Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENAPISAN ANEMIA PADA GURU DAN KARYAWAN SMA SANTO YOSEPH CAKUNG JAKARTA TIMUR Alexander Halim Santoso; Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh; Kasvana Kasvana; Syilvia Cendy Enike; Edwin Destra; Farell Christian Gunaidi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37653

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan global yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin atau hematokrit, yang dapat mengganggu kemampuan darah mengangkut oksigen dan nutrisi. Kondisi ini berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup individu, khususnya pada populasi pekerja. Di lingkungan kerja, anemia dapat menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, dan mengganggu efektivitas kerja. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining anemia pada guru dan karyawan SMA Santo Yoseph Cakung Jakarta Timur. Kegiatan ini disusun menggunakan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA). Pengukuran hemoglobin dilakukan dengan alat POCT. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 1 orang (1,45%) mengalami anemia sangat berat, 2 orang (2,9%) mengalami anemia berat, 8 orang (11,59%) mengalami anemia sedang, 33 orang (47,83%) mengalami anemia ringan, dan 25 orang (36,23%) normal. Asupan nutrisi yang cukup, terutama zat besi, vitamin B12, dan folat, serta pengendalian faktor risiko seperti kebiasaan makan dan pola hidup sehat sangat penting untuk mencegah anemia. Pengukuran kadar hemoglobin secara rutin efektif untuk deteksi dini terjadinya anemia, sehingga memungkinkan intervensi yang cepat. Hal ini dapat mengurangi risiko komplikasi anemia serta meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan secara keseluruhan.
Correlation between Muscle Strength, Calf Circumference, Vitamin D, and IGF-1 on Depression in the Elderly Paskalis Andrew Gunawan; Anastasia Ratnawati Biromo; Alexander Halim Santoso; Bryan Anna Wijaya; Kasvana Kasvana; Louise Audrey Sukianto; Yohanes Firmansyah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22435

Abstract

ABSTRACT Depression in the elderly is a multifaceted issue influenced by various physiological factors. This study investigates the correlation between muscle strength, calf circumference, Vitamin D, and Insulin-like Growth Factor 1 (IGF-1) levels and their collective impact on depression among the elderly.  This study aims to understand the correlation between muscle strength, calf circumference, Vitamin D, and IGF-1 levels on depression to develop targeted interventions to improve mental health outcomes in this demographic. This cross-sectional study involved 82 older people at RPTRA Krendang. Depression is measured using the Geriatric Depression Scale (GDS). Data were analyzed using Spearman's Rho to see the Correlation between Muscle Strength, Calf Circumference, Vitamin D, and IGF-1 on Depression in the Elderly. The study found most respondents were female (78%), with an average age of 74.34 years, and according to the Geriatric Depression Scale, the majority (59.8%) of respondents were normal. This study highlighted significant correlations between muscle strength, calf circumference, and decreased Vitamin D and IGF-1 levels with higher depression scores. These findings suggest that diminished physical health markers and nutrient deficiencies are associated with increased depressive symptoms in the elderly. Measuring muscle strength, calf circumference, Vitamin D, and IGF-1 levels is a good approach to understanding depression in the elderly that will lead to effective interventions by health workers and improve quality of life. Keywords: Calf Circumference; Depression; IGF-1; Muscle Strength; Vitamin D.