Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PKM Pelatihan Penerapan Model Pendidikan Kebugaran Pada Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Nur Indah Atifa Anwar; Hasmyati; Alimin Hamzah; Muh. Ilham Aksir; Asri Awal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3402

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menerapkan model pendidikan kebugaran melalui pelatihan intensif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih dominannya penggunaan metode pembelajaran tradisional oleh guru PJOK, yang kurang optimal dalam meningkatkan kebugaran fisik siswa. Model pendidikan kebugaran dipilih karena mampu mengintegrasikan unsur kebugaran fisik dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif bagi perkembangan siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah dan diskusi kelompok, baik secara tatap muka maupun daring, untuk memperkuat pemahaman guru tentang pentingnya model pendidikan kebugaran dalam pembelajaran PJOK. Peserta dalam pelatihan ini diperoleh melalui observasi dan kuesioner dari partisipan yang terdiri dari 50 guru PJOK di Kabupaten Polewali Mandar, yang dipilih menggunakan random sampling. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru, peningkatan hasil belajar siswa, serta antusiasme siswa yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran yang interaktif dan menyehatkan. Penerapan model pendidikan kebugaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK secara keseluruhan dan mendukung pencapaian tujuan kebugaran jasmani siswa.
Peningkatan Keterampilan Menggiring Bola Melalui Metode Latihan Kelincahan Pada Siswa Pelajar Kabupaten Gowa Muslim Bin Ilyas; Alimin hamzah; Muh. Ilham Aksir
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 1 (2024): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i1.3148

Abstract

The problem formulation in this research is improving ball dribbling skills through agility training methods for Gowa district students. Meanwhile, the aim of this research is to find out whether there is an increase in dribbling skills through agility training methods among Gowa district students. The type of research that will be used in this research is quantitative descriptive analysis. In this research design, research subjects were selected using purposive sampling based on certain characteristics, research so that the research subjects are homogeneous. Meanwhile, data analysis uses SPSS 21 using descriptive tests, normality tests and hypothesis tests. Based on the results of the analysis, the results of the data processing tests show that there has been an increase in dribbling skills through agility training methods in Gowa district students. has variable data. Improved ball dribbling skills through agility training methods for Gowa district students. This can be seen from the SPSS test results, namely from the regression test data from the regression test data before training. N (sample) 20 people, Mean 19.2965, T table value 60.676 and sig value (2 tailed) 0.00 (p<0.05). means that the data before training is normally distributed. From the regression test data after training N (sample) 20 people, the mean is 1.1325, the T table value is 74.538 and the sig value (2 tailed) is 0.00 (p<0.05). This means that the data after training is normally distributed and from this data it can be seen that there is an increase in dribbling skills through the agility training method among Gowa district students with a difference of 1.1325.
Pengaruh Latihan Bulutangkis Dala Meningkatkan Kapasitas Paru Paru Pada Masyarakat Pattalassang Kabupaten Gowa Alimin Hamzah; Muslim Bin Ilyas; Asri Awal
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 5 No 1 (2024): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v5i1.3152

Abstract

Muslim Bin Ilyas 2024. The Effect of Badminton Training in Increasing Lung Capacity in the Patalasang Community, Gowa Regency. The formulation of the problem in this research is the Effect of Badminton Training in Increasing Lung Capacity in the Patalasang Community, Gowa Regency. Meanwhile, the aim of this research is to find out whether there is an effect of badminton training in increasing lung capacity in the Patalasang community, Gowa Regency. The type of research that will be used in this research is quantitative descriptive analysis. In this research design, research subjects are selected using purposive sampling based on certain characteristics, research so that the research subjects are homogeneous. Meanwhile, data analysis uses SPSS 21 using descriptive tests, normality tests and hypothesis tests.Based on the results of the analysis, the results of the data processing tests show that there is an influence of badminton training in increasing lung capacity in the Patalasang community, Gowa Regency. that the initial score obtained by the Patalasang Community of Gowa Regency before being given badminton training was 422.00 and the final score obtained by the Patalasang Community of Gowa Regency after being given badminton training was 451.50, so this identifies that the impact of the Effectiveness of Badminton Training in Increasing Lung Capacity in the Patalasang Community of Gowa Regency is equal to 29,500. involving 20 samples.
PEMAHAMAN DOSEN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL Muh. Ilham Aksir; Alimin Hamzah; Hasyim
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i2.4870

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman dosen pendidikan jasmani dan olahraga dalam menggunakan media pembelajaran digital dalam proses perkuliahan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang dosen bidang pendidikan jasmani dan olahraga yang ada di kota Makassar. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui survey menggunakan angket skala likert berjumlah 25 nomor soal. Penyataan angket disusun dengan 5 (lima) indicator yang terdiri dari pengetahuan dasar tentang media pembelajaran digital, keterampilan dalam mengoperasikan media digital, sikap terhadap penggunaan media digital, frekuensi dan intensitas penggunaan, dan hambatan dan tantangan dalam penggunaan. Sebelum angket penelitian ini digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba dan uji reabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,958. Teknik analisis data menggunakan uji deskriptif dan kategorisasi data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat pemahaman dosen berada pada kategori baik. Hal ini ditunjukkan oleh mayoritas responden yang berada dalam kategori “Baik” dengan persentase sebesar 47,5%.
PEMANFAATAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DALAM PENDIDIKAN JASMANI UNTUK PENGELOLAAN MATERI DAN TUGAS Syafruddin, Akbar; Alimin Hamzah
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan (JTekpend)
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v5i2.18172

Abstract

This study uses a qualitative descriptive approach with the aim of understanding and describing how lecturers utilize the Learning Management System (LMS) in managing materials and assignments in physical education courses. This research was conducted at the Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Sport Science, Makassar State University. The main instrument in this study was the researcher himself who acted as a data collector and analyst. In addition, interview guidelines, observation sheets, and documentation recording formats were used as tools in data collection. Based on the results of the interview, the use of LMS in physical education has provided many benefits, especially in terms of managing materials and assignments. However, practical learning still requires further innovation to ensure that a holistic learning experience can be achieved. Therefore, the integration of LMS with other learning methods, such as blended learning, can be a potential solution to improve the effectiveness of physical education learning in the future.
Challenges and Opportunities in Physical Education in the Digital Age: Impact on Teaching Methods Alimin Hamzah
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5232

Abstract

The digital transformation has significantly reshaped the landscape of education, including the field of physical education. This study aims to analyze the challenges and opportunities of digital technology integration into teaching methods in sports education through a systematic literature review (SLR). Data were collected from 20 national and international journal articles published between 2020 and 2025. A thematic content analysis was applied focusing on three main aspects: (1) the transformation of physical education in the digital era, (2) challenges in implementing digitalization, and (3) opportunities and their impact on teaching methods. The findings indicate that digitalization presents substantial opportunities for pedagogical innovation through the application of artificial intelligence (AI), the Internet of Things (IoT), flipped classroom, and hybrid learning models, all of which enhance learning effectiveness and student engagement. However, several challenges persist, including low digital literacy among teachers, infrastructural limitations, and difficulties in assessing physical performance online. Consequently, digital transformation in sports education requires a shift in the teacher’s role—from a conventional instructor to a digital facilitator capable of adapting to technological change. This study emphasizes the need for policy support, professional development programs, and the integration of technology-based curricula to ensure the sustainability of digital transformation in physical education.
IMPLEMENTASI PROGRAM OLAHRAGA REKREASI BERBASIS EVIDENCE-BASED PRACTICE DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA Hasmyati; Alimin Hamzah; Nur Indah Atifah Anwar; Hasyim; Harnita Rosalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5737

Abstract

Peningkatan jumlah lansia menuntut upaya strategis dalam menjaga kesehatan dan kemandirian mereka melalui kegiatan fisik yang aman dan terukur. Program Implementasi Olahraga Rekreasi Berbasis Evidence-Based Practice dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kebugaran, kesadaran, dan kualitas hidup lansia melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini menggunakan desain community-based intervention dengan tahapan sosialisasi, pelatihan olahraga, pendampingan, serta pembentukan komunitas lansia aktif. Bentuk latihan meliputi senam lansia, peregangan, dan jalan sehat yang disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang manfaat olahraga, peningkatan partisipasi dalam kegiatan kebugaran, serta perbaikan kondisi fisik seperti kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. Selain manfaat fisik, program ini juga memperkuat interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan lansia. Pemberdayaan kader serta dukungan masyarakat berperan penting dalam keberlanjutan kegiatan. Secara keseluruhan, penerapan evidence-based practice dalam olahraga rekreasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan lansia secara berkelanjutan.
PENTINGNYA PEMANASAN DAN PENDINGINAN YANG BENAR DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA UNTUK MENCEGAH CEDERA PADA KARANGTARUNA Alimin Hamzah; Asri Awal; Muhammad Sadzali; Harnita Rosalia; Muh. Ilham Aksir
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5738

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemanasan dan pendinginan yang benar sebelum dan sesudah berolahraga. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pemanasan dan pendinginan dalam mencegah cedera dan meningkatkan efektivitas olahraga. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dengan metode partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pelatihan dilakukan melalui penyuluhan teori, praktik lapangan, dan penggunaan media edukatif digital seperti video tutorial dan modul panduan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat terhadap pentingnya pemanasan dan pendinginan. Peserta mulai menerapkan gerakan pemanasan dinamis dan pendinginan statis secara teratur serta menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi terhadap keselamatan berolahraga. Kegiatan ini juga memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan peran masyarakat sebagai agen perubahan dalam menerapkan budaya olahraga yang aman dan sehat. Simpulan kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung dan pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam membentuk perilaku olahraga yang lebih disiplin dan bertanggung jawab di kalangan masyarakat.