Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Kreativitas Seni Rupa Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Usia 5-6 Tahun Tatu Rohamah, Tatu Rohamah; Ine Nirmala, Ine Nirmala; Feronica Eka Putri, Feronica Eka Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1425

Abstract

Kreativitas anak penting untuk dikembangkan melalui aktivitas pembelajaran dan bermain. Montase menjadi salah satu aktivitas yang dapat membantu anak mengembangkan kreativitas seni rupa pada anak. Penelitian ini bertujuan menganalisa dan mendeskripsikan peningkatan kreativitas seni rupa melalui kegiatan montase pada anak usia 5-6 tahun. Pendekatan penelitian menggunakan Classroom Research melibatkan 11 anak usia 5-6 pada kelompok B Pos Paud Kasih Ibu masih. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan tes kreativitas anak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantittatif. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap pra-siklus secara klasikal rata-rata kretaivitas seni rupa 1,66 dengan prosentase (41,48%) menunjukkan kreativitas seni rupa anak mulai berkembang. Pada siklus I pencapaian kreativitas seni rupa anak melalui kegiatan montase secara klasikal berada pada rata-rata 2,57 dengan prosentase (64,20%) menunjukkan kreativitas seni rupa anak berkembang sesuai harapan (BSH). Dan Pada silus II. pencapaian kreativitas seni rupa anak melalui kegiatan montase secara klasikal berada pada rata-rata 3,57 dengan prosentase (89,20%) menunjukkan kreativitas seni rupa anak berkembang sangat baik (BSB). Dengan demikian kegiatan montase efektif meningkatkan kreativitas seni rupa anak usia 5-6 tahun pada kelompok B Pos Paud Kasih Ibu Karawang.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR LOGIS MELALUI MEDIA CELEMEK PINTAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK MUTIARA BANGSA KABUPATEN BEKASI Desty Fitriana Putri; Ine Nirmala; Nur rochimah
Media Bina Ilmiah Vol. 20 No. 1: Agustus 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses dan hasil pembelajaran anak usia 5-6 tahun di TK Mutiara Bangsa Kabupaten Bekasi melalui media Celemek Pintar dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis dengan jumlah sampel penelitian yaitu 12 siswa dikelas B TK Mutiara Bangsa Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi tindakan, perencanaan, pengamatan, dan evaluasi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan siklus I enam kali pertemuan dan siklus II empat kali pertemuan. Dalam kedia siklus ini, analisis data dilakukan dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dilakukan dengan melihat data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan melalui statistik deskriptif dengan membandingkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan Kemampuan Berpikir Logis dibuktikan dengan data yang diperoleh pada saat pra tindakan persentasenya mencapai 30,60% dan mengalami peningkatan sebesar 21,22% sehingga di siklus I mendapatkan skor sebesar 51,82% dan pada siklus II meningkat lagi sebesar 28,75% dengan hasil 80,57%
Improving Number Concept Recognition in 4–5 Year Old Children Through the Educational Game of Congklak at RA Al-Madinah Jakarta Trisnanti, Nidia Rahayu; Rina Syafrida; Ine Nirmala
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Early Childhood Education
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v7i2.49002

Abstract

This study aimed to examine the effect of using congklak on the ability to understand number concepts among children aged 4–5 years at RA Al-Madinah Jakarta. The research employed an experimental method with a one-group pretest-posttest design. A total of 13 children were selected using purposive sampling based on age and cognitive readiness criteria. The research instrument was a number concept ability test covering four aspects: counting objects, rote counting, associating numbers with quantities, and comparing quantities. Data analysis involved normality and linearity tests, followed by a simple linear regression analysis. The results indicated that the data were normally distributed and the relationship between variables was linear. The regression test showed a significance value (p) = 0.006 < 0.05, indicating a significant effect of the congklak game on children's number concept understanding. The coefficient of determination (R²) was 0.515, meaning that 51.5% of the variation in the dependent variable was explained by the independent variable. These findings demonstrate that congklak is an effective learning medium that supports the enhancement of children's number concept skills in a joyful and meaningful way. Therefore, traditional games such as congklak deserve to be considered as alternative instructional media in early childhood mathematics education.