Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PKM Pelatihan Penerapan Model Pendidikan Kebugaran Pada Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Nur Indah Atifa Anwar; Hasmyati; Alimin Hamzah; Muh. Ilham Aksir; Asri Awal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3402

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menerapkan model pendidikan kebugaran melalui pelatihan intensif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih dominannya penggunaan metode pembelajaran tradisional oleh guru PJOK, yang kurang optimal dalam meningkatkan kebugaran fisik siswa. Model pendidikan kebugaran dipilih karena mampu mengintegrasikan unsur kebugaran fisik dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif bagi perkembangan siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah dan diskusi kelompok, baik secara tatap muka maupun daring, untuk memperkuat pemahaman guru tentang pentingnya model pendidikan kebugaran dalam pembelajaran PJOK. Peserta dalam pelatihan ini diperoleh melalui observasi dan kuesioner dari partisipan yang terdiri dari 50 guru PJOK di Kabupaten Polewali Mandar, yang dipilih menggunakan random sampling. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru, peningkatan hasil belajar siswa, serta antusiasme siswa yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran yang interaktif dan menyehatkan. Penerapan model pendidikan kebugaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK secara keseluruhan dan mendukung pencapaian tujuan kebugaran jasmani siswa.
Peningkatan Keterampilan Menggiring Bola Melalui Metode Latihan Kelincahan Pada Siswa Pelajar Kabupaten Gowa Muslim Bin Ilyas; Alimin hamzah; Muh. Ilham Aksir
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 1 (2024): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i1.3148

Abstract

The problem formulation in this research is improving ball dribbling skills through agility training methods for Gowa district students. Meanwhile, the aim of this research is to find out whether there is an increase in dribbling skills through agility training methods among Gowa district students. The type of research that will be used in this research is quantitative descriptive analysis. In this research design, research subjects were selected using purposive sampling based on certain characteristics, research so that the research subjects are homogeneous. Meanwhile, data analysis uses SPSS 21 using descriptive tests, normality tests and hypothesis tests. Based on the results of the analysis, the results of the data processing tests show that there has been an increase in dribbling skills through agility training methods in Gowa district students. has variable data. Improved ball dribbling skills through agility training methods for Gowa district students. This can be seen from the SPSS test results, namely from the regression test data from the regression test data before training. N (sample) 20 people, Mean 19.2965, T table value 60.676 and sig value (2 tailed) 0.00 (p<0.05). means that the data before training is normally distributed. From the regression test data after training N (sample) 20 people, the mean is 1.1325, the T table value is 74.538 and the sig value (2 tailed) is 0.00 (p<0.05). This means that the data after training is normally distributed and from this data it can be seen that there is an increase in dribbling skills through the agility training method among Gowa district students with a difference of 1.1325.
PEMAHAMAN DOSEN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL Muh. Ilham Aksir; Alimin Hamzah; Hasyim
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i2.4870

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman dosen pendidikan jasmani dan olahraga dalam menggunakan media pembelajaran digital dalam proses perkuliahan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dosen bidang pendidikan jasmani dan olahraga yang ada di kota Makassar. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan angket skala likert berjumlah 25 nomor soal. Penyataan angket disusun dengan 5 (lima) indicator yang terdiri dari pengetahuan dasar tentang media pembelajaran digital, keterampilan dalam mengoperasikan media digital, sikap terhadap penggunaan media digital, frekuensi dan intensitas penggunaan, dan hambatan dan tantangan dalam penggunaan. Sebelum angket penelitian ini digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba dan uji reabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,958. Teknik analisis data menggunakan uji deskriptif dan kategorisasi data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat pemahaman dosen berada pada kategori baik. Hal ini ditunjukkan oleh mayoritas responden yang berada dalam kategori “Baik” dengan persentase sebesar 47,5%.
PENTINGNYA PEMANASAN DAN PENDINGINAN YANG BENAR DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA UNTUK MENCEGAH CEDERA PADA KARANGTARUNA Alimin Hamzah; Asri Awal; Muhammad Sadzali; Harnita Rosalia; Muh. Ilham Aksir
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5738

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemanasan dan pendinginan yang benar sebelum dan sesudah berolahraga. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemanasan dan pendinginan dalam mencegah cedera dan meningkatkan efektivitas olahraga. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dengan metode partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pelatihan dilakukan melalui penyuluhan teori, praktik lapangan, dan penggunaan media edukatif digital seperti video tutorial dan modul panduan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat terhadap pentingnya pemanasan dan pendinginan. Peserta mulai menerapkan gerakan pemanasan dinamis dan pendinginan statis secara teratur serta menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap keselamatan berolahraga. Kegiatan ini juga memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan peran masyarakat sebagai agen perubahan dalam menerapkan budaya olahraga yang aman dan sehat. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam membentuk perilaku olahraga yang lebih disiplin dan bertanggung jawab di kalangan masyarakat.
PROGRAM INTERVENSI GIZI DAN PELATIHAN KEBUGARAN JASMANI REMAJA MASJID AL-ABRAR BONE Hasyim, Hasyim; Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Muh. Ilham Aksir; Asri Awal; Ainul Hidayah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5748

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan kebugaran jasmani melalui program intervensi terintegrasi di Masjid Al-Abrar Bone. Berdasarkan data Riskesdas (2023), 26,2% remaja Indonesia mengalami masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi, dan 73% memiliki tingkat aktivitas fisik rendah (Kemenkes RI, 2024). Di Kabupaten Bone, prevalensi remaja dengan status gizi tidak normal mencapai 24,7%, sedangkan aktivitas olahraga remaja hanya 28% (Dinkes Sulsel, 2024). Program enam minggu ini melibatkan 20 remaja dan mencakup edukasi gizi, simulasi penyusunan menu sehat, pelatihan kebugaran jasmani, serta pendampingan mingguan. Evaluasi pretest–posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi dari 20% menjadi 85% dan kebugaran jasmani dari 25% menjadi 80%. Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas yang mengintegrasikan edukasi gizi dan aktivitas fisik efektif dalam menumbuhkan perilaku hidup sehat pada remaja masjid. Program ini juga memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembinaan karakter dan kesehatan masyarakat.