Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Multimedia Interaktif Berbasis Contextual Teaching and Learning pada Materi Kalimat Efektif Bahasa Indonesia Widianita, Ni Kadek Feby; Sujana, I Wayan
Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmt.v4i3.75849

Abstract

Kurangnya pemahaman materi kalimat efektif berdampak pada hasil belajar Bahasa Indonesia yang belum optimal, akibat media pembelajaran yang kurang variatif dan tidak menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancang bangun, validitas, serta efektivitas multimedia interaktif berbasis contextual teaching and learning materi kalimat efektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini meliputi ahli rancang bangun, ahli isi/materi pembelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran, dan beberapa siswa untuk subjek uji coba. Metode pengumpulan data dilaksanakan dengan metode tes dan non tes. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif, analisis statistik deskriptif, dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan penilaian rancang bangun sebesar 93,18%, validitas berdasarkan hasil penilaian ahli isi, desain, media, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil secara berurutan sebesar 96,87%, 92,5%, 93,18%, 92,26%, dan 93,85%, serta efektivitas berdasarkan uji-t sample dependent diperoleh nilai thitung = 14,022. Sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 52 diperoleh 2,007. Hasil tersebut menunjukkan thitung > ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa, inovasi multimedia yang dikembangkan sangat layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran materi kalimat efektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD. Implikasi penelitian ini ialah dapat menjadi acuan dan motivasi bagi guru untuk memanfaatkan media pembelajaran digital yang variatif, sesuai dengan karakteristik dan gaya belajar siswa, guna memaksimalkan pembelajaran.
Unjuk Kreativitas Mewujudkan Mimpi Secara Kolaboratif Anak Tunanetra dan Tunarungu dalam Tari Menggunakan Gamut Sudiartini, Ni Pande Kadek Dewi; Utami, Ni Kadek Trisna Putri; Candrayani, Ni Made Windya; Widianita, Ni Kadek Feby; Devi, Bhavanii; Sujana, I Wayan
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i4.54124

Abstract

Minimnya keterampilan guru dalam memilih program seni yang cocok untuk meningkatkan karakter percaya diri dan kerja sama menyebabkan keterbatasan anak tunanetra dan tunarungu masih menjadi dampak bagi rendahnya kepercayaan diri dan kerja samanya, sehingga kegiatan kolaborasi unjuk kreativitas tari pendet menggunakan gamelan mulut (Gamut) dijadikan solusi penyelesaian masalah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guru di SLB Negeri 1 Denpasar dalam melatihkan gamut kepada anak tunanetra dan guru di SLB Negeri 2 Denpasar dalam melatihkan kode isyarat tari Bali kepada anak tunarungu; meningkatkan karakter percaya diri anak tunanetra dan tunarungu. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan (pelatihan dan pendampingan sebanyak 8 kali), dan tahap akhir (evaluasi menggunakan metode observasi, wawancara dan kuesioner). Data peningkatan kemampuan guru dalam melatihkan Gamut dan kode isyarat tari Bali diperoleh dengan metode observasi kemudian di analisis. Hasil kegiatan ini yaitu adanya peningkatan nilai rata-rata observasi pada mitra di SLB Negeri 1 Denpasar dalam melatihkan Gamut yang awalnya 66,75 (kategori sedang) menjadi 91,25 (kategori sangat tinggi); hal yang sama juga terjadi pada mitra di SLB Negeri 2 Denpasar dalam melatihkan kode isyarat tari Bali yang awalnya 67,5 (kategori sedang) menjadi 93,5 (kategori sangat tinggi). Dapat disimpulkan dari hasil tersebut bahwa melalui unjuk kreativitas seni tari secara kolaboratif menggunakan Gamut yang dilatihkan oleh guru kepada anak berkebutuhan khusus dapat meningkatkan karakter percaya diri, kerja sama, serta eksistensi seni anak berkebutuhan khusus. Keberlanjutan program ini berupa terciptanya program ekstrakurikuler baru dan peningkatan perilaku sosial.
Relief Aksara Bali (Reaksi) Berbantuan Suara untuk Pemberdayaan Anak Tunanetra dalam Literasi Aksara Bali di SLB Negeri 1 Tabanan Sudiartini, Ni Pande Kadek Dewi; Utami, Ni Kadek Trisna Putri; Widianita, Ni Kadek Feby; Wulandari, Ni Kadek Ayu Gita; Widianingsih, Desak Made Dian; Sujana, I Wayan
Pelita Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Pelita Masyarakat, Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v5i2.10721

Abstract

The difficulty of teachers at SLB Negeri 1 Tabanan in teaching reading and writing Balinese script literacy to blind children has resulted in the low Balinese literacy skills of blind children at that school. To maximize learning of Balinese script, it is necessary to use learning media that suits the characteristics of blind children. This program aims to improve the ability of teachers to teach Balinese script using voice-assisted Balinese Script Relief (Reaksi) media so that it can increase Balinese script literacy and foster a competitive spirit in blind children. The method for implementing this activity consists of preparation, implementation (training and mentoring for 20 times), and evaluation. Evaluation data collection was carried out using observation and questionnaire methods. The result of the program is that there is an increase in teachers' ability to teach Balinese script using voice-assisted Reaksi media to blind children, from initially quite good to very good. Apart from that, there has been an increase in the learning outcomes of blind children who were initially less than good. It can be concluded that through the training program, the use of voice-assisted Reaksi can improve teachers' abilities in teaching Balinese script so that the reading and writing literacy of Balinese script for blind children also increases.