Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MEMBANGUN SINERGITAS DAN KOLABORASI DALAM MEMAKSIMALKAN PEMBINAAN KEISLAMAN MASYARAKAT Sujian Suretno; Agus Mailana; Ade Kohar; Budi Setiawan
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 01 (2022): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v3i01.2833

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergitas dan kolaborasi dengan warga masyarkat dalam rangka membina ke-Islaman mereka terbukti efektif. Kegiatan-kegiatan ke-Islaman yang selama ini telah berjalan seperti baca tulis Al-Qur’an, pengajian umum, pengajian bapak-bapak, pengajian ibu-ibu, bakti sosial, olahraga, dan pendidikan dan pelatihan untuk upgrading skill warga berjalan dengan baik. Tim PkM memberikan ide-ide inovasi untuk menstimulus keajegan program-program tersebut. Kendala utama adalah SDM dan pendanaan operasional kegiatan. Jenis penelitian kualitatif eksplanatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan sosio-humanistik. Data primer dan skunder diperoleh melalui wawancara secara tidak terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Temuan hasil penelitian di antaranya rendahnya kesadaran dan inisiatif warga dalam memajukan desanya terutama indeks pembangunan manusia dari sisi keagamaan, latar belakang warga dengan mata pencaharian di bidang peternakan dan pertanian berbanding lurus dengan tingkat pendidikannya yang rendah. Namun adaptasi warga dengan pendatang cukup hangat dan baik. Kondisi ekonomi warga secara umum cukup baik dan mandiri walaupun masih terbatas pada pemenuhan kebutuhan dasar. Religiusitas warga terbilang cukup baik, secara umum mereka rajin melaksanakan ibadah wajib.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RANGKA MENGGALI PERAN KIAI, PENGAJAR AL-QUR’AN, KEMAKMURAN MASJID DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PEDESAAN Rahendra Maya; Aforisma Mulauddin; Budi Setiawan; Irfan Taufik Ramdani; Muhammad Algiansyah Subarja
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 01 (2021): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1708.877 KB) | DOI: 10.30868/khidmatul.v2i01.1477

Abstract

Sosok Kiai merupakan seorang tokoh yang sangat sentral dimasyarakat. Kehadirannya bukan hanya memberikan pencerahan melalui keilmuan agama melainkan juga dapat membangun masyarakat dengan berbagai pemberdayaannya. Meski demikian ilmu agama menjadi landasan dalam setiap langkah masyarakat terutama ilmu tentang Al-Qur’an yang merupakan kebutuhan dasar manusia dalam beragama, sehingga peran seorang kiai untuk mengajarkan dan mencetak masyarakat pengajar Al-Quran menjadi hal yang sangat prioritas. Sehingga masyarakat yang telah terdidik melalui pengajaran Al-Qur’an senantiasa dapat mengamalkan ilmunya, terutama di setiap masjid yang merupakan tempat paling mulia di muka bumi. Meskipun demikian masjid bukan hanya tempat untuk dijadikan ritual ibadah saja, tetapi masjid juga menjadi sebuah wadah bagi masyarakat dalam membangun solusi peradaban di tengah-tengah peliknya permasalahan kehidupan melalui program-program yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut merupakan sebuah lokasi yang memiliki berbagai potensi untuk mengkombinasikan berbagai hal tersebut sebagai bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat guna menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui instrumen masyarakat di pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan, Kemandirian dan Terciptanya Suasana Religius di Desa Tapos II Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor Ginanjar, M Hidayat; Muslim, Muslim; Setiawan, Budi; Hamdan, Fariz; Pratama, Yoga; Hasan, Aulia
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2023): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v4i02.5941

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan, Kemandirian dan Suasana Religius di Desa Tapos II Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor. Masyarakat Desa Tapos II memikul tanggung jawab yang besar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai warga negara yang senantiasa sadar akan pentingnya melakukan perubahan-perubahan yang positif bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat, sejahtera dan mandiri berdasarkan norma-norma agama dan peraturan negara. Pemberdayaan masyarakat yang berlandaskan pada norma-norma agama Islam sangatlah penting dalam mencapai kesejahteran lahir dan bathin berorientasi pada duniawi dan ukhrawi. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan kepedulian yang tinggi dalam mewujudkan program tersebut. Adapun beberapa program pemberdayaan pada masyarakat di Desa Tapos II Kecamatan Tenjolaya, antaralain: pelaksanaan program eco masjid, santunan anak yatim dhuafa, pelatihan kewirausahaan,  kajian keluarga islami, tebar wakaf Al-Qur’an, dan program inovasi desa.
COMMUNITY POTENTIAL THROUGH UMKM EMPOWERMENT, HEALTH, AND INCREASING AWARENESS OF RELIGIOUS EDUCATION IN CICADAS VILLAGE, CIAMPEA DISTRICT, REGENCY Sarifudin, Agus; Setiawan, Budi
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2024): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v5i01.6903

Abstract

Education is one of the basic capital of development, so education is an investment (capital) in the future. The progress of Indonesian Islam is a desire for every Muslim to be free from all kinds of evils that occur. Both from the individual of every person and the Islamic society as a whole. This research uses a descriptive narrative method, with a method of presentation and describing the data. The results of this study are the realization of Qur'an reading guidance (iqra'), Qur'an tahsin guidance; have a fairly good level of understanding and awareness of religious practice; the existence of changes and developments in people's lives; received a positive response to the activities of the Academic Community from leaders and the community
TEACHING PRACTICE OF THE QUR'AN THEMATIC STUDY OF TAFSIR JALALAIN IN THE HOUSE OF THE QUR'AN AT-THIBYAN AND THE HOUSE OF THE QUR'AN HAFSHAH BINT UMAR Zakaria, Aceng; Setiawan, Budi; Muslim, Muslim
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2024): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v5i02.8095

Abstract

This service activity aims to introduce a thematic-based teaching method of the Qur'an using Tafsir Jalalain in two Qur'an Houses (RQ) in Bogor Regency, namely RQ At-Tibyan Peduli Indonesia in Cibinong District and RQ Hafshah Binti Umar in Tamansari District. This thematic teaching method is designed so that students not only understand the verses of the Qur'an literally, but also be able to relate them to the themes of daily life, so that learning becomes more relevant and applicable. This program is carried out through a participatory method that involves teachers and students actively in the learning process. The stages of the activity include teacher training, the implementation of learning with thematic studies, and evaluations to measure the effectiveness of the methods applied. The results of the activity showed that there was an increase in students' understanding of the meaning of the verses of the Qur'an in a practical daily context. The active participation of students in thematic discussions strengthens their involvement in learning, which can be seen from their high interest and motivation to learn. Students also show a better ability to relate Qur'anic values to their personal experiences, which has the potential to form a strong Islamic character. Based on these positive results, the thematic teaching method based on Tafsir Jalalain is expected to be an effective model that can be adopted by various other Islamic educational institutions in Indonesia to enrich students' understanding of the Qur'an and support the formation of Islamic characters that are relevant to the challenges of modern life
Tafsir Maqashid: Islamic Solutions to Generation Z's Mental Health Challenges Zakaria, Aceng; Budi Setiawan; Solahudin; Sitinoramalina, Sitinoramalina
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 1 (2025): ZAD Al-Mufassirin June 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i1.252

Abstract

This research addresses the growing mental health challenges faced by Generation Z, largely due to social pressures, technology dependency, and information overload. These issues necessitate relevant solutions, one of which may be found through a religious perspective. The aim of this study is to explore the role of Tafsir Maqashid, which emphasizes the core objectives of religion, such as preserving intellect (hifz al-'aql) and soul (hifz an-nafs), in providing solutions for mental health problems. The research employs a qualitative interpretative methodology, utilizing a literature review. The findings suggest that a deep religious understanding through Tafsir Maqashid offers a valuable and contextual spiritual framework for Generation Z to address their mental health challenges. This study contributes a new perspective on how religious understanding can be adapted to modern issues, particularly in supporting the mental well-being of Generation Z. The novelty of this research lies in applying Tafsir Maqashid as a relevant and contemporary approach to mental health care for Generation Z.
KONSEP HIDUP DAMAI DALAM AL-QUR’AN: Studi Komparatif Tafsir Al-Qur’ān Al-’Aẓīm dan Tafsir Al-Azhar Farhan, Mochamad; Wahidin, Ade; Setiawan, Budi
Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Vol. 5 No. 02 (2025): Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/cendikia.v5i02.9614

Abstract

Banyaknya terjadi konflik di dunia ini menjelaskan bahwa hidup damai memiliki nilai esensial bagi kehidupan manusia. Seorang yang mengetahui nilai esensial tersebut akan memiliki arah dalam mewujudkan hidup damai. Karena tidak mengetahui nilai esensial tersebut, manusia menciptakan perdamaian sesuai nafsunya sendiri, Akibatnya, banyak konflik yang terjadi atas dasar perdamaian. Maka dari itu, kebutuhan informasi mengenai cara hidup damai sangatlah penting, informasi harus dibuat dalam sebuah penelitian. Penelitian ini menjelaskan tentang Konsep Hidup Damai dalam Al-Qur’an dengan menggunakan perbandingan Tafsir Al-Qur’ān Al-’Aẓīm karya Ibnu Kathīr dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Jenis penelitian ini bersifat deskriptis-analitis. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berbasis Kepustakaan. Hasil temuan dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa perbedaan penafsiran Ibnu Kathīr dan Buya Hamka tidak terlalu signifikan. Konsep hidup damai perspektif Ibnu Kathīr dan Buya Hamka merupakan pembagian dari asas-asas hidup damai, pembagian itu antara lain: Menebar Salam, Menebar Kebaikan dan Perbaikan, Ukhuwah, Mengimplementasikan Keadilan, Bersatu dan Saling Membantu, Memenuhi Kebutuhan Pokok, dan Memiliki Kekuatan Untuk Menegakkan Keadilan.
PLAGIAT PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Studi Analisis Kritis Mufasir Nusantara Setiawan, Budi; Aurelia, Ivana Zafira
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 02 (2025): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat isu plagiarisme dalam konteks Islam dengan fokus pada tafsir ulama Indonesia, untuk memahami hubungan antara nilai-nilai kejujuran akademik dan perlindungan kekayaan intelektual berdasarkan prinsip Maqashid al-Syariah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana ajaran Al-Qur'an dan tafsir ulama Indonesia, seperti karya Hamka dan M. Quraish Shihab, memandang plagiarisme sebagai pelanggaran etika dan moral, serta untuk menggali bagaimana prinsip Maqashid al-Syariah, terutama hifz al-'Aql (pelestarian akal) dan hifz al-Mal (pelestarian harta), dapat diterapkan dalam konteks akademik modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), yang menganalisis karya-karya tafsir dan sumber-sumber sekunder terkait hukum Islam dan etika akademik. Metode analisis yang digunakan adalah analisis tematik dan hermeneutika kontekstual untuk menggali nilai-nilai kejujuran intelektual dalam ajaran Islam dan relevansinya dengan praktik akademik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an dan tafsir ulama Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap karya intelektual dan integritas akademik, serta menentang plagiarisme sebagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip moral Islam. Selain itu, penerapan Maqashid al-Syariah dalam perlindungan hak kekayaan intelektual menunjukkan relevansi ajaran Islam dalam mendorong kejujuran akademik dan perlindungan terhadap kreativitas intelektual. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa prinsip-prinsip Islam, melalui Maqashid al-Syariah, memberikan landasan etika yang kuat untuk melawan plagiarisme dan mendorong integritas dalam dunia akademik. Pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dapat memainkan peran penting dalam mengatasi masalah plagiarisme dengan menanamkan prinsip kejujuran dan tanggung jawab akademik. Penelitian ini juga menyoroti tantangan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam dunia akademik kontemporer dan pentingnya penyelarasan antara nilai-nilai tradisional Islam dengan praktik pendidikan modern.
Youth Generation Moral Crisis in Quran Perspective Cause Analysis and Solution Mulyani, Sri; Setiawan, Budi
Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 6 No. 2 (2025): DECEMBER
Publisher : STKQ Al-Hikam Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59622/jiat.v6i2.167

Abstract

The moral crisis among the younger generation has become a serious challenge in modern society, especially amid the rapid currents of globalization, digital information, and swift cultural changes. Phenomena such as promiscuity, drug abuse, the erosion of moral values, and the rise of cybercrime indicate that many youths are losing direction in life and experiencing a crisis of spiritual identity. This study aims to analyze the main causes of the moral crisis and formulate solutions from the perspective of the Qur’an. Using a descriptive qualitative approach and the thematic interpretation method (tafsir maudh?’i), this research connects relevant Qur’anic verses with contemporary social realities. The findings reveal that weak faith, family neglect, negative environmental influences, and a lack of role models are dominant factors in the moral decline of adolescents. As a solution, the Qur’an offers a moral foundation through aqidah education, the cultivation of exemplary values (uswah hasanah), and the strengthening of self-control (muhasabah). This study highlights the importance of collaboration between families, educational institutions, and society in revitalizing Qur’anic values as both preventive and curative efforts against the moral degradation of the younger generation.
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN MELALUI PENINGKATAN BERBAGAI SEKTOR BERBASIS KELUARGA DI BANJARWARU, CIAWI, BOGOR Setiawan, Budi; Yusuf, Ujang Andi; Hidayat, Muhammad
Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2025): Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Al-Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/khidmatul.v6i02.8622

Abstract

Membangun masyarakat melalui keluarga merupakan hal yang penting untuk dioptimalkan oleh berbagai pemangku kepentingan. Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan populasi penduduk dan Kepala Keluarga (KK) terbanyak di Jawa Barat sekaligus di Indonesia, memiliki berbagai kompleksitas dalam upaya pengembangannya. Desa Banjarwaru yang terletak di Kecamatan Ciawi merupakan salah satu desa dengan populasi penduduk padat dan memiliki berbagai kesenjangan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan sosial. Kesenjangan tersebut menghasilkan berbagai degradasi yang semakin memperlemah daya dorong untuk memajukan potensi desa. Padahal daerah ini masih sangat dekat dengan kawasan algomerasi Jabodetabek yang menjadi pusat ekonomi Indonesia, serta potensi alamnya yang belum dioptimalkan. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga terkait pendidikan, keterampilan, dan keagamaan, mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan dengan identifikasi dan pemanfaatan potensi lokal. Pengabdian berkolaborasi dengan Kuliah Kerja Mahasiswa STAI Al-Hidayah Bogor. Kegiatan dilakukan berupa bimbingan praktik mengajar al-Qur’an, Seminar Pendidikan dan Keluarga, pengenalan dan pemanfaatan pengobatan alternatif Tibbunnabawi, pelatihan pengembangan ekonomi, dan penguatan ketahanan sosial dengan berbagi dan wakaf. Kegiatan pengabdian disambut baik dan dijadikan satu-satunya kegiatan pengabdian yang menyentuh segala aspek yang dirindukan oleh masyarakat Desa Banjarwaru. Antusiasme masyarakat terlihat dengan semaraknya setiap kegiatan dan dukungan dari aparatur desa, serta para tokoh masyarakat.