Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Konten Podcast Youtube Revolt Official Channel sebagai Media Literasi Politik Arone, Chikita; Putra, Eka Vidya
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 3 konten pada playlist podcast Revolt Official Channel (ROC) sebagai media literasi politik. Hal ini menarik untuk dikaji karena masifnya perkembangan informasi saat ini diperlukan suatu media baru yang dapat meliterasi masyarakat dengan cara yang benar. Dalam konteks literasi politik, ROC berposisi sebagai media yang menyajikan konten literasi politik melalui pemanfaatan media sosial Youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tipe studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di kantor ROC di Jl. Komplek Perumahan BPD No 5 Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu teori analisis isi oleh Jhon Fiske. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan dua cara. Pertama, pada lembaga ROC, peneliti melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan riset kepustakaan. Kedua, peneliti melakukan pengumpulan data pada video konten yang diteliti dengan menganalisis, serta mencari titik literasi politik yang menjadi substansi. Teknik pemilihan informan melalui purposive sampling yang terdiri dari tiga orang pengelola ROC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama, Episode Rahmat Bagja Ketua Bawaslu RI & Harapan Penyelenggaraan Pemilu, terdapat 3 tema yang menjadi substansi literasi politik diantaranya (antisipasi berita hoax di media sosial, fenomena politik uang, problematika Bawaslu daerah). Kedua, Pada episode Kenapa Pemilih Tidak datang ke TPS, terdapat 2 tema yang menjadi substansi literasi politik diantaranya (strategi KPU. Padang Pariaman dalam sosialisasi pemilu & faktor pemilih tidak datang ke TPS).
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Nagari Tangguh Bencana Berbasis Modal Sosial dan Kearifan Lokal Syafrini, Delmira; Mardhiah, Desy; Ikhwan; Fahmi, Khairul; Hasmira, Mira Hasti; Nora, Desri; Saputra, Hanafi; Kartika, Rani; Deptiana Sari, Manya; Saputri, Fadilla; Arone, Chikita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1732

Abstract

Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh, yang terletak di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, adalah sebuah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam. Dengan ketinggian 900–1.200 meter di atas permukaan laut, nagari ini memiliki tanah yang subur, membuat sebagian besar penduduknya mengandalkan hidup dari sektor pertanian, perkebunan, dan perhutanan. Namun, di balik keindahan alamnya, nagari ini juga menyimpan potensi kerentanan bencana yang tinggi, seperti gempa bumi, erupsi gunung, longsor, dan banjir bandang. Sayangnya, pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan dan mitigasi bencana masih sangat rendah. Permasalahan ini mendorong pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan nagari tangguh bencana berbasis modal sosial dan kearifan lokal. Sebagai solusi, dilakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan. Masyarakat diberikan edukasi mengenai jenis dan karakteristik bencana di wilayah perbukitan dan pegunungan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai gejala alam yang menjadi pertanda bencana, serta tindakan spontan yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Edukasi ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai panduan dalam memperkuat tindakan kolektif. Pengetahuan ini sangat krusial karena dapat memengaruhi keselamatan masyarakat. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pemahaman warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana, tanda-tanda alam, risiko, serta aspek kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Hal ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ketahanan masyarakat Nagari Salayo Tanang Bukit Sileh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan.