Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

REDUCING THE NUMBER OF SMOKING THROUGH HEALTH EDUCATION AND SEFT THERAPY IN THE PADUKUHAN KARANGSARI Fajarina Lathu Asmarani; Endang Nurul Syafitri; Ametkabal K. Luturmas
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 10 No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v10i01.717

Abstract

There is a tendency to start smoking at a younger age. The number of teenage smokers in the world is 30%. In Indonesia, smokers aged 10-18 are 9.1%. In Yogyakarta, 1129 male students were smokers. Karangsari Padukuhan shows 27.5% of teenagers smoking. There is a lot of evidence that shows the bad effects of smoking so that it requires intervention. Interventions that can be given are to provide health education about the dangers of smoking and SEFT therapy. This research method is quasy experimental quantitative research. This research was conducted in Karangsari Elementary School. The data collection time is October, 2022. The sample in this study was selected from an affordable population using the purposive sampling method. The number of samples studied in this study was 30 adolescents. The measuring instrument uses the questionnaire. Data analysis using Wilcoxon. The average number of cigarettes per day is 4.3. After giving the intervention showed 3.43. The value of α shows 0.000, which means that there is an effect of providing health education about the dangers of smoking and SEFT therapy with the number of cigarettes daily. The conclusion of this study is that health education and SEFT therapy are scientifically proven to reduce the number of cigarettes
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSI DI BPSTW YOGYAKARTA UNIT ABIYOSO Pulqueria Lay Ximenes; Endang Nurul Syafitri; Thomas Aquino Erjinyuare Amigo
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 3 No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v3i2.30

Abstract

Latar Belakang:Meningkatnya derajat kesehatan dan kesejahteraan penduduk akan berpengaruh pada peningkatan umur harapan hidup. UHH di Indonesiameningkat menjadi 69,43 tahun pada tahun 2010 dan tahun 2011 UHH meningkat menjadi 69,65 tahun. UHH dan jumlah Lansia yang meningkat, mencerminkan perbaikan kesehatan salah perbaikan kesehatan bagi lansia dengan pemeliharaan tidur. 34,3% lansia mengalami sulit tidur. Hasil wawancara pada sembilan lansia di BPSTW Yogyakarta Unit Abiyoso mengatakan sering terbangun dimalam hari. Masalah kualitas tidur pada lansia dapat diatasi dengan pemberian terapi musik. Terapi musik sebagai salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tidur. Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik terhadap kualitas tidur pada lansia di BPSTW Yogyakarta unit Abiyoso. Metode Penelitian : Metode yang digunakan quasi experimentdengan rancangan penelitian pre test dan post testnonequevalen control group. Teknik sampling menggunakan convenience samplingjumlah 20 lansia setiap kelompok. menggunakan analisa independent T-test untuk kelompok intervensi dan kontrol dan paired testuntuk sebelum dan setelah terapi musik. Hasil:skor kualitas tidur pada kelompok kontrol sebelum dan setelah diberikan perlakuan yaitu 8,30 dan 9,15. Skor kualitas tidur pada kelompok intervensi sebelum dan setelah diberikan perlakuan yaitu 8,55 dan 4,30 dengan p value0,000. Kesimpulan: Ada pengaruh terapi musik terhadap kualitas tidur pada lansia di BPSTW Yogyakarta unit Abiyoso pada kelompok intervensi tetapi, pada kelompok kontrol tidak ada pengaruh. Kata kunci :Kualitas tidur, lansia, terapi musik.