Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Kognitif Dan Moral Anak Rahmawati, Suciyana
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 12 No. 3 (2024): September-Desember 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v12i3.6635

Abstract

Artikel ini dibuat bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada semua orang dengan berbagai peran. Baik yang berperan sebagai orang tua maupun guru. Tentang bahayanya penggunaan gadget pada anak usia dini. Untuk mencapai itu semua kami melakukan penelitian di sebuah sekolah TK yaitu TK ABDI BANGSA 2 dan kami melakukan kajia pustaka dengan menelaah karya ilmiah seperti buku dan jurnal. Dalam penelitian yang di lakukan kami menemukan perbedaan anak-anak dalam penggunaan gadget yaitu diantaranya : pertama ; anak yang menggunakan gadget berlebihan, kedua ; anak yang menggunakan gadget dengan batasan waktu tertentu ; Ketiga ; anak yang menggunakan gadget dengan batasan waktu tertentu yang didampingi orang tua. Perkembangan teknologi, terutama gadget, telah mengubah cara orang tua membesarkan anak. Meskipun gadget menawarkan banyak manfaat, penggunaan yang berlebihan pada anak usia dini dapat menimbulkan dampak negatif. Untuk itu, penting untuk mengatur penggunaan gadget dengan bijak, mempertimbangkan usia, waktu, kebutuhan, dan lingkungan anak. Hasil analisis diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana gadget mempengaruhi perkembangan anak terkhususnya anak usia dini dan bagaimana cara mengoptimalkan penggunaannya.
Integration of Local Wisdom Values in Early Childhood Collaborative Learning Strategies: A Study on Culture-Based Early Childhood Education Mutiara, Yolanda; Juliana, Anisa; Wulandari, Rahma; Ambarwati, Flora; Rahmawati, Suciyana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i1.15415

Abstract

This study aims to explore the integration of local wisdom values in collaborative learning strategies for early childhood education in culture-based institutions. Local wisdom values, such as cooperation, tolerance, and respect for parents, are an important part of cultural identity that can be instilled early on through a contextual and meaningful learning approach. This study uses a qualitative approach with a case study method in several early childhood education institutions that carry the concept of local culture-based education. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The study's results indicate that integrating local wisdom into collaborative learning strategies can strengthen children's social character, increase their involvement in group activities, and foster cultural awareness from an early age. The learning strategies implemented involve traditional games, folklore, and community-based activities that support cooperation and noble values. These findings recommend the importance of teacher training to understand and apply local wisdom-based learning approaches as an effort to enrich the educational process that is relevant to the child's social and cultural context
Integration of Local Wisdom Values in Early Childhood Collaborative Learning Strategies: A Study on Culture-Based Early Childhood Education Mutiara, Yolanda; Juliana, Anisa; Wulandari, Rahma; Ambarwati, Flora; Rahmawati, Suciyana
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v5i1.15415

Abstract

This study aims to explore the integration of local wisdom values in collaborative learning strategies for early childhood education in culture-based institutions. Local wisdom values, such as cooperation, tolerance, and respect for parents, are an important part of cultural identity that can be instilled early on through a contextual and meaningful learning approach. This study uses a qualitative approach with a case study method in several early childhood education institutions that carry the concept of local culture-based education. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The study's results indicate that integrating local wisdom into collaborative learning strategies can strengthen children's social character, increase their involvement in group activities, and foster cultural awareness from an early age. The learning strategies implemented involve traditional games, folklore, and community-based activities that support cooperation and noble values. These findings recommend the importance of teacher training to understand and apply local wisdom-based learning approaches as an effort to enrich the educational process that is relevant to the child's social and cultural context
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AJAR (DIGITAL BOARD) DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR ANAK USIA DINI DI TK ABDI BANGSA 2 BUMI NABUNG Dwistia, Halen; Rahmawati, Suciyana; Gustina, Tasa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5852

Abstract

Abstract: This article aims to examine the influence of the use of instructional media on early childhood learning enthusiasm, both as parents and teachers. It also addresses parenting styles in early childhood. To achieve this, we conducted research at ABDI BANGSA 2 Talang Baru Kindergarten in Bumi Nabung Village, West Abung District. We also conducted a literature review by reviewing scientific works such as books and journals. In our research, we found that early childhood children are more enthusiastic and interested in learning when a teacher uses instructional media rather than simply explaining (teacher-centered). In the independent curriculum, with its Deep Learning approach, learning has shifted to being child-centered (student-centered). Therefore, if a teacher does not follow the existing curriculum, students in the classroom will become very bored during class hours. Keywords: Media, learning, children Abstrak: Artikel ini dibuat bertujuan untuk meneliti pengaruh penggunaan media ajar yang dapat mempengaruhi semangat anak usia dini dalam belajar. Baik yang berperan sebagai orang tua maupun guru. Tentang pola asuh pada anak usia dini. Untuk mencapai itu semua kami melakukan penelitian di sebuah lembaga TK yaitu TK ABDI BANGSA 2 Talang Baru Desa Bumi Nabung Kecamatan Abung Barat. Kami juga melakukan kajian pustaka dengan menelaah karya ilmiah seperti buku dan jurnal. Dalam penelitian yang di lakukan kami menemukan bahwasannya anak-anak usia dini lebih semangat dan lebih tertarik belajar apabila seorang gurunya mengajar menggunakan media ajar dari pada hanya sekedar mengajar hanya dengan menjelaskan (teacher center). Pada kurikulum merdeka dengan pendekatan Deep Learning ini pembelajaran sudah berubah menjadi berpusat pada anak (student center). Jadi apabila seorang guru tidak mengikuti kurikulum yang ada maka para murid yang ada didalam kelas selama jam pembelajaran akan sangat merasa bosan. Kata kunci: Media, pembelajaran, anak