p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Davar: Jurnal Teologi
Susana, Mulyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Remaja di era modern: perspektif dan strategi pastoral Sugianto, Paulus; David, Bryan; Susana, Mulyani; Stepanus, Stepanus
Davar : Jurnal Teologi Vol 5, No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v5i1.155

Abstract

ABSTRACTAdolescence is a turbulent transition period, where individuals experience significant changes in mental, emotional, social, and physical aspects. During this period, adolescents often face various problems, both caused by their own actions and by external conditions such as parental divorce. In Indonesia, common moral crises include honesty, responsibility, and discipline. Education from parents, schools, and churches plays a crucial role in accompanying adolescents. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection through interviews with adolescent mentors and literature reviews. This method aims to provide an in-depth and holistic picture of the phenomenon being studied, with researchers as the main instrument in obtaining the necessary data. The church has a responsibility to disciple each of its members, including the younger generation and adolescents. The church must be more proactive in implementing a discipleship-based curriculum and understanding the developmental needs of adolescents. Keywords: Adolescents, Modern era, Perspective, Strategy, Pastoral. ABSTRAKMasa remaja merupakan periode transisi yang penuh gejolak, di mana individu mengalami perubahan signifikan dalam aspek mental, emosional, sosial, dan fisik. Selama masa ini, remaja sering menghadapi berbagai permasalahan, baik yang disebabkan oleh tindakan mereka sendiri maupun oleh kondisi eksternal seperti perceraian orang tua. Di Indonesia, krisis moral yang umum meliputi kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin. Pendidikan dari orang tua, sekolah, dan gereja memainkan peran krusial dalam mendampingi remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan pembina remaja dan kajian literatur. Metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam dan holistik tentang fenomena yang diteliti, dengan peneliti sebagai instrumen utama dalam memperoleh data yang diperlukan. Gereja memiliki tanggung jawab untuk memuridkan setiap anggotanya, termasuk generasi muda dan remaja. Gereja harus lebih proaktif dalam menerapkan kurikulum berbasis pemuridan dan memahami kebutuhan perkembangan remaja. Kata Kunci: Remaja, Era modern, Perspektif, Strategi, Pastoral.
Peran bapa dalam keluarga di Gereja Kristen Sangkakala Indonesia jemaat Genesaret Suparyadi, Zakharia; Zebua, Faozanolo; Susana, Mulyani; Simanungkalit, Penni Ani; Saputro, Mihardo
Davar : Jurnal Teologi Vol 6, No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekola Tinggi Teologi Sangkakala Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55807/davar.v6i2.214

Abstract

ABSTRACTThe father's role in the family is a fundamental factor in shaping the family's quality, both socially, psychologically, and spiritually. However, the weakening of the father's role—often reduced to merely a breadwinner—presents a serious challenge in contemporary family life, including within the church. This study aims to empirically examine the level of understanding and implementation of the father's role in Christian families, as viewed from nine role indicators: head of the family, breadwinner, protector, role model, educator, intermediary (priest), teacher, prophet, and king. The study used a quantitative approach with a survey method of 44 respondents from the congregation of the Indonesian Sangkakala Christian Church, Gennesaret Congregation. The research instrument underwent validity and reliability tests, demonstrating valid and reliable results. The results indicate that all indicators of the father's role have a strong to very strong relationship with each other, with the role of intermediary (priest) possessing the highest influence. These findings confirm that the father's spiritual role is the primary foundation that strengthens other roles in the Christian family. This research makes an empirical contribution to the development of family theology and the practice of fathering in the church.Keywords: Role of father, Family quality, Christian family, Priest. ABSTRAKPeran bapa dalam keluarga merupakan faktor fundamental dalam pembentukan kualitas keluarga, baik secara sosial, psikologis, maupun spiritual. Namun, fenomena melemahnya fungsi ayah—yang kerap direduksi hanya sebagai pencari nafkah—menjadi tantangan serius dalam kehidupan keluarga masa kini, termasuk di lingkungan gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris tingkat pemahaman dan pelaksanaan peran bapa dalam keluarga Kristen, ditinjau dari sembilan indikator peran, yaitu sebagai kepala keluarga, pencari nafkah, pengayom, pemberi teladan, pendidik, perantara (imam), pengajar, nabi, dan raja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 44 responden jemaat Gereja Kristen Sangkakala Indonesia Jemaat Genesaret. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas yang menunjukkan hasil valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator peran bapa memiliki hubungan yang kuat hingga sangat kuat satu sama lain, dengan peran sebagai perantara (imam) menempati pengaruh tertinggi. Temuan ini menegaskan bahwa peran rohani bapa merupakan fondasi utama yang memperkuat peran-peran lainnya dalam keluarga Kristen. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan teologi keluarga dan praktik pembinaan kaum bapa di gereja.Kata kunci: Peran bapa, Kualitas keluarga, Keluarga Kristen, Imam.