Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of gotu kola leaf extract cream on collagenization and histopathological picture of rat skin exposed to Ultraviolet B light Al Hamid, Muhammad; Novita, Cut Elvira; Wijaya, Johanna Fransiska; Djamin, Djamin
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i2.5743

Abstract

Changes due to genetic conditions (internal and chronological aging) overlap with aging symptoms triggered by environmental conditions (extrinsic aging). Until recently, exposure to the sun's ultraviolet (UV) radiation was considered the leading cause of extrinsic skin aging; both UVB (290-320 nm) and UVA (320-400 nm) caused photoaging, and due to their physical properties, UVB radiation was especially harmful to the skin condition. This study aims to analyze and test the effect of administering gotu kola leaf extract cream (Ceentella asiatica) on collagenization in Wistar rats (Rattus norvegicus) exposed to ultraviolet-B light. This study uses a posttest-only control group design, where only observations are made to the control group and treatment after the treatment is given. The research results show that gotu kola leaf extract contains phytochemicals that can be used as an antioxidant and anti-inflammatory ingredient because they contain flavonoids, saponins, tannins, and phenolic compounds. This research concludes that pegagan leaf extract contains phytochemicals that can be used as medicinal ingredients because it contains high antioxidant and anti-inflammatory compounds. The average percentage of collagen growth in the control group compared to treatment groups P1, P2, and P3 after exposure to UVB light was very high, and the group control of collagen growth was not significant and tended to be stable.
Relasi Antara Perbuatan Maksiat dan Terhambatnya Doa Dalam Pandangan Al-Qur’an dan Hadis Al Hamid, Muhammad; Hakim, Faisol
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8908

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relasi kausal antara perbuatan maksiat dan terhalangnya doa dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi Muhammad saw., serta pandangan ulama klasik dan kontemporer. Analisis data dilakukan melalui pendekatan tematik dan analisis isi untuk mengungkap hubungan antara maksiat, kebeningan hati, dan proses tazkiyatun nafs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maksiat tidak hanya merupakan pelanggaran normatif syariat, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas spiritual dan efektivitas doa. Frekuensi dan jenis maksiat, khususnya yang berkaitan dengan keharaman dan kezaliman, melemahkan keikhlasan dan kekhusyukan doa. Namun demikian, doa tetap memiliki fungsi transformatif sebagai sarana taubat dan perbaikan diri. Temuan ini menegaskan pentingnya keselarasan antara iman, akhlak, dan praktik hidup sehari-hari dalam Pendidikan Agama Islam.