Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Melukis terhadap Stres Belajar pada Mahasiswa yang Memiliki Masalah Akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Agung Prabowo Wisnubroto; Muslimin Nulipata; Fransiska Anggraini
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.859

Abstract

Masalah akademis dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta kinerja akademis mahasiswa seperti kesulitan belajar dan gangguan kesehatan mental. Mahasiswa rentan mengalami tekanan yang tinggi dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis dan mencapai standar yang diharapkan. Terapi melukis telah menjadi fokus penelitian beberapa tahun terakhir dalam mengatasi masalah tersebut. Terapi melukis merupakan intervensi yang berpotensi membantu mahasiswa mengelola stres belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretes-posstest. Subjek penelitian adalah 10 mahasiswa yang mengalami masalah akademis di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Utara yang ditentutan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik skala. Penelitian ini menggunakan analisis uji beda berpasangan yaitu statistik non-parametrik wilcoxon signed rank test. Nilai signifikansi=0,008, hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi melukis terhadap stres belajar. Rata-rata skor pretest yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata skor posstest menunjukkan bahwa terdapat penurunan tingkat stres yang dialami subjek setelah mendapatkan terapi melukis. Hasil ini dapat menjadi acuan atau bahan referensi untuk penelitian selanjutnya dalam mengembangkan terapi untuk menyelesaikan permasalahan psikologis lain seperti stres belajar.
PSIKOEDUKASI KESIAPAN PERNIKAHAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI PADA SISWA KELAS XII MIPA MAN 1 SERANG, TEGAL MAJA, KABUPATEN SERANG Dery Kurniawan; Vania Shavina Santri; Poppy Ramadhani; Infanti Wisnu Wardani; Fransiska Anggraini; Agung Prabowo Wisnubroto; Farhan Tamam
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/q9x85s80

Abstract

Pencegahan pernikahan dini perlu diarahkan pada pembentukan kesiapan mengambil keputusan, bukan hanya pada pemahaman mengenai batas usia menikah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menguatkan pengetahuan dan sikap kesiapan pernikahan pada siswa kelas XII MIPA MAN 1 Serang. Pelaksanaan menggunakan rangkaian pretest, psikoedukasi interaktif, diskusi kasus, tanya jawab, posttest, dan refleksi tertulis. Instrumen mencakup 10 butir pengetahuan, lima pernyataan sikap kesiapan, lima pernyataan evaluasi program, serta pertanyaan terbuka. Data terdiri atas 58 respons pretest dan 54 respons posttest. Karena kode peserta tidak konsisten dan tidak dapat dipasangkan secara andal, pengolahan dilakukan pada tingkat kelompok dengan pendekatan available-case. Rerata pengetahuan sebesar 9,89±0,45 pada pretest dan 9,89±0,37 pada posttest, tanpa perbedaan bermakna (U=1.505,5; p=0,681). Rerata sikap berubah dari 18,45±1,55 menjadi 18,63±1,56 dari skor maksimum 20 dan juga belum berbeda signifikan (U=1.633,0; p=0,450). Walaupun demikian, respons positif pada seluruh indikator sikap posttest berada pada rentang 96,3-100%, sedangkan penilaian terhadap kegiatan mencapai 17,79±2,01 dari 20. Refleksi peserta memperlihatkan penekanan pada risiko menikah terlalu muda, kesiapan mental-emosional dan ekonomi, keberlanjutan pendidikan, serta kebutuhan memperoleh dukungan ketika menghadapi tekanan. Dengan demikian, psikoedukasi terutama berperan sebagai penguatan pengetahuan yang telah tinggi sekaligus konsolidasi sikap untuk menunda pernikahan sampai kesiapan multidimensi terpenuhi.