Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Objektif dan Kritik Sastra Terhadap Novel Siti Nurbaya Banjarnahor, Tiara A; Siagian, Kezia Nova; Pasaribu, Kristina Natalia Br; Grace, Anggita Zoito; Manurung, Lidya; Rahelsy, Mutia; Harahap, Rosmawaty
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Kasih Tak Sampai karya Marah Rusli melalui pendekatan objektif serta mengeksplorasi kritik yang muncul terhadap karya tersebut. Novel ini, yang diterbitkan oleh Balai Pustaka, menggambarkan perjuangan cinta antara Sitti Nurbaya dan Samsulbahri yang terhalang oleh tradisi dan norma sosial. Melalui analisis unsur intrinsik, penelitian ini menemukan bahwa karakter, tema, dan konflik dalam novel mencerminkan permasalahan yang relevan dalam masyarakat pada masanya. Selain itu, kritik terhadap novel ini mengungkapkan pandangan tentang relevansi tema cinta yang terhalang oleh tradisi di era modern. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, penulis menyarankan perlunya pemahaman yang lebih mendalam terhadap konteks sosial dan budaya dalam membaca karya sastra, sehingga pembaca dapat menghargai nilai-nilai yang terkandung dalamnya.
Peran Pembelajaran Puisi Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Binjai Banjarnahor, Tiara A; Syalaisha, Nadhifa; Harahap, Safinatul Hasanah
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/sqywf910

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pembelajaran puisi dalam pembentukan karakter siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Binjai. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delapan siswa dan satu guru Bahasa Indonesia, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa 62,5% siswa menikmati pembelajaran puisi, 75,0% melaporkan peningkatan empati, dan 87,5% mengalami peningkatan keberanian mengungkapkan perasaan. Namun, hanya 25,0% siswa yang secara eksplisit mengidentifikasi nilai-nilai karakter seperti kejujuran dan saling menghormati. Guru menilai puisi bertema kepahlawanan dan keluarga efektif meningkatkan keterlibatan siswa ketika dipadukan dengan media visual, pembacaan puisi oleh siswa, dan praktik menulis berbasis pengalaman pribadi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kegiatan apresiasi, kreasi, dan refleksi puisi perlu dioptimalkan untuk memperkuat internalisasi nilai moral. Rekomendasi penelitian mencakup penerapan diskusi reflektif dan tugas penulisan kritis untuk membantu siswa menangkap nilai-nilai karakter secara eksplisit dalam pembelajaran puisi