Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI AKHLAK PADA LEGENDA MALIN KUNDANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM Sumardi, Aida; Kartikasari, Ratna Dewi; Ryanti, Nindya
Jurnal Skripta Vol 6, No 2 (2020): SKRIPTA NOVEMBER 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.338 KB) | DOI: 10.31316/skripta.v6i2.901

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai akhlak dalam perspektif Islam pada sebuah legenda Malin Kundang. . Akhlak merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam Islam, jika setiap ajaran Islam selalu berorientasi kepada pembinaan dan pembentukan akhlak yaitu al-akhlaq al-karimah. Cerita bisa dihubungkan dengan sejarah karena sejarah memiliki bahan dasar cerita. Jika ditinjau lebih mendalam, banyak pesan dalam cerita rakyat yang dapat diambil, baik dalam pembelajaran secara keseluruhan ataupun ditinjau dari pembelajaran Islam yakni berupa akhlak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Metode penelitian ini menggunakan fenomenologi karena fenomena yang terjadi pada saat sekarang yaitu jarangnya para orang tua membacakan cerita untuk anak-anaknya. Penelitian yang mengusung cerita Malin Kundang ini akan dijadikan sebuah buku yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan perguruan tinggi melainkan dapat dinikmati juga oleh pihak sekolah ataupun masyarakat umum.
POLA KOMUNIKASI POLITIK ANIES BASWEDAN DALAM PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Nurul Hidayah; Ratna Dewi Kartikasari
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Political communication is a form of the process of delivering a message from a regional head to the community. By using the choice of speech code according to its purpose and function, political communication can certainly work. The purpose of this research is to analyze a speech pattern of Anies Baswedan in political communication on Instagram social media. The data was collected using the observation method. In carrying out this observation method, basic techniques are applied, namely tapping techniques which are then continued with advanced techniques in the form of competent free listening techniques, recording techniques and note-taking techniques. Data analysis was performed using the equivalent method, contextual method, and was carried out using the markup reading technique. Based on the results of data analysis, Anies Baswedan used the choice of speech code as a communication need in accordance with his speech function. The form of speech code choices used varies. The pattern of choice of speech code for Anies Baswedan as regional head in political communication on Instagram social media is classified into two parts, namely based on the relationship between participants and the surrounding situation. Anies Baswedan in making speech code choices has a variety of patterns with the dominant patterns that emerge based on participant relationships, namely vertical patterns and informal patterns. Keywords: Anies Baswedan, Sociolinguistics, Patterns of Political Communication
PERBANDINGAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA DAN NOVEL 9 SUMMERS 10 AUTUMNS Fera Umi Farinda; Ratna Dewi Kartikasari
Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/aksara.v6i1.311

Abstract

The purpose of this study was to determine the character education of the main characters in the novel Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi with 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan based on the moral comparison of the characters. This research covers the character education of the main characters in the two novels, namely the novel Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi with 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan. The qualitative descriptive method used in this research is to describe the educational values of the characters contained in the novel Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi and the novel 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan. From the results of the analysis of the two novels, it can be concluded that there are 13 similarities in the value of character education as depicted by the characters and the storyline. The values of character education include religious values, honesty, tolerance, discipline, hard work, independence, curiosity, national spirit, love for the homeland, respect for achievement, friendship/communication, love of reading, social care, and responsibility. The character education obtained between the characters in the first novel and the second novel has 4 differences, namely creative, democratic, peace-loving, environmental-loving values.
Campur Kode dalam Novel Assalamualaikum Beijing Nur Azizah Febrianti NAF; Ratna Dewi Kartikasari
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v4i1.6716

Abstract

Bahasa memiliki peran penting dalam segala aspek kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya dan bermasyarakat. Dalam interaksi sosial, terkadang dijumpai individu yang mampu menguasai lebih dari satu bahasa, sehingga dimungkinkan terjadi campur kode atau masuknya serpihan suatu bahasa ke bahasa lain karena berbagai faktor seperti status sosial, pendidikan, dan alasan situasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campur kode dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi campur kode dalam novel Assalamualaikum Beijing. Hasilnya, didapati campur kode dalam bentuk kata, frasa, klausa, kata ulang, baster, maupun idiom. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk lebih teliti dalam memahami isi, maksud, dan tujuan pengarang, sedangkan bagi pembaca karya sastra, penelitian ini diharapkan mampu memberikan wawasan terkait wujud campur kode dalam karya sastra.
WUJUD PILIHAN KODE TUTUR PENDATANG DI LEMBAGA RUMAH QURAN, TANGERANG SELATAN Ratna Dewi Kartikasari; Avifa Choirunisa
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 1, No 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Sasindo Unpam Vol.1 No.2 Mei 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v1i2.10820

Abstract

Pendatang di Lembaga Rumah Quran yang menggunakan keberagaman bahasa menggambarkan kecenderungan pemilihan bahasa pada bilingual juga multilingual. Terkait hal tersebut menyebabkan adanya pilihan kode yang digunakan oleh pendatang di Lembaga Rumah Quran. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dan mendeskripsikan wujud pilihan kode tutur yang digunakan pendatang pada pergaulan di kota Tangerang Selatan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP) dan teknik lanjutan teknik hubung banding membedakan (HBB). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan teknik dasar sadap, teknik menyimak bebas, rekam, dan teknik pencatatan. Diketahui bahwa terdapat (1) tunggal bahasa yang meliputi: bahasa Indonesia nonformal, bahasa Jawa ngoko, bahasa Betawi, dan bahasa Palembang atau bahasa musi; (2) alih kode; dan (3) campur kode. Kata kunci: alih kode, campur kode, sosiolinguistik. 
PERBANDINGAN CERITA RAKYAT INDONESIA SI LEUNGLIDENGAN CERITA RAKYAT JEPANG HANASAKA JIISAN (Kajian Struktural) Amelia Dwi Damayanti; Ratna Dewi Kartikasari
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v1i3.9523

Abstract

Cerita rakyat adalah cerita yang berkembang di masyarakat pada masalalu, dan menjadi ciri khas setiap negara dengan budaya yang beragam,termasuk kekayaan budaya dan sejarah masing-masing negara. Beberapacerita rakyat memiliki kesamaan, meskipun berasal dari negara yangberbeda. Salah satu cerita rakyat yang memiliki kesamaan dari segiinstrinsik adalah cerita rakyat Hanasaka Jiisan yang berasal dari Jepangdan cerita rakyat Si Leungli yang berasal dari Indonesia. Tujuanpenelitian ini adalah untuk menemukan perbandingan cerita rakyatIndonesia dan Jepang dengan menggunakan pendekatan struktural.Pendekatan struktural menganalisis struktur cerita danmembandingkannya dengan menggunakan unsur intrinsik dan ekstrinsikpada masing-masing cerita. Hasilnya yaitu terdapat beberapa persamaandan perbedaanya cerita dari Indonesia maupun Jepang contohnya temadalam cerita menggunakan tema tentang ketulusan, menggunakan alurmaju, beramanat tentang setiap manusia haruslah saling mengasihi, baikkepada sesama manusia maupun kepada makhluk tuhan lainnya, padacerita rakyat tersebut tersimpan pesan moral bahwa kesabaran,ketabahan, dan kebaikan hati selalu menghasilkan kebaikan dikemudianharinya serta menggunakan sudut pandang orang ketiga. Selain itu,terdapat kesamaan dari unsur ekstrinsik cerita rakyat Si Leungli danHanasaka Jiisan yaitu mengenai latar belakang sosial budaya danpendidikan.Kata kunci: Pendekatan Struktural, Sastra Bandingan, CeritaRakyat, Indonesia, Jepang.
PELATIHAN PEMANFAATAN POWTOON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI GURU DI KOTA SUKABUMI Wika Soviana Devi; Ahmad Fadly; Ratna Dewi Kartikasari
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.22 KB) | DOI: 10.46576/rjpkm.v1i2.599

Abstract

Kejenuhan peserta didik dalam pembelajaran merupakan persoalan klasik yang dihadapi oleh guru. Demikian pula oleh guru bidang studi bahasa Indonesia (GBSBI) di Kota Sukabumi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih GBSBI pada jenjang SLTP dan SLTA di Kota Sukabumi dalam memanfaatkan media pembelajaran Powtoon. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pemaparan, interaksi, drilling, dan penugasan. Respons positif diberikan oleh peserta dalam pelatihan ini. Pemaparan dilakukan dengan menayangkan salindia (PowerPoint) sekaligus menjelaskan Powtoon, mulai dari yang bersifat ontologis hingga epistemologis. Pada tahap interaksi, GBSBI sebagai peserta diberi kesempatan untuk menanyakan penggunaan media Powtoon secara teknis. Dari interaksi itu, tim instruktur sekaligus menggali permasalahan yang akan dihadapi di sekolah apabila media Powtoon digunakan. Berdasarkan interaksi itu pula terungkap bahwa sebagian peserta belum familiar dengan media pembelajaran berbasis daring (online). Oleh sebab itu, pada tahap selanjutnya, yaitu drilling, tim instruktur berbagi tugas dalam mendampingi para peserta dalam mengerjakan latihan pemanfaatan Powtoon sebagai media pembelajaran bidang studi bahasa Indonesia. Dengan pembagian tugas itu, kendala yang dihadapi oleh para peserta dapat diselesaikan. Diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia, terutama dari kalangan GBSBI di Kota Sukabumi
STRATEGI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA Fatimah Fatimah; Ratna Dewi Kartikasari
Pena Literasi Vol 1, No 2 (2018): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.1.2.108-113

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan agar proses pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan bahasa dapat memberikan hasil dan prestasi yang baik bagi generasi bangsa dan negara. Proses pembelajaran harus disertai dengan strategi belajar, strategi pembelajaran, serta strategi keterampilan bahasa meliputi keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis. Semua aspek tersebut memberikan peranan penting dalam proses pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan bahasa. Dengan adanya strategi belajar dan pembelajaran diharapkan proses belajar maupun pembelajaran bahasa dapat terlaksana dengan baik sehingga dapat meningkatkan keterampilan dalam berbahasa. Keterampilan berbahasa yang baik dapat mempermudah individu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan. Seiring perkembangan teknologi dan zaman, hal tersebut juga menjadi motivasi agar Bahasa Indonesia dapat diperkenalkan dan dikembangkan ke seluruh dunia. Kata kunci: Strategi pembelajaran, bahasa Indonesia.
KARAKTER TOKOH PROTAGONIS DALAM NOVEL HELLO SALMA KARYA ERISCA FEBRIANI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Fatimah Fatimah; Ratna Dewi Kartikasari
Pena Literasi Vol 2, No 2 (2019): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.2.2.78-86

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter tokoh protagonis dalam novel Hello Salma karya Erisca Febriani. Penulis juga berharap pembaca lebih memahami lebih dalam mengenai karakter protagonis. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis novel ini adalah metode deskriptif yang berarti dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta kemudian disusul dengan analisis. Hasil penelitian menggambarkan karakter protagonis yang dominan pada aspek pikiran dan diikuti oleh dua aspek lainnya, yaitu tindakan dan ujaran. Dari hasil analisis karakter tokoh protagonis dalam novel Hello Salma karya Erisca Febriani dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia, penulis menyimpulkan bahwa aspek karakter tokoh protagonis dalam penelitian ini dominan pada aspek pikiran tokoh. Karakter protagonis memberikan nilai positif dalam menanam nilai-nilai kebaikan, dapat menjadi teladan dalam kehidupan, dan meningkatkan kemampuan apresiasi sastra Kata Kunci : Karakter Tokoh Protagonis, Novel, Implikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia.
RAGAM BAHASA MAHASISWA UMJ DALAM PEMBELAJARAN DARING Ratna Dewi Kartikasari; Wika Soviana Devi; Khaerunnisa Khaerunnisa; Indah Nur Amalia
Pena Literasi Vol 4, No 2 (2021): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.4.2.117-127

Abstract

Penelitian ini membahas tentang ragam bahasa mahasiswa UMJ ketika pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan jenis pembelajaran yang dilakukan secara tidak tatap muka melainkan melalui dunia maya. Bahasa sangat berperan dalam hal komunikasi. Bahasa memiliki banyak ragam misalnya ragam lisan dan tulis, ragam baku dan tidak baku, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang ragam bahasa mahasiswa saat kuliah daring. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif ialah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari hal-hal yang diamati, yakni ragam bahasa mahasiswa UMJ saat perkuliahan daring. Dalam penelitian kualitatif, peneliti adalah instrumen kunci. Hasil penelitian ini diemukan ragam-ragam bahasa sebagai berikut, diantaranya: (1) ragam lisan dengan bahasa baku; (2) ragam lisan dengan bahasa tidak baku; (3) ragam tulis dengan bahasa baku dan tidak baku.Kata kunci: ragam bahasa, kuliah daring, penelitian kualitatif.