Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksplorasi Teknik Makrame dan Pita Satin Pada Busana Casual Sebagai Ekspresi Diri A. Nur Maida; St. Aisyah; Hartina
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Busana casual bagian dari aksen yang memancarkan gaya dan kesan modis dengan sentuhan eksplorasi menyatukan estetika tradisional dengan sentuhan modern mencerminkan identitas seseorang dalam menunjukkan ekspresi diri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen rekayasa yang bertujuan untuk mengaplikasikan teknik makrame dan pita satin dalam busana casual untuk mengekspresi diri di bidang fashion. Penelitian ini menggunakan metode penelitian perancangan, pengembangan, focus groupd discucion (fgd), dokumentasi dan angket dengan jumlah panelis 20 orang. Teknik analisis data dengan presentasi dan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksporasi teknik makrame dengan menggunakan pita satin pada busana casual mulai proses pembuatan sampai hasil jadi sebuah busana casual dapat memenuhi pendapat panelis dengan menunjukkan bahwa hasil presentasi dan skala likert berada pada kategori baik dan sangat baik mulai dari pengaplikasian teknik makrame dengan menggunakan pita satin. Berdasarkan pemilihan desain busana casual dengan teknik makrame berada pada kategori 91.25 %, keserasian warna pada desain busana kasual dengan teknik makrame, kategori 90% perpaduan bahan dengan teknik makrame berada pada 83,75 %, penempatan teknik makrame, 93.75% pemilihan motif makrame berada di 90%, penerapan teknik makrame dan pita satin 85 %, penyelesaian secara keseluruhan/ total look 85%. Hal ini menunjukan bahwa tanggapan responden secara keseluruhan terletak pada kategori sangat baik sehingga disimpulkan bahwa hasil integrasi teknik makrame dengan pita satin dapat menjadi produk fashion yang estetis dan fungsional untuk memenuhi keinginan akan terciptanya feminitas.sehingga makrame pada busana kasual, pakaian tidak hanya sekadar fungsional, tetapi juga mencerminkan kepribadian dan gaya individu yang mengenakannya.
The Influence of the False Eyelash Sewing Technique in Party Makeup on the Self-Identity Formation of Makeup Students A. Nur Maida; Izmi Burhanuddin; Annisa Putri; Novia Restu Windayani
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 2, May (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i2.8025

Abstract

Look beautiful with false eyelashes is part of facial appearance. This research is quantitative descriptive which aims to find out 1. Characteristics of false eyelashes with sewing techniques in party makeup by Makeup students. 2. Factors influencing false eyelashes with sewing techniques with self-identity formation. 3. The effect of false eyelashes with sewing techniques on students' self-identity. The research uses quantitative descriptive with case study approach on 5 models and 30 respondents through observation, interviews, documentation and score sheets. Data analysis uses frequency distribution, percentage, mean, and standard deviation. Results showed (1) using 2-3 thin false eyelashes with sewing technique takes 15 seconds for natural, voluminous appearance in four models, while one model required 30 minutes due to sensitive eyes. The technique produces proportional appearance and lasts in various temperatures; (2) influencing factors include internal factors (willingness, interest, motivation, student effort) contributing 60%, and external factors (environment, social media, criticism) contributing 40% (3) false eyelashes with sewing technique influences students' self-identity through self-confidence (33%), professional attitude (29%), social recognition (21%), and personality (17%). Usage levels per respondents' scores: low category (16-17) 5 people (16.67%), medium category (18-19) 10 people (33.33%), high category (20) 15 people (50%). Statistical analysis shows minimum score 16, maximum 20, mean 18.83, standard deviation 1.29. The use of false eyelashes with sewing techniques received positive response and became important for visual identity and professional makeup students.