Mahmudah, Nadia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Muatan IPA Menggunakan Model Bantu di Sekolah Dasar Mahmudah, Nadia; Amberansyah, Amberansyah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8642

Abstract

Permasalahn dalam temuan adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar pada pembelajaran IPA. Bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis aktivitas, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. Metode penelitian menggunakan PTK. Subjek penelitian siswa kelas V SDN Kelayan Timur 6 Banjarmasin sebanyak 4 kali pertemuan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis ditampilkan dengan tabel, grafik, dan interprestasi dengan presentase. Hasil ini memperlihatkan kalau aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapat skor 25, hingga meningkat pada pertemuan 4 memperoleh skor 32. Aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 persentase 43%, sampai pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Adapun keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Sehingga aktivitas guru, aktivitas peserta didik, keteramilan berpikir kritis, dan hasil belajar dalam melaksanakan pembelajaran IPA menggunakan model BANTU dapat terlaksana dengan baik dan meningkat pada setiap pertemuannya
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Muatan IPA Menggunakan Model Bantu di Sekolah Dasar Mahmudah, Nadia; Amberansyah, Amberansyah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8642

Abstract

Permasalahn dalam temuan adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar pada pembelajaran IPA. Bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis aktivitas, kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. Metode penelitian menggunakan PTK. Subjek penelitian siswa kelas V SDN Kelayan Timur 6 Banjarmasin sebanyak 4 kali pertemuan. Analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis ditampilkan dengan tabel, grafik, dan interprestasi dengan presentase. Hasil ini memperlihatkan kalau aktivitas guru pada pertemuan 1 mendapat skor 25, hingga meningkat pada pertemuan 4 memperoleh skor 32. Aktivitas peserta didik pada pertemuan 1 persentase 43%, sampai pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Adapun keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase 100%. Sehingga aktivitas guru, aktivitas peserta didik, keteramilan berpikir kritis, dan hasil belajar dalam melaksanakan pembelajaran IPA menggunakan model BANTU dapat terlaksana dengan baik dan meningkat pada setiap pertemuannya
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MURID PADA MUATAN IPAS MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS III SDN MELAYU 2 BANJARMASIN Rusmansyah; Ilham, Muhammad; Fauzan Lavionda Arsyad, Muhammad; Nur Azizah, Wafa; Hasanah, Nidaul; Mahmudah, Nadia; Ruspina Putri, Nanda; Ruhama, Siti; Sahryda; Almayanti Yedida, Yetri; Yulianti, Vina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51827

Abstract

This study was motivated by the low levels of critical thinking skills and learning outcomes among third-grade students in the IPAS subject at SDN Melayu 2 Banjarmasin. The purpose of this study was to describe student activities, improvements in critical thinking skills, and student learning outcomes through the implementation of the Problem-Based Learning model. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted over four sessions. The research subjects were 17 students in third-grade class B at SDN Melayu 2 Banjarmasin. Data analysis was conducted using descriptive qualitative and quantitative methods by comparing the results across each session. The results showed that student activity increased from 38% in session 1 to 82% in session 4. Students’ critical thinking skills also improved from 39% (meeting the “Some Students Proficient” criterion) to 82% (meeting the “Almost All Students Proficient” criterion). Student learning outcomes improved: cognitive mastery increased from 40% to 82%, affective mastery increased from 42% to 88%, and psychomotor mastery increased from 38% to 88%. Based on these results, it can be concluded that the implementation of the Problem-Based Learning model can improve learning activities, critical thinking skills, and learning outcomes in IPAS for third-grade students at SDN Melayu 2 Banjarmasin.