Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

WORKSHOP PEMBUATAN ALAT PERAGA MATEMATIKA UNTUK GURU DI SMA NEGERI 1 NABIRE Yully Tappi; Kondo Korani; Yulianti Mangallo; Suardiman Dayadi
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 6: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 1 Nabire menjadi salah satu tantangan yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep siswa. Pengabdian ini difokuskan pada pelaksanaan workshop pembuatan alat peraga matematika bagi guru-guru sebagai solusi peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana yang relevan dengan materi ajar. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan demonstratif dengan melibatkan guru-guru matematika sebagai peserta aktif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para guru sangat antusias mengikuti kegiatan, mampu menghasilkan berbagai alat peraga yang kreatif, dan memiliki motivasi tinggi untuk mengintegrasikan alat peraga ke dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kompetensi pedagogik guru serta mendukung implementasi pembelajaran aktif di sekolah
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NABIRE Kondo Korani; Suryati Mangallo; Suardiman Dayadi; Yully Tappi; Ronald Manibuy; Yulianti Mangallo; Dorlince Senandi; Refly J Umpel; Johanis Dimara
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i1.7954

Abstract

Pembelajaran matematika di Indonesia, khususnya di Kabupaten Nabire, masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Salah satu faktor utama adalah kurangnya pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang efektif dari para guru sekolah dasar. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pelatihan dan pendampingan guru sekolah dasar di Kabupaten Nabire untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Tujuan utama pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire melalui pelatihan dan pendampingan guru. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar guru sekolah dasar di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan langsung kepada guru-guru sekolah dasar dengan menggunakan metode yang interaktif dan partisipatif. Pelatihan tersebut dilakukan dalam beberapa sesi dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan guru. Selain itu, dilakukan juga pendampingan kepada guru-guru dalam penerapan strategi pembelajaran yang telah dipelajari dalam pelatihan, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi matematika siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru mereka. Guru-guru juga mengalami peningkatan dalam pemahaman konsep matematika dan keterampilan mengajar yang lebih baik. Dukungan yang komprehensif dari semua pihak terkait, seperti pemerintah daerah, sekolah, guru, dan orang tua, juga berperan penting dalam keberhasilan program ini
MAKNA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BAGI SISWA SD YPK I.S KIJNE WADIO Dominggus Paulus Situru; Jermanto Subeno Lasamahu; Winda Woro Mahmudah; Yully Tappi; Refly J Umpel; Yulianti Mangallo
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 5 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa. Pembelajaran kontekstual dipandang penting karena mampu menjembatani materi pelajaran dengan pengalaman sehari-hari siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa di SD YPK I.S Kijne Wadio. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dimaknai siswa sebagai pembelajaran yang mudah dipahami karena dekat dengan kehidupan mereka. Penerapan pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan membantu mereka memahami konsep secara lebih bermakna. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual berperan penting dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar dan dapat menjadi solusi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas.