Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Bahasa Inggris Najich, Muhammad Ali; Rahman, Diniy Hidayatur; Atmoko, Adi; Kaserero, Shubby; Dewanti, Septinda Rima
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : State Islamic University (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/pamomong.v5i2.2211

Abstract

Social anxiety is common among high school students, impacting their development. This study examines students social anxiety prevalence in Malang, Indonesia. Using a quantitative descriptive survey method, data were collected from 346 students through cluster random sampling. A social anxiety scale based on La Grace's theory was employed to explore in which aspect students social anxiety. The survey revealed that beliefs in negative assessments (37%) were the highest, followed by social avoidance of new situations (36%) and general social avoidance (27%). Overall, social anxiety in this group is moderate. This study discuss that embedding Islamic and cultural values to address student’s social anxiety may provide effective support for Guidance and Counseling services. Future research should investigate specific values for interventions and consider longitudinal studies to understand their long-term effects.
The contribution of self-efficacy, self-esteem, social support, and self-concept to social anxiety of high school students in Malang city Najich, Muhammad Ali; Rahman, Diniy Hidayatur; Atmoko, Adi; Setiyani, Oktafiana Dwi; Elsanadia, Oktolita
ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Vol. 5 No. 2 (2024): ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/progcouns.v5i2.76243

Abstract

Social anxiety has emerged as a prominent topic in mental health, particularly among high school students. This condition can arise due to concerns about making new friends and past experiences. This study aimed to examine the relationship between the following variables: (1) self-efficacy and social anxiety, (2) self-esteem and social anxiety, (3) social support and social anxiety, (4) self-concept and social anxiety, (5) the effect of self-efficacy on social anxiety through self-concept, (6) the effect of self-esteem on social anxiety through self-concept, and (7) the effect of social support on social anxiety through self-concept. This study employed a non-experimental, correlational design. The sample included 346 high school students in Malang City, selected through a cluster random sampling technique. Data collection utilized five instruments: the Social Anxiety Scale, General Self-Efficacy Scale (GSES), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), and Personal Self-Concept Scale (PSC). Path analysis was used to analyze the data. The results indicated that all paths had significance values below 0.05, suggesting that all hypothesized paths were significant. The findings of this study highlight the importance of counsellor guidance and counselling services in providing personalized coping strategies and emotional support to help students manage social anxiety effectively. For future researchers, these results may serve as a valuable resource, with a recommendation to explore additional variables affecting social anxiety and to expand the scope of the study area.
ANALISIS KESEJAHTERAAN SISWA BERDASARKAN PRESPEKTIF PSIKOLOGI POSITIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH Najich, Muhammad Ali; Pratama, Khabib Fajar
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 4, No 2 (2025): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v4i2.15858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan psikologis siswa berdasarkan perspektif psikologi positif dengan menggunakan pendekatan model PERMA (Positive Emotion, Engagement, Relationships, Meaning, dan Accomplishment) di lingkungan sekolah. Kesejahteraan siswa menjadi aspek penting dalam mendukung proses pembelajaran yang optimal, oleh karena itu diperlukan pemetaan aspek-aspek psikologis yang membentuk kebahagiaan dan fungsi optimal siswa di sekolah. Penelitian ini dilakukan pada 192 siswa SMAN 1 Taman dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala PERMA yang disusun berdasarkan indikator yang dikembangkan oleh Martin Seligman (2011). Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dari setiap dimensi PERMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima dimensi kesejahteraan, Relationships (rata-rata 4,2) dan Accomplishment (rata-rata 4,0) berada pada kategori tinggi, sedangkan tiga dimensi lainnya yaitu Engagement (3,9), Positive Emotion (3,8), dan Meaning (3,5) berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki hubungan sosial yang kuat dan pencapaian diri yang memadai, namun masih memerlukan penguatan dalam hal makna hidup, emosi positif, dan keterlibatan dalam aktivitas sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program intervensi psikologi positif di sekolah, seperti pembelajaran bermakna dan pelatihan kesejahteraan emosional untuk meningkatkan dimensi PERMA yang belum optimal. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan holistik siswa.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL MODEL PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) UNTUK IDENTIFIKASI KARIER SISWA KELAS X Najich, Muhammad Ali
ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling Vol. 6 No. 2 (2025): Rosyada: Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/rosyada.v6i2.10976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal berbasis Project-Based Learning (PjBL) dalam membantu siswa kelas X SMA Negeri 1 Taman mengidentifikasi potensi, minat, dan bakat karier mereka. Menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) dalam dua siklus, penelitian melibatkan 32 siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap potensi diri dan perencanaan karier. Pada siklus pertama, siswa mulai mengenali minat dan menyusun rencana sederhana, sementara pada siklus kedua, mereka mampu mengaitkan minat dan bakat dengan pilihan studi lanjut serta profesi. Peningkatan juga terlihat dari skor angket identifikasi diri dan tanggapan positif siswa terhadap metode PjBL. Dengan demikian, pendekatan ini efektif untuk mendukung perencanaan karier siswa di jenjang menengah.
ANALISIS KESEJAHTERAAN SISWA BERDASARKAN PRESPEKTIF PSIKOLOGI POSITIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH Najich, Muhammad Ali; Pratama, Khabib Fajar
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v4i2.15858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan psikologis siswa berdasarkan perspektif psikologi positif dengan menggunakan pendekatan model PERMA (Positive Emotion, Engagement, Relationships, Meaning, dan Accomplishment) di lingkungan sekolah. Kesejahteraan siswa menjadi aspek penting dalam mendukung proses pembelajaran yang optimal, oleh karena itu diperlukan pemetaan aspek-aspek psikologis yang membentuk kebahagiaan dan fungsi optimal siswa di sekolah. Penelitian ini dilakukan pada 192 siswa SMAN 1 Taman dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala PERMA yang disusun berdasarkan indikator yang dikembangkan oleh Martin Seligman (2011). Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dari setiap dimensi PERMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima dimensi kesejahteraan, Relationships (rata-rata 4,2) dan Accomplishment (rata-rata 4,0) berada pada kategori tinggi, sedangkan tiga dimensi lainnya yaitu Engagement (3,9), Positive Emotion (3,8), dan Meaning (3,5) berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki hubungan sosial yang kuat dan pencapaian diri yang memadai, namun masih memerlukan penguatan dalam hal makna hidup, emosi positif, dan keterlibatan dalam aktivitas sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penerapan program intervensi psikologi positif di sekolah, seperti pembelajaran bermakna dan pelatihan kesejahteraan emosional untuk meningkatkan dimensi PERMA yang belum optimal. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kesejahteraan holistik siswa.