Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Promosi Kesehatan Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Tentang Tuberkulosis Di Wilayah RT 01 Dukuh Kembang Arum Tahun 2024 Hendrawan, Mohamad Reza; Medikawanti, Yolla Ayu; Puspita, Narawidya Dila; Pramestika, Zenanda; Wahono, Agus; Kasjono, Heru Subaris; Yulianto, Yulianto
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.484

Abstract

RT 01 Dukuh Kembang Arum, Ngemplak, Donokerto, Turi, Sleman merupakan salah satu daerah di Kabupaten Sleman, DIY, dimana tercatat terdapat 2.551 kasus TB pada tahun 2023 (Bapelkes Jogja, 2024). Berdasarkan Perpres No 67 Tahun 2021 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis dengan melakukan program promotif dan preventif. Maka dilakukan kegiatan promotif tentang edukasi tuberculosis. Dengan meningkatkan pengetahuan tentang cara penularan dan pencegahan TB, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dan orang lain. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan poster dan leaflet di salah satu pendopo rumah warga RT 01 Dukuh Kembang Arum, Ngemplak, Donokerto, Turi, Sleman. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Sum Test menghasilkan nilai p sebesar 0,001<0,05 yang berarti terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan secara signifikan. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Sum Test menghasilkan nilai p sebesar 0,012<0,05 yang berarti terjadi peningkatan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pada responden terhadap pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan tentang tuberculosis dan terdapat perubahan yang signifikan pada responden terhadap sikap masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan promosi kesehatan tentang tuberculosis.
Implementasi Pembuatan POTAS (Pot Kain Bekas) di Dusun Dukuh Kabupaten Sleman Annisa, Kholifatun; Pramestika, Zenanda; Puspita, Narawidya Dila; Lathifah, Kiki Nurul; Khoirudin, M.Faqih; Prasetyawati, Nars Dyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i2.134

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang menerapkan pembangunan kesehatan. Salah satu upaya pembangunan kesehatan yakni upaya kesehatan lingkungan. Upaya kesehatan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu upaya kesehatan lingkungan yang dilakukan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Yogyakarta melalui program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Dusun Dukuh, Kalurahan Tridadi Sleman dalam rangka mewujudkan kualitas masyarakat yang lebih sehat baik fisik, kimia, biologi maupun social adalah dengan pembuatan POTAS (Pot Kain Bekas). Tujuan dari pembuatan POTAS ini adalah menciptakan barang guna dari barang yang sudah tidak terpakai sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan membantu upaya pemerintah dalam merealisasikan lingkungan yang bersih dan indah. Hasil dari kegiatan ini adalah produk Pot Kain yang bernilai guna serta ilmu yang bermanfaat bagi Ibu PKK dalam pemanfaatan limbah kain bekas.
Efektivitas Media Penyuluhan dengan Leaflet dan Ceramah untuk Peningkatan Pengetahuan Higiene Sanitasi Karyawan Restoran Grafika 2025 Pramestika, Zenanda; Narto; Sri Haryanti; Chairul Amri
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.120

Abstract

Penjamah makanan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan. Kurangnya pengetahuan tentang higiene dan sanitasi dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan yang memberikan dasar hukum untuk penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah pengamanan makanan dan minuman, yang melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar kualitas. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Mengetahui efektivitas media penyuluhan berupa leaflet dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene sanitasi Karyawan Restoran Grafika Kalasan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan Non-Equivalent Control Group. Sampel terdiri dari 50 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (leaflet) dan kelompok kontrol (ceramah). Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Kelompok leaflet mengalami peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 21,4 poin (27,65%), sedangkan kelompok ceramah meningkat sebesar 9,8 poin (12,31%). Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dengan media leaflet terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Media leaflet lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene dan sanitasi pada penjamah makanan.