Sutiawan, I Gede Nyoman
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS TOKOH CERITA TIMUN EMAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; Karmini, Ni Nyoman; Raka, I Nyoman
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 22 No 3 (2024): Edisi Khusus Desember 2024 SULUH PENDIDIKAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v22i3.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan video dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa pada materi mengenal tokoh dalam cerita Timun Emas di kelas IV SD Negeri 5 Senganan. Penelitian dilakukan di kelas IV SD Negeri 5 Senganan yang berjumlah 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Data hasi belajar siswa diperoleh dengan memberikan tes (evaluasi) berupa uraian materi mengenal tokoh dalam cerita Timun Emas. Hasil penelitian dianalisis menggunakan tehnik analisis deskritif dan persentase. Berdasarkan hasil observasi, kemampuan analisis siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, yakni dari 68,33 % pada siklus I menjadi 83 % pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan, dari 67 % pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan video dapat meningkatkan kemampuan analisis tokoh dalam cerita Timun Emas
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 5 SENGANA Sutiawan, I Gede Nyoman; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.957

Abstract

Guru harus memiliki banyak inovasi baru dan menggunakan berbagai model dalam melakukan pembelajaran, termasuk memperluas penggunaan model dan media pembelajaran, untuk mencapai pembelajaran yang optimal dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Senganan. Metode Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel untuk mengevaluasi populasi dan sampel tertentu dalam penelitian ini, yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 15 orang Data dikumpulkan dengan menguji soal-soal tersebut. Untuk menganalisis data hasil penelitian, peneliti menggunakan uji Validitas, Homogenitas, Normalitas, dan Uji-t yang selanjutnya diinterpertasikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat peningkatan skor rata-rata dari 65,67 menjadi 79,33 setelah penerapan PBL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 5 Senganan.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; I Ketut Suparya; I Made Ari Winangun
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.966

Abstract

Guru harus memiliki banyak inovasi baru dan menggunakan berbagai model dalam melakukan pembelajaran, termasuk memperluas penggunaan model dan media pembelajaran, untuk mencapai pembelajaran yang optimal dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Senganan. Metode Random Sampling digunakan dalam pengambilan sampel untuk mengevaluasi populasi dan sampel tertentu dalam penelitian ini, yang menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 15 orang Data dikumpulkan dengan menguji soal-soal tersebut. Untuk menganalisis data hasil penelitian, peneliti menggunakan uji Validitas, Homogenitas, Normalitas, dan Uji-t yang selanjutnya diinterpertasikan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya terdapat peningkatan skor rata-rata dari 65,67 menjadi 79,33 setelah penerapan PBL. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 5 Senganan.
IMPLEMENTASI MEDIA KONKRET DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 5 SENGANAN Sutiawan, I Gede Nyoman; I Putu Suardipa; I Made Sedana
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.984

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana media konkret digunakan dalam pembelajaran matematika dan bagaimana hal itu memengaruhi minat belajar siswa kelas lima di SDN 5 Senganan. Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa siswa kurang tertarik pada matematika, yang cenderung abstrak dan tidak menarik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan strategi kualitatif dengan metodologi deskriptif. Menurut temuan penelitian, penggunaan media konkret, seperti benda nyata dan alat peraga, dapat meningkatkan keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Siswa terbukti mempelajari ide-ide matematika mendasar seperti pecahan, pengukuran, dan bentuk spasial dengan lebih mudah dan menyenangkan melalui media konkret. Lebih jauh, media konkret dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memperkuat kapasitas mereka untuk memecahkan masalah secara mandiri. Tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya waktu dan keahlian guru dalam membuat dan memanfaatkan media, tetapi ini dapat diatasi melalui pengembangan profesional dan kerja sama dengan instruktur lain. Oleh karena itu, penggunaan media konkret dalam pendidikan matematika harus terus dipromosikan sebagai metode kreatif untuk meningkatkan standar pembelajaran sekolah dasar.