena itu perlu dilakukan analisisi potensi bahaya karena masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus mendapatkan perhatian, agar dapat meminimalkan potensi bahaya dan risiko kecelakaan akibat kerja. Tujuan penelitian melakukan identifikasi potensi bahaya dan risiko pada psroses drilling dengan penelitian kualitatif teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi dan pengisian kuesioner dan menggunakan metode HIRARC dengan waktu lebih kurang 30 hari untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan melakukan upaya pengendalian risiko, dalam meminimalisir potensi bahaya dan risiko kecelakaan. berdasarkan hasil observasi dan kuesioner terdapat 7 kegiatan drilling dan 17 potensi bahaya dan risiko, dan 18 rekomendasi pengendalian bahaya dan risiko yang penerapannya berdasarkan OHSAS 18001:2007 berupa eliminasi, substitusi, engineering control, admistratif dan alat pelindung diri.
KAJIAN KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING DAN SLOPE MASS RATING PADA LOKASI Pit 1 PENAMBANGAN BATU GRANIT PT GILGAL BATU ALAM LESTARI Farhan, Mochamad; MS, Murad; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.77113

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan pertambangan batu granit yang berlokasi di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan di lokasi pit 1 PT. Gilgal Batu Alam Lestari pada lereng penambangan yang terbentuk karena aktivitas penambangan dan pembongkaran batu granit. Pada kegiatan penambangan di pit 1 terbentuk lereng curam disebabkan aktivitas penambangan dan terdapat bidang diskontinuitas sebagai bidang lemah pada lereng. Tujuan penelitian untuk mengkaji nilai massa batuan, potensi jenis longsoran dan tingkat stabilitas lereng. Kajian kestabilan lereng dilakukan dengan mengkaji nilai massa batuan menggunakan metode klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR), tingkat kestabilan lereng menggunakan metode Slope Mass Rating (SMR), dan potensi jenis longsoran menggunakan proyeksi stereografis dengan bantuan software Rockscience Dips. Hasil penelitian ini didapatkan nilai Rock Mass Rating sebesar (RMR) 86 dimana nilai tersebut masuk dalam kelas batuan I kategori sangat baik, potensi jenis kelongsoran pada lereng didapatkan jenis tipe kelongsorang lereng adalah longsoran guling, untuk tingkat kestabilan lereng didapatkan hasil bobot Slope Mass Rating (SMR) senilai 82 masuk kedalam kelas I dengan kategori lereng sangat stabil
KAJIAN TEKNIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN KOLAM PENGENDAPAN (TAILING POND) PT. MEKKO METAL MINING KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pontiraba, Christian; MS, Murad; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i3.83934

Abstract

PT. Mekko Metal Mining (PT.MMM) adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, khususnya bauksit. Sesuai dengan Permen ESDM no.25 tahun 2018, perusahaan tambang wajib untuk melakukan peningkatan kadar bauksit yang akan dijual melalui proses pencucian. Untuk mendukung hal tersebut PT.MMM membangun washing plant sebagai sarana pencucian dan membuat tailing pond sebagai sarana sumber air serta pengelolaan limbah. Untuk meminimalisir pendangkalan pada kolam pengendapan dilakukan maintenance pada kolam pengendapan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan penjadwalan pemeliharaan pada tiap-tiap kolam pengendapan serta menghitung biaya operasional perawatan kolam pengendapan.Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Analisis Kuantitatif. Tahapan awal dimulai dengan inventarisasi data primer dan sekunder. pengolahan data  yang diperlukan adalah Perhitungan Curah Hujan Rencana, Perhitungan Intensitas Curah Hujan, Perhitungan Debit Air Limpasan, Perhitungan Debit Air Hujan, Perhitungan Persen Solid, Perhitungan Kecepatan Pergerakan Partikel Tailing, Perhitungan Kecepatan Pengendapan, Perhitungan Persentase Pengendapan, Volume Total Pengendapan, Perhitungan Produktivitas Alat Gali, Perhitungan Waktu dan Biaya Pemeliharaan KolamKolam dilakukan pengerukan pada saat volume kolam terisi setengah didapat waktu perawatan kolam pengendapan pada kolam 1 adalah setiap 641 hari, kolam 2 setiap 1729 hari, kolam 3 setiap 4027 hari, kolam 4 setiap 4999 hari, kolam 5 setiap 5000 hari. Waktu pengerukan apabila menggunakan 1 Long Arm membutuhkan waktu untuk kolam 1 selama 33,5 jam, kolam 2 selama 73,5 jam, kolam 3 selama 44,4 jam, kolam 4 selama 38 jam, kolam 5 selama 48 jam.Untuk biaya operasional kolam 1 Rp.17.001,250, kolam 2 Rp.36.692,250, kolam 3 Rp.22.533,000, kolam 4 Rp.19.285,000, kolam 5 Rp.24.360,000.
Digitalization-Based Geometric Design of Open Pit Mining Blast Using Visual Block Programming Method MS, Murad; Irwansyah, M. Azhar
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.671

Abstract

Gilgal Batu Alam Lestari (PT. GILBAL) is a company specializing in granodiorite rock mining. In its mining operations, PT. GILBAL employs blasting to break down materials, simplifying the loading and processing stages. The design of blast hole geometry requires precise calculations to achieve an optimal configuration, ensuring that blast fragmentation aligns with operational needs. To facilitate the blast hole geometry calculations, an application is needed that delivers accurate results and can be accessed anytime, anywhere. One approach to developing this application is through visual block programming using the Kodular tool. The research aims to design a system programming concept for an application capable of processing calculations for both blast geometry design and blast fragmentation outcomes, implementing this application program for actual blasting operations in the field, and achieving high accuracy in the application design's performance when applied in real-world field conditions. Application testing for blast hole geometry calculations demonstrated that the R.L. Ash method achieved an average accuracy of 97.39%, the C.J. Konya method reached 98.49%, the Anderson method achieved 99.93%, and the Langefors method reached 99.95%. In terms of calculating blast fragmentation, the R.L. Ash method attained an average accuracy of 89.57%, the C.J. Konya method 93.49%, the Anderson method 86.50%, and the Langefors method 99.81%.
KAJIAN TEKNIS PENJADWALAN PEMELIHARAAN KOLAM PENGENDAPAN (TAILING POND) PT. MEKKO METAL MINING KABUPATEN LANDAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Pontiraba, Christian; MS, Murad; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.94826

Abstract

PT. Mekko Metal Mining adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bauksit. Sesuai dengan Permen ESDM no.25 tahun 2018, perusahaan tambang wajib untuk melakukan peningkatan kadar bauksit yang akan dijual melalui proses pencucian.PT.MMM membuat tailing pond sebagai sarana sumber air serta pengelolaan limbah. Pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan penjadwalan dan biaya pemeliharaan pada kolam pengendapan.Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah Metode Analisis Kuantitatif. Tahapan awal dimulai dengan inventarisasi data primer dan sekunder. pengolahan data yang diperlukan adalah Curah Hujan Rencana, Intensitas Curah Hujan, Debit Air Limpasan, Debit Air Hujan, Persen Solid, Kecepatan Pergerakan Partikel Tailing, Kecepatan Pengendapan, Persentase Pengendapan, Volume Total Pengendapan, Produktivitas Alat Gali, Perhitungan Waktu dan Biaya Pemeliharaan Kolam.Kolam dilakukan pengerukan pada saat volume kolam terisi setengah didapat waktu perawatan kolam pengendapan pada kolam 1 adalah 641 hari, kolam 2 1729 hari, kolam 3 4027 hari, kolam 4 4999 hari, kolam 5 5000 hari. Waktu pengerukan apabila menggunakan 1 Long Arm membutuhkan waktu untuk kolam 1 33,5 jam, kolam 2 73,5 jam, kolam 3 44,4 jam, kolam 4 38 jam, kolam 5 48 jam.Untuk biaya operasional kolam 1 Rp.17.001,250, kolam 2 Rp.36.692,250, kolam 3 Rp.22.533,000, kolam 4 Rp.19.285,000, kolam 5 Rp.24.360,000. Kata Kunci: Bauksit, Kolam Pengendapan, Waktu Pemeliharaan, Biaya pemeliharaan
Application of Finite Difference Method in Simulating 2D Partial Dam-break Flow with an Obstacle Hafiyyan, Qalbi; Nirmala, Azwa; MS, Murad; Sumiyattinah, Sumiyattinah; Bachtiar, Vivi; Yusuf, Muhammad Yusuf
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 12 (2023): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v2i12.609

Abstract

A numerical model capable of simulating the dam-break flow is required to reduce the detrimental impact on the downstream area of the dam. This study aims to see how the characteristics and patterns of flow due to partial dam failure and the presence of an obstacle in the floodplain. In real life, the obstacle can be considered as a building. In this research, a model based on the FTCS method was developed with the addition of a Hansen numerical filter. This model is known as the FTCS-Hansen model. The Hansen filter in this study is used to enhance the numerical of the model and reduce oscillations due to shock waves. The FTCS-Hansen model simulates a 2D partial dam break with an obstacle. The simulation results are compared with other simulation results from previous studies. This comparison intends to see the performance of the FTCS-Hansen model. The results show good agreement between the FTCS-Hansen model and other numerical models. In addition, the complicated dam-break flow characteristics due to the presence of an obstacle (reflection and diffraction) can also be well captured by the FTCS-Hansen model.
ANALISIS GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN PADA PIT LOKMA DI PT. SERINDING SUMBER MAKMUR DESA PETAIPATAH KECAMATAN SANDAI KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Sahman, Benediktus; MS, Murad; Purwoko, Budhi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i4.102878

Abstract

PT. Serinding Sumber Makmur (PT. SSM) adalah perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan emas dengan rangkaian kegiatan meliputi pengupasan lapisan tanah penutup, peledakan terkontrol, pengangkutan material hasil fragmentasi, hingga pemrosesan emas di pabrik pengolahan. Perusahaan memiliki standar operasional yang menetapkan ukuran bongkah batuan lebih dari 60 cm tidak boleh melebihi 30% dari total fragmentasi. Akan tetapi, hasil pengamatan lapangan menunjukkan rasio aktual mencapai 35%, sehingga melampaui batas yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan untuk menelusuri faktor penyebab perbedaan tersebut dengan fokus pada keterkaitan rancangan geometri peledakan terhadap distribusi fragmentasi batuan. Dua metode diterapkan, yaitu formula R.L. Ash dan algoritme C.J. Konya, sementara analisis fragmentasi dilakukan menggunakan model Kuz–Ram serta perangkat lunak Split Desktop 4.0 berbasis pengolahan citra digital. Hasil percobaan menunjukkan variasi geometri berdampak signifikan: uji pertama dan kedua dengan metode R.L. Ash menghasilkan fragmentasi sebesar 62,14% dan 68,10%, sedangkan metode C.J. Konya pada percobaan ketiga mencapai 70,80%. Hal ini menegaskan pentingnya pemilihan desain peledakan yang optimal.