Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA DI SMA PADA NOVEL MARUTI: JERIT HATI SEORANG PENARI KARYA ACHMAD MUNIF Apriliani, Hani; Stella Talitha; Mahajani, Tri
Journal in Teaching and Education Area Vol. 1 No. 2 (2024): JITERA - Journal in Teaching and Education Area
Publisher : Yayasan Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69673/94m01288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Maruti: Jerit Hati Seorang Penari karya Achmad Munif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Data peneliti berupa kutipan yang mengandung nilai pendidikan, seperti nilai religius, nilai moral, nilai sosial, nilai keindahan, dan nilai budaya. Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 70 data. Jumlah temuan pertama nilai religius sebanyak 9 kutipan dengan indikator beriman kepada Allah, bersyukur kepada Allah dan berdaoa. Kedua, nilai pendidikan moral sebanyak 35 kutipan dengan indikator bertanggungjawab, percaya diri, pekerja keras, memberi nasihat, ikhlas, berani, dan mengasihi orangtua. Ketiga, nilai pendidikan sosial sebanyak 6 kutipan dengan indikator saling berbagi, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan bersahabat. Keempat, nilai keindahan sebanyak 13 kutipan dengan indikator gaya bahasa metafora, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa simile, gaya bahasa alegori, homonim, serta pribahasa. Kelima, nilai budaya sebanyak 7 kutipan dengan indikator kebudayaan Jawa dan makanan khas Jawa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam novel Maruti: Jerit Hati Seorang Penari karya Achmad Munif mengandung nilai pendidikan yang layak dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra dalam studi Bahasa Indonesia di SMA.
KAIDAH KEBAHASAAN CERPEN “ANAK KEBANGGAAN” KARYA A.A. NAVIS DALAM MENULIS TEKS DESKRIPSI Apriliani, Hani; Kartikasari, Ratna Dewi
Journal Educational of Indonesia Language Vol 5, No 2 (2024): JEIL: Jurnal Educational of Indonesian language
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jeil.v5i2.1002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan mengenai kaidah kebahasaan pada teks deskripsi dengan memilih cerpen “Anak Kebangaan” karya A.A. Navis, sebagai proses berjalannya analisis. Cerpen merupakan sebuah karya sastra yang dapat dibaca dalam waktu singkat. Media cerpen digunakan dalam penelitian ini guna mencaritahu kaidah kebahasaan seperti apa saja yang terdapat pada cerpen tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan penelitian kualitatif. Data sumber dalam metode ini ditulis menggunakan kata-kata secara detail atau berkaitan dengan teori-teori. Kaidah kebahasaan yang dimaksud mengacu pada pembahasaan di dalam cerpen berjudul “Anak Kebanggaan” karya A.A. Navis, yaitu meliputi; (1) menggunakan kata benda, (2) menggunakan kata frasa, (3) mengandung kata sifat, (4) mengandung kata kerja, (5) mengandung kata keterangan, dan (6) mengandung kata kiasan.Kata Kunci: teks deskripsi; kaidah kebahasaa; keterampilan menulis
CITRA SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA “BILA MALAM BERTAMBAH MALAM” KARYA PUTU WIJAYA Apriliani, Hani; Devi, Wika Soviana
Journal Educational of Indonesia Language Vol 6, No 1 (2025): JEIL: Jurnal Educational of Indonesian language publishes
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jeil.v6i1.975

Abstract

Penelitian ini didasari oleh ketertarikan penulis terhadap karya naskah drama Putu Wijaya pada judul “Bila Malam Bertambah Malam” yang mengandung tentang kritik sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi unsur intrinsik yang ada pada naskah drama tersebut. Unsur intrinsik dalam drama meliputi; tema, tokoh dan penokohan, alur, latar waktu dan tempat, serta amanat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menerapkan pendekatan sosiologi sastra. Penulis mengkaji kritik sosial pada naskah drama “Bila Malam Bertambah Malam” yang meliputi kondisi sosial, seperti pertentangan kelas sosial antara bangsawan dengan rakyat biasa yang menjadi masalah utama dalam kehidupan naskah drama ini. Hasil dalam penelitian ini adalah diketahui dalam berbagai aspek sosial yang meliputi kekayaan, kekuasaan, kehormatan, dan pendidikan.Kata kunci: sosiologi sastra; kesenjagan sosial; aspek-aspek; unsur intrinsik
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Teks Pidato Bahasa Indonesia melalui Penerapan Model Investigasi Kelompok Berbasis Multimodal Apriliani, Hani; Sujono, Hartin Rizky; Heryati, Yeti
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v6i2.726

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya minat membaca, rendahnya konsentrasi, dan rendahnya kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. Permasalahan ini penting dikaji karena pemilihan model dan media pembelajaran berpengaruh terhadap motivasi belajar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model investigasi kelompok berbasis multimodal dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sekolah menengah pertama. Hasil: Pada siklus pertama, peningkatan motivasi belajar belum optimal sehingga dilanjutkan ke siklus kedua. Hasil pada siklus kedua menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata ketuntasan mencapai 87%. Siswa juga menunjukkan kondisi belajar yang lebih positif, ditandai dengan meningkatnya rasa nyaman, aman, dan antusiasme selama pembelajaran. Kesimpulan: Model investigasi kelompok berbasis multimodal terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih positif dan kondusif.