Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDAMPINGAN BAGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN DI KELURAHAN KALIBOBO KECAMATAN NABIRE Kondo Korani; Yulianti Mangallo; Dorlince Senandi; Suardiman Djayadi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 10: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i10.8780

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru di Kelurahan Kalibobo, Kecamatan Nabire, dalam mengembangkan metode pembelajaran matematika yang menyenangkan dan interaktif. Fokus pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan pedagogis guru, terutama dalam penggunaan alat peraga dan teknologi digital untuk memotivasi siswa belajar matematika. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan diskusi kelompok. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru lebih mampu merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang inovatif, meningkatkan motivasi siswa melalui game-based learning dan metode problem-based learning, serta menggunakan teknologi untuk menjelaskan konsep-konsep abstrak. Pendampingan ini juga memperkuat kolaborasi antar-guru dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis dan partisipatif.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS X SMA NEGERI 1 NABIRE Yulianti Mangallo; Suardiman Dayadi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 10: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan dasar penting dalam keberhasilan belajar siswa, terutama pada materi persamaan linear satu variabel yang sering dianggap sulit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui strategi Think-Pair-Share pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nabire. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas VII, dan data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep siswa yang signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa adalah 66 dengan tingkat ketuntasan klasikal 56%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi rata-rata 78 dengan ketuntasan klasikal mencapai 88%. Peningkatan ini juga disertai dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi Think-Pair-Share efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif dan mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Oleh karena itu, strategi ini disarankan untuk diterapkan secara luas dalam pembelajaran matematika di tingkat SMP.
WORKSHOP PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA UNTUK GURU DI SMA NEGERI 1 NABIRE Yully Tappi; Kondo Korani; Yulianti Mangallo; Suardiman Dayadi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 6: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 1 Nabire menjadi salah satu tantangan yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep siswa. Pengabdian ini difokuskan pada pelaksanaan workshop pembuatan alat peraga matematika bagi guru-guru sebagai solusi peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana yang relevan dengan materi ajar. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan demonstratif dengan melibatkan guru-guru matematika sebagai peserta aktif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para guru sangat antusias mengikuti kegiatan, mampu menghasilkan berbagai alat peraga yang kreatif, dan memiliki motivasi tinggi untuk mengintegrasikan alat peraga ke dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kompetensi pedagogik guru serta mendukung implementasi pembelajaran aktif di sekolah
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NABIRE Kondo Korani; Suryati Mangallo; Suardiman Dayadi; Yully Tappi; Ronald Manibuy; Yulianti Mangallo; Dorlince Senandi; Refly J Umpel; Johanis Dimara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7954

Abstract

Pembelajaran matematika di Indonesia, khususnya di Kabupaten Nabire, masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Salah satu faktor utama adalah kurangnya pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang efektif dari para guru sekolah dasar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan guru sekolah dasar di Kabupaten Nabire untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire melalui pelatihan dan pendampingan guru. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar guru sekolah dasar di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan langsung kepada guru-guru sekolah dasar dengan menggunakan metode yang interaktif dan partisipatif. Pelatihan tersebut dilakukan dalam beberapa sesi dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Selain itu, dilakukan juga pendampingan kepada guru-guru dalam penerapan strategi pembelajaran yang telah dipelajari dalam pelatihan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru mereka. Guru-guru juga mengalami peningkatan dalam pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang lebih baik. Dukungan yang komprehensif dari semua pihak terkait, seperti pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, juga berperan penting dalam keberhasilan program ini