Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI INOVASI PRODUK DALAM MENINGKATKAN MAKSIMISASI PANGSA PASAR PADA AYAM PENYET ANDALIMAN 63 Putri Patricia Sitinjak; Gita Purba; Mario; Ainun Mardhiyah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i4.8955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovasi produk yang diterapkan dalam usaha Ayam Penyet Andaliman 63 untuk memaksimalkan pangsa pasar di industri kuliner lokal yang berada di daerah Medan, Padang Bulan. Ayam Penyet Andaliman 63 adalah perusahaan dengan kategori Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang food and bevarage. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Strategi bisnis dilakukan dengan menganalisa Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT). Fokus utama penelitian adalah bagaimana penggunaan bumbu Andaliman, rempah khas dari Sumatera Utara, sebagai inovasi lokal dapat menjadi faktor pembeda yang meningkatkan daya tarik konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan karyawan dan pelanggan serta observasi langsung di tempat usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi inovasi produk dengan menonjolkan keunikan rasa Andaliman berhasil menarik segmen pasar baru, terutama konsumen yang mencari variasi kuliner tradisional dengan cita rasa autentik. Selain itu, inovasi ini juga meningkatkan loyalitas pelanggan dan memperkuat citra merek sebagai penyedia makanan khas yang eksklusif. Penelitian ini merekomendasikan agar Ayam Penyet Andaliman 63 terus mengembangkan inovasi produk dan strategi pemasaran yang lebih agresif untuk memaksimalkan pangsa pasar yang lebih luas. Kesimpulannya, inovasi produk berbasis lokal tidak hanya mampu meningkatkan daya saing, tetapi juga memainkan peran penting dalam memaksimalkan pertumbuhan pangsa pasar di industri kuliner.
Memahami Keputusan Pembelian Produk Sunscreen Azarine: Peran Pemasaran Influencer dan Citra Merek pada Mahasiswa Kota Medan Sihotang, Anindya Windy; Greasia Oriza Sitio; Putri Patricia Sitinjak; Onan Marakali Siregar; Yossie Rossanty
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2025): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i1.5776

Abstract

The purpose of this research is to learn how certain students in Medan City are influenced to buy Azarine sunscreen products by influencer marketing and brand image. More and more people, particularly students, are realizing the need of preventing sun damage to their skin, therefore sunscreen solutions have quickly become an integral part of skin care regimens. Researchers in this research used a quantitative approach by surveying people who had used Azarine products. Using SPSS software version 29, the data that was obtained was examined. The findings show that consumers are influenced by both favorable brand image and influencer marketing, which has a major impact on their purchase choices. There is a significant relationship between the dependent variable and each of the independent variables.
Microteaching dan Pengalaman Lapangan sebagai Arena Konstruksi Identitas Profesional Calon Guru Ananta, Fibra; Putri Patricia Sitinjak; Hana Yulinda Hasibuan; Laurencia Saragih; Beldyna Nababan; Winarto Silaban
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2455

Abstract

Pendidikan guru saat ini menghadapi tantangan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara pedagogik, tetapi juga memiliki identitas profesional yang kokoh dan berkelanjutan, sementara kontribusi praktik microteaching dan pengalaman lapangan terhadap aspek ini sering kali belum dibaca secara sistematis. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik microteaching dan praktikum mengajar berkontribusi terhadap pembentukan profesionalisme sekaligus identitas profesional calon guru, dengan argumen bahwa kedua bentuk pengalaman tersebut merupakan arena utama “kerja identitas” bagi pre-service teacher. Melalui pendekatan kualitatif studi kepustakaan, data dikumpulkan dari artikel jurnal nasional terindeks SINTA dan jurnal internasional bereputasi yang secara eksplisit membahas identitas profesional guru dan praktikum, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik untuk memetakan dimensi identitas profesional dan karakteristik desain praktikum. Hasil kajian menunjukkan bahwa microteaching dan praktikum lapangan dapat sekaligus menguatkan maupun menggoyahkan identitas profesional: keduanya meningkatkan self-efficacy, sense of agency, dan komitmen ketika didukung pendampingan kolaboratif, budaya sekolah suportif, dan refleksi terstruktur, tetapi berpotensi memicu shock realitas, konflik nilai, dan krisis identitas ketika konteks bimbingan dan institusi tidak kondusif. Temuan ini berkontribusi pada penguatan kerangka teoritis identitas profesional guru dengan menegaskan bahwa praktikum harus dipahami sebagai konteks dinamis pembentukan identitas, sekaligus mengimplikasikan perlunya desain program microteaching dan praktikum yang secara eksplisit menargetkan kerja identitas melalui mentoring dialogis, refleksi ilmiah sistematis, dan pemilihan sekolah mitra dengan kultur yang mendukung pembelajaran identitas profesional calon guru.