Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Knowledge of Basic Life Support (BLS) for High School Students Ndruru, Anita; Sitindaon, Sry Rumondang; Mendrofa, Deskrisman Stefan
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal EduHealt, Edition July - September , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BLS is a first aid measure for victims who experience cardiac arrest and respiratory arrest. This includes identifying the person in cardiac arrest, calling an ambulance and performing cardiopulmonary resuscitation, and being able to use an Automated External Defibrillator (AED) to assist the victim. Knowledge of Basic Life Support (BLS) is very important for high school students as an effort to improve preparedness in dealing with emergency conditions. The purpose of this study to determine the overview of high school students knowledge about BLS. The method used is descriptive survey with cross sectional approach. Data collection was obtained through the distribution of questionnaires to 36 samples of SMA Era Utama. The results found that the average knowledge of SMA Era Utama about BLS is as much as 39.02. So in this case, the majority of SMA Era Utama do not know about basic life support (BLS). This study suggests the need for greater integration of BLS at the high school level and increased access to practical training for students to improve their preparedness for emergency situations, especially in victims of cardiac arrest.
“SADARIku, Aku Cinta Diri!”: Edukasi Remaja Deteksi Dini Kanker Payudara Sitindaon, Sry Rumondang; Sinabariba, Merlina; Pakpahan, Rotua Elvina; Mendrofa, Deskrisman Stefan; Ndruru, Anita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah masa peralihan menuju dewasa, dimulai dari perubahan fisik dan psikologis. Remaja umumnya kurang memiliki sikap untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular seperti kanker payudara. Kejadian kanker payudara yang tinggi sering kali berujung pada kematian. Namun, jika tanda dan gejala kanker payudara dapat ditemukan sedini mungkin, maka peluang kesembuhan akan semakin besar. Salah satu cara efektif untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), terutama pada remaja dan wanita memasuki usia reproduksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran remaja untuk melakukan pemeriksaan SADARI secara teratur setiap bulan, sehingga dapat meminimalkan risiko kanker payudara dan menurunkan angka kejadiannya. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi teknik SADARI kepada remaja. Keberhasilan kegiatan ini diukur dari kemampuan remaja untuk melakukan pemeriksaan SADARI dengan benar setelah mengikuti penyuluhan dan demonstrasi. Hasil: Remaja telah memahami dan menguasai pemeriksaan cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan baik. Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan telah meningkatkan kemampuan remaja dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara. Dengan demikian, diharapkan risiko kanker payudara dapat ditekan dan tingkat kesembuhan meningkat