Kamilia Zulfa Taryono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN KESADARAN HUKUM DIGITAL BERBASIS UU ITE BAGI PELAJAR DI SMKN 41 JAKARTA Suci Andara Sari; Salsabilla, Salsabilla; Kamilia Zulfa Taryono; Putri Windyana Kusumo; Subakdi, Subakdi; Mulyadi, Mulyadi; Hasan Basri; Ronald Manalu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7074

Abstract

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) merupakan sebuah produk hukum yang diciptakan sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengatur pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik di Indonesia. UU ITE hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat sebagai upaya memberikan kepastian hukum serta melindungi hak-hak pengguna teknologi digital. Seiring dengan berkembang pesatnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), pemahaman terhadap UU ITE kini menjadi sangat krusial di berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Dimana kini siswa memerlukan pemahaman yang kuat mengenai hak dan kewajiban mereka di dunia digital serta konsekuensi hukum dari penggunaan teknologi. Adapun tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran hukum digital di kalangan pelajar melalui edukasi berbasis UU ITE. Dengan ini, diharapkan siswa dapat memahami pentingnya menjaga keamanan digital, melindungi data pribadi, serta mengetahui cara mencegah kejahatan siber. Melalui pendekatan partisipatif, siswa diberikan wawasan terkait batasan kebebasan berekspresi, kewajiban menjaga etika digital, serta langkah strategis melindungi privasi dan data pribadi di internet. Dengan adanya program ini, diharapkan pemahaman siswa terkait UU ITE dapat terintegrasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi bekal untuk berinteraksi secara aman dan bertanggung jawab di dunia digital.
Kritik terhadap Efektivitas UU Perlindungan Data Pribadi 2022 dalam Menangani Kebocoran Data di Indonesia Kaharuddin Kaharuddin; Kamilia Zulfa Taryono; Masitah Adhwa Hazima Trades; Najwa Putri Khairunnisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas evaluasi efektivitas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dalam menghadapi maraknya insiden kebocoran data di Indonesia, dengan tujuan menilai apakah UU PDP yang baru disahkan ini penerapannya efektif dalam melindungi data pribadi masyarakat, atau terdapat cacat dan celah antara aturan tertulis dengan realitas yang terjadi. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, yakni dengan mengkaji dan menganalisis norma-norma hukum dalam UU PDP, peraturan turunannya, serta studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa UU PDP secara konseptual sudah komprehensif dengan mengatur subjek data, kewajiban pengendali data, dan sanksi pelanggaran tetapi implementasinya masih jauh dari kata optimal. Belum terbentuknya lembaga pengawas independen, rendahnya kesadaran masyarakat akan perlindungan data pribadi, lemahnya infrastruktur keamanan siber dalam berbagai sektor menjadi tantangan utama penerapan UU PDP. Kasus-kasus besar terkait kebocoran data pribadi seperti BPJS Kesehatan dan Tokopedia masih terjadi bahkan setelah UU PDP berlaku. Hal ini membuktikan penegakkan hukum dari UU PDP masih bersifat formal dan belum menyentuh substansi perlindungan data. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa UU PDP belum sepenuhnya efektif dan memerlukan perbaikan struktural, terutama dalam pembentukan otoritas pengawas, sosialisasi hukum, dan penguatan kapasitas teknis.