Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pentingnya Kepemimpinan dalam Manajemen: Membangun Tim Bisnis yang Berkelanjutan (Studi Kasus Kopi Kenangan di Kota Medan) Farisah Keke Nola Padang; Zultoni Lubis; Mulia A Sura; Uswatun Hasanah; Fadli Endi Tama; M. Fikri Tanjung
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): Februari-Mei 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i1.668

Abstract

Kepemimpinan efektif memainkan peran penting dalam membangun tim bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi peran kepemimpinan dalam memotivasi, mengarahkan, dan memberdayakan sumber daya manusia melalui studi kasus pada waralaba Kopi Kenangan di Medan. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara terhadap manajer, barista senior, dan staf administrasi sebagai teknik utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis yang fleksibel mendorong keterlibatan tim dalam pengambilan keputusan dan menciptakan lingkungan kerja inklusif. Selain itu, program pengembangan karyawan seperti "Barista Academy" berhasil meningkatkan motivasi dan keterampilan anggota tim. Namun, tingkat turnover karyawan yang tinggi tetap menjadi tantangan signifikan. Studi ini menekankan pentingnya strategi kepemimpinan berbasis pemberdayaan, komunikasi efektif, dan pelatihan berkelanjutan untuk menciptakan tim yang solid serta mendukung keberlanjutan bisnis.
ANALISIS STRATEGI MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK DI SEKTOR MANUFAKTUR PADA SITUASI KRISIS GLOBAL M. Darul Aswad Saragih; Fadli Endi Tama; M. Fikri Tanjung; Dimas Ardika; Naufal Ramadhan; Arsyadona
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 7 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v6i6.10071

Abstract

Manajemen risiko dalam rantai pasok sektor manufaktur semakin penting di tengah krisis global, seperti pandemi COVID-19, yang menunjukkan kerentanan sistem yang ada. Penelitian ini menganalisis strategi manajemen risiko untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok dengan menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dari 39 artikel yang diterbitkan antara 2014 hingga 2024. Hasil menunjukkan strategi kunci, termasuk diversifikasi pemasok, adopsi teknologi digital, keterlibatan pemangku kepentingan, dan penerapan strategi mitigasi berbasis risiko. Diversifikasi pemasok mengurangi ketergantungan, sedangkan teknologi digital meningkatkan visibilitas rantai pasok. Keterlibatan pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi dan responsivitas, sementara strategi mitigasi berbasis risiko memungkinkan identifikasi dan respons proaktif terhadap risiko. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan, tetapi juga membuka peluang untuk inovasi dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi manajemen risiko yang lebih efektif di masa depan. Kata Kunci: Manajemen Risiko, Rantai Pasok, Ketahanan
Optimalisasi Budidaya Madu sebagai Alternatif Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Sukandebi Kabupaten Karo Muzkiati Muzkiati; M. Fikri Tanjung; Rushel Hardi; Abdul Haris Veriyadna; Ira Suryani
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i4.3290

Abstract

Suka Ndebi Village, Naman Teran District, Karo Regency, is a village located in the highlands at the foot of Mount Sinabung. Although 88% of its residents work as farmers, not all residents own their own agricultural land. It was recorded that 25% of the residents do not own their own land and work as salaried farmers, so the community’s economic level is classified as lower-middle class. Through the Community Service Program (KKN), the team discovered another untapped economic potential: honey bee cultivation. One villager has successfully cultivated honey independently and shown quite promising results. This Prompted the KKN team to conduct observations and analysis regarding the potential for developing honey cultivation as an alternative or additional source of income for the village community. This study aims to explore the extent to which honey cultivation can be a sustainable economic solution amidst limited agricultural land ownership. The methods used included field observations, interviews with residents and village officials, and literature review related to honey cultivation.