Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KONTEN BAGAIMANA BERITA VIRAL DI “X” MENGGIRING OPINI PUBLIK PADA MAHASISWA JURNALISTIK: STUDI KASUS GUS MIFTAH Rudhani, Goenersya Haidar; Septika , Ghina; Hasibuan , Dini Amalia; Chairina, Chairina
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 7 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Konten Bagaimana Berita Viral di “X” Menggiring Opini Publik Pada Mahasiswa Jurnalistik: Studi Kasus Gus Miftah” (Studi Deskriptif Kualitatif Motif Penggunaan Sosial Media “X” Dalam Mencari Sumber Berita Gus Miftah Pada Mahasiswa/I Jurnalistik Uin Sumatera Utara). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media sosial “X” yang memuat berita viral mengenai Gus Miftah pada kalangan mahasiswa Jurnalistik di UIN Sunatera Utara dan untuk mendeskripsikan kebutuhan berita viral mahasiswa/I dalam mengakses berita tersebut. Paradigma penelitian adalah konstruktivisme. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi, new media, teori kebutuhan, teori uses and gratifications, dan jejaring sosial. Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah dua orang mahasiswa/I UIN Sumatera Utara yang mengikuti kasus Gus Miftah di Twitter (X) dan tiga opini publik dari netizen mengenai kasus Gus Miftah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menunjukkan berita Gus Miftah yang viral di “X” sehingga menggiring opini publik ke persepsi negative dengan konten yang banyak diunggah khalayak.
The Transformation of the Colonial Press System into the Modern Era: A Qualitative Approach to the Role of the Media in Social Change Jambak, Susanti; Rudhani, Goenersya Haidar; Syahril Manurung, Afwan; Saragih, Yoserizal
Komunika Vol. 21 No. 02 (2025): Mass Communication, Public Communication and Interpersonal Communication
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v1i1.21626

Abstract

Transformasi sistem pers dari era kolonial menuju era modern merupakan salah satu aspek penting dalam perubahan sosial yang terjadi di Indonesia. Sejarah perkembangan pers di Indonesia tidak hanya mencatat bagaimana media berkembang dalam menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana media berfungsi sebagai alat perjuangan dalam mengubah struktur sosial dan politik masyarakat. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji peran media dalam perubahan sosial selama transisi dari masa kolonial ke pasca-kolonial. Dengan memanfaatkan analisis historis dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang menggerakkan transformasi sosial di Indonesia. Proses ini melibatkan pergeseran dari media yang dikontrol kolonial menuju media yang lebih bebas, demokratis, dan berfungsi sebagai alat kritik terhadap pemerintah serta pembentukan identitas sosial dan politik masyarakat Indonesia yang lebih inklusif.
The Role of TVRI in Maintaining Interreligious Harmony (An Analytical Study at the Faculty of Social Sciences, State Islamic University of North Sumatra) Hasibuan, Dini Amalia; Shila, Nadia Frety; Rudhani, Goenersya Haidar; Sazali, Hasan
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 12 (2026): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18203870

Abstract

This study aims to analyze the role of TVRI in maintaining interreligious harmony in Indonesia. As a public broadcasting institution, TVRI is expected to play a strategic role in building and preserving harmony among religious communities within a multicultural society. The results show that TVRI has actively presented programs that emphasize the values of diversity and interreligious tolerance. These programs include coverage of religious activities from various denominations, interfaith dialogues, and educational broadcasts that encourage mutual understanding among religious communities. In addition, TVRI provides space for the representation of all religions present in Indonesia. However, there are several limitations in TVRI’s role, such as the limited duration of coverage related to religious diversity compared to other news coverage, which may cause some audiences to be less interested in watching these broadcasts for extended periods. Furthermore, some programs may lack depth in addressing more complex issues of religious diversity. Therefore, improvements in both the quality and quantity of such programs are needed so that TVRI can be more effective in maintaining interreligious harmony. This study concludes that TVRI plays a significant role in maintaining interreligious harmony in Indonesia.