Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisa Gerakan Rolling, Pitching, dan Vertikal Truk 3 Axle dengan Penggerak Motor Listrik IWM pada Saat Melewati Polisi Tidur Ivan Christian Hernando
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.1.5-12

Abstract

Paper ini menginvestigasi bagaimana gerakan rolling, pitching, dan gerakan vertikal dari sebuah truk dengan tiga axle. Analisa ini diselesaikan dengan melakukan pemodelan dinamis terlebih dahulu pada truk kemudian setelah model dinamik didapatkan selanjutnya dilakukan pembuatan model Simulink pada software Matlab. Analisa dilakukan dengan membuat asumsi kendaraan melewati sebuah polisi tidur. Kendaraan melewati polisi tidur dengan kecepatan yang disesuaikan dengan kecepatan roda berputar dimana roda digerakkan oleh sebuah motor yang tertanam pada velg atau disebut dengan in wheel motor. Hasil pergerakan dari masing-masing bagian dari truk yang dipertimbangkan ditampilkan dalam bentuk grafik. Dari hasil tersebut dapat terlihat bahwa truk membutuhkan sebuah alat untuk meredam getaran dari rolling. Hal ini mengakibatkan tinggi perpindahan maksimum dari tempat duduk adalah 11.2 cm yang dimana hampir sama dengan tinggi maksimum polisi tidur yang tentu akan mengurangi kenyamanan pengemudi.
Pengaruh Flowrate dan Diameter Exit Nozzle terhadap Kemampuan Vacuum Pada Ejector Pump Willyanto Anggono; Ronaldo Febrian; Ivan Christian Hernando; Teng Sutrisno
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 20 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.20.2.64-69

Abstract

Ejector pump merupakan salah satu jenis alat/mesin fluida yang banyak digunakan di penindustrian yang membutuhkan fluida bertekanan tinggi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penggunaan ejector adalah kemampuan hisap yang tinggi pada secondary flow (inlet suction flow). Bagian bagian utama pada ejector adalah nozzle, secondary flow/inlet suction flow, ruang pencampuran dan diffuser. Adapun faktor lain yang berpengaruh dalam kemampuan hisap ejector dalam menvakum/menghisap yaitu, flowrate dan diameter exit nozzle pada primary flow (injection motive fluid). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh seberapa besar pengaruh yang diberikan dari perbedaan ukuran atau level pada primary flow, meliputi flowrate sebesar15 L/min, 20 L/min dan 25 L/min, dan diameter exit nozzle 5 mm, 6, mm dan 7mm terhadap pressure vacuum dan flowrate vacuum pada secondary flow. Penelitian ini dilakakukan secara langsung dengan menggunakan ejector pump. Hasil dari pengujian ini menujukan bahwa flowrate (25 L/min) menghasilkan flowrate vacuum dan pressure vacuum paling besar. Kemudian diameter exit nozzle 7 mm menghasilkan flowrate vacuum paling besar dan diameter exit nozzle 5 mm menghasilkan pressure vacuum paling besar.
Pengaruh Perbedaan Suhu Curing dan pH Cairan Pembersih Terhadap Ceramic Coating Ivan Christian Hernando; Juan Albert Widjaja; Michael Vieri
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 21 No. 1 (2024): APRIL 2024 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.21.1.29-36

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi pengaruh variasi jenis spray gun terhadap ketebalan cat pada panel yang diuji. Parameter utama yang diperhatikan adalah perbedaan jarak penyemprotan dan variasi gerakan penyemprotan. Setelah proses pengecatan, panel tersebut melanjutkan tahap ceramic coating. Fokus dilanjutkan pada pengujian perbedaan pH pada permukaan lapisan ceramic coating, menggambarkan interaksi antara jenis spray gun dan kualitas lapisan pelindung yang dihasilkan. Selain itu, penelitian juga mempertimbangkan pengaruh perbedaan suhu curing terhadap lapisan ceramic coating, mengevaluasi stabilitas dan performa material pada berbagai kondisi suhu. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam mengenai optimalisasi teknik penyemprotan dan proses ceramic coating, memperkaya pemahaman dalam industri pengecatan dan perlapisan pelindung. Dari penelitian yang ada didapati bahwa pH asam dan pH basa memiliki sifat abrasif yang paling tinggi dan sangat dianjurkan untuk menghindari pemakaian pH yang tidak netral pada permukaan lapisan coating.
Perancangan Mesin Pembuat Filamen untuk Mesin Cetak 3D Fused Deposition Modeling Berbahan Dasar Botol Plastik Polyethylene Terephthalate Bekas Ivan Christian Hernando; Roche Alimin; Yogi Christian; Edi Widianto Susilo
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 21 No. 2 (2024): OCTOBER 2024 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.21.2.73-82

Abstract

Plastik menjadi bahan baku utama dalam pembuatan berbagai macam produk. Penggunaan plastik yang masif menjadi tantangan tersendiri dalam hal polusi. Untuk itu perlu melakukan daur ulang terutama pada plastik pembungkus makanan seperti botol plastik berbahan dasar Polyethylene Terephthalate. Salah satu bentuk daur ulang yang dapat dilakukan adalah dengan mengubahnya menjadi filamen untuk material mesin cetak 3D fused deposition modeling. Untuk dapat membuat filamen berbahan dasar botol plastik Polyethylene Terephthalate bekas maka dibutuhkan sebuah mesin pembuat filamen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah mesin pembuat filamen berbahan dasar botol plastik Polyethylene Terephthalate bekas. Mesin terdiri dari beberapa bagian, bagian pemotong, bagian penarik strip, bagian pemanas, bagian pengarah otomatis, dan bagian penggulung. Mesin ini dilengkapi dengan load cell yang mampu mendeteksi berat gulungan yang sudah dibuat. Hal ini bertujuan agar jika beban yang diinginkan telah tercapai maka sistem dapat berhenti dengan sendirinya. Pada proses pengujian, mesin ini dapat menghasilkan filamen berbahan dasar botol plastik Polyethylene Terephthalate bekas. Filamen kemudian diuji coba dan didapati bahwa filamen dapat digunakan pada mesin 3D printing fused deposition modeling.
Perancangan Robot Serial Manipulator 6DoF dengan Sistem Transmisi Kabel pada 3 Joint Terakhir Ivan Christian Hernando; Roche Alimin; Edwin Manat; Melvin Emil Simanjuntak; Joseph Wicaksono Tandio
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 22 No. 1 (2025): APRIL 2025 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.22.1.30-38

Abstract

Perkembangan teknologi robotika, khususnya robot serial manipulator 6-axis, telah memberikan dampak signifikan dalam industri manufaktur dan otomasi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan sistem transmisi kabel pada tiga sumbu terakhir robot serial manipulator 6-axis untuk mengurangi berat dan meningkatkan efisiensi pergerakan. Sistem transmisi kabel memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem rigid-link konvensional, termasuk bobot yang lebih ringan, konsumsi daya yang lebih rendah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi. Namun, tantangan utama terletak pada kontrol ketegangan kabel dan presisi pergerakan. Penelitian ini melibatkan perancangan dan pembuatan prototipe robot menggunakan perangkat lunak 3D desain dan 3D printing, diikuti dengan pemrograman dan kalibrasi robot menggunakan perangkat lunak ACRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan transmisi kabel pada robot 6-axis dapat meningkatkan fleksibilitas desain dan mengurangi beban pada joint robot. Meskipun demikian, penggunaan kabel juga menimbulkan tantangan dalam hal kontrol presisi, serta keterbatasan material filamen PLA+ yang digunakan dalam pembuatan komponen robot. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan robot manipulator yang lebih efisien dan fleksibel untuk aplikasi industri.
Karakteristik Pembakaran Briket yang Terbuat dari Limbah Sabut Kelapa dengan Perekat Limbah Nanas Pada Berbagai Tekanan Pemadatan Willyanto Anggono; Ivan Christian Hernando; Stevanus Yuke
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v5i1.419

Abstract

The use of biomass waste as an alternative energy source is an effective way to reduce dependence on fossil fuels and address environmental issues. This study analyzes the combustion characteristics of briquettes made from coconut coir waste using pineapple waste as a binder. The research methodology includes raw material drying, mixing with a 5% binder concentration, and briquette molding under compaction pressures of 1 MPa and 2 MPa. The parameters tested include calorific value, burning rate, ignition time, and flame temperature. The results indicate that these briquettes achieved a peak calorific value of 4606 kcal/kg, surpassing that of bintaro leaf waste briquettes (4164 kcal/kg). The application of 2 MPa pressure yielded the best performance, characterized by a longer combustion duration (1295 seconds) and temperatures reaching 600°C, though it required a longer ignition time than the 1 MPa variant. The denser structure resulting from increased compaction pressure was proven to enhance combustion efficiency and stability. The primary contribution of this research lies in the use of pineapple waste as an innovative organic binder, which has been proven to significantly increase the calorific value and combustion duration of biomass briquettes compared to conventional binders.
Consumer Grade 3D Printing: Comparative Mechanical Properties of Material Extrusion and Vat Photopolymerization Systems Yopi Yusuf Tanoto; Ivan Christian Hernando; Victor Yuardi Risonarta; Nicholas Adriel Sugiarto; Louis Soesanto
Jurnal Teknik Mesin Vol. 23 No. 1 (2026): APRIL 2026 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.23.1.21-26

Abstract

Additive manufacturing (AM) technologies can generally be divided into industrial-grade systems and consumer-grade machines, the latter being more cost-effective and accessible to a broader user base. Within the consumer segment, the most prevalent methods are fused deposition modelling (FDM) and LCD-based vat photopolymerization. Although FDM has been extensively studied, direct performance comparisons between material extrusion (ME) and vat photopolymerization (VP) remain relatively scarce. This study addresses this gap by evaluating the mechanical behavior of both technologies. The results show that LCD-based printing demonstrates superior performance in certain mechanical aspects (elongation), while both entry-level materials achieved comparable tensile strengths of approximately 31.5 MPa. In contrast, the flexural strength was higher in the specimens produced by ME, indicating that each process carries distinct advantages depending on the application.
Perancangan Simulator ECU Sebagai Alat Diagnosis Kerusakan ECU Kendaraan Ivan Christian Hernando; Teng Sutrisno; Aurelio Alver Wijaya; Yutaka Matthew Tandiono
Jurnal Teknik Mesin Vol. 23 No. 1 (2026): APRIL 2026 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.23.1.35-42

Abstract

Ketergantungan sistem manajemen mesin pada electronic control unit (ECU) memicu kebutuhan akan alat diagnosis off-board yang aman dan efisien. Penelitian ini mengembangkan simulator ECU berbasis Arduino Uno dengan pendekatan hardware-in-the-loop (HIL) untuk mensimulasikan sinyal sensor CKP, CMP, dan analog. Pengujian dilakukan secara komparatif pada tiga unit: ECU Toyota Avanza K3-VE, Daihatsu Ayla 1KR-DE (normal), dan Daihatsu Ayla (fault). Hasil menunjukkan akurasi status output aktuator sebesar 100% dibandingkan kondisi nyata. Simulator berhasil mengidentifikasi kegagalan aktivasi koil silinder 3 pada unit fault, menampilkan kode DTC yang relevan melalui OBD-II scanner, serta menunjukkan karakteristik hysteresis fan relay sebesar 5 °C yang stabil. Alat ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran logika kerja sistem mesin dan instrumen pra-diagnosis kerusakan ECU yang terkontrol dan ekonomis.
Optimasi Persediaan untuk Ketersediaan Perkakas Kerja di Bengkel Otomotif Hariyo P. S. Pratomo; Ivan Christian Hernando; Matthew Jeffrey Rudijanto; Joseph Wicaksono Tandio
IRA Jurnal Teknik Mesin dan Aplikasinya (IRAJTMA) Vol 4 No 3 (2025): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajtma.v4i3.342

Abstract

Automotive workshops commonly face inefficiencies in special-tool availability due to manual and non-transparent tracking systems. This study addresses this challenge by examining the impact of limited tool quantities on operational performance, particularly the low average service level (86.18% vs. the 95% target). This study is among the first to integrate a digital tool management system with quantitative inventory-optimization methods, i.e., Safety Stock and Cost-Benefit Analysis (CBA), in an automotive workshop context. Borrowing-transaction records collected over 60 days were analyzed to identify critical tools with the highest demand variability. Although most tools achieved full availability, 15 high-demand tools contributed to reduced overall service level and were therefore prioritized in the optimization process. Application of Safety Stock analysis recommended ideal inventory quantities, while CBA revealed diminishing-return thresholds, preventing unnecessary investment. Key improvements include increasing service level from 71.27% to 99.51% and enhancing cost efficiency to 89.04%. The combined digital recording system and quantitative optimization framework have proved highly effective in improving tool availability and reducing operational costs. This approach offers a scalable model for automotive workshops seeking to enhance efficiency and sustainability through data-driven tool-management strategies.