Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Konstruktivisme Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Materi Pengukuran Waktu Pada Siswa Kelas 2 SD Sa’diyah, Minkha Lailatus; Putri, Dea Rahma; Lestari, Marliana Putri; Ermawati, Diana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30014

Abstract

Pada kelas 2 SD IT Al-Islamiyah, 60% siswa gagal mencapai KKTP pada materi pengukuran waktu, termasuk membaca jam analog dan membedakan satuan waktu. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran konstruktivisme terhadap pemahaman konsep matematika materi pengukuran waktu siswa kelas 2 SD IT Al-Islamiyah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Pre-eksperimental Design. Peneliti menggunakan One Group Pretest-Post test Design sebagai desain penelitian. Populasi penelitian yaitu siswa kelas 2 SD IT Al-Islamiyah yang berjumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan analisis data menggunakan uji normalitas dan uji Wilcoxon, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata pre-test dan post-test, yaitu 35,29 menjadi 57,05. Hasil uji Wilcoxon menunjukan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,001 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test yang diberikan kepada siswa. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan kemajuan sangat baik, terdapat siswa yang mencapai N-Gain score di atas 70% bahkan 100%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran konstruktivisme efektif terhadap pemahaman konsep matematika materi pengukuran waktu siswa kelas 2 SD IT Al-Islamiyah.
Implementasi Pembelajaran Seni Rupa Melalui Kegiatan Mewarnai untuk Mengenalkan Jenis Warna pada Siswa Kelas II Putri, Dea Rahma; Shofyana, Nadia; Wijayanto, Wasis
Buletin Edukasi Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Buletin Edukasi Indonesia
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.bei.001959

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya studi yang mengkaji implementasi pembelajaran seni rupa melalui kegiatan mewarnai untuk mengenalkan jenis warna pada siswa kelas rendah Sekolah Dasar, padahal pembelajaran seni rupa memiliki dampak signifikan terhadap pemahaman konsep warna dan pengembangan kreativitas siswa. Tujuan penelitian ini adalah menilik pelaksanaan implementasi pembelajaran seni rupa melalui kegiatan mewarnai yang difokuskan pada pengenalan warna primer, sekunder, dan tersier serta melihat hasil implementasi tersebut terhadap pemahaman dan kreativitas siswa kelas II SD IT Al-Islamiyah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian Wali Kelas II SD IT Al-Islamiyah yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran seni rupa melalui kegiatan mewarnai dapat membantu siswa memahami unsur rupa (warna) secara konkret serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan kreativitas melalui eksplorasi warna. Temuan ini sejalan dengan tujuan penelitian dan memperkuat teori perkembangan kognitif Piaget yang menyatakan bahwa anak usia Sekolah Dasar berada pada tahap operasional konkret. Simpulan utama penelitian ini adalah kegiatan mewarnai merupakan strategi pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan bermakna dalam mengenalkan jenis warna serta mengembangkan kreativitas siswa. Implikasi penelitian ini meliputi aspek teoretis berupa pengayaan kajian pembelajaran seni rupa pada jenjang Sekolah Dasar, serta aspek praktis berupa rekomendasi bagi guru untuk merancang untuk pembelajaran seni rupa yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa.