Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembinaan Keagamaan sebagai Penguat Moral Pada Anak- Anak di Desa Jaman Lestari, Andini Putri; Winna, Winna; Helda, Helda; Fitriani, Wulan; Pagihuddin, Mukjizat; Nurrofiq, M. Fajar; Ariyanti, Firna
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/qkx1fq80

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kualitas ilmu Pendidikan anak-anak desa Jaman berupa pemahaman keagamaan dan menguatkan moral mereka. Metode pengabdian ini yaitu metode deskriptif  kualitatif untuk mendeskripsikan dan menjelaskan materi yang terkait dengan pembelajaran agama dan moral kepada anak-anak di desa Jaman. Hasilnya menunjukan bahwa program pembinaan keagamaan di Desa Jaman telah berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap nilai-nilai dasar agama Islam, dengan lebih dari 75% peserta menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan tentang akidah, ibadah, dan akhlak. Selain itu, program ini juga menghasilkan perubahan positif dalam sikap dan perilaku moral anak-anak, seperti peningkatan kedisiplinan, kejujuran, dan kebiasaan shalat berjamaah. Meskipun demikian, beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu, frekuensi pertemuan, dan jumlah fasilitator yang terbatas masih menjadi kendala dalam pembinaan yang optimal. Implikasi dari program ini sangat penting bagi pembentukan moral jangka panjang anak-anak, dengan dukungan penuh dari orang tua dan komunitas sebagai faktor kunci keberhasilan. Rekomendasi untuk pengembangan ke depan meliputi peningkatan intensitas program dan jumlah fasilitator, serta pelatihan lebih lanjut bagi orang tua agar peran mereka dalam pembinaan agama di rumah dapat lebih efektif.  
Peran Teknologi dalam Keseimbangan Kehidupan Kerja di Kalangan Pekerja Jarak Jauh Malay, Irvan; Lestari, Andini Putri; Ritonga, Dewi Apriliya; Gunawan, Annisa; Paulina, Kristin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi digital telah mengubah paradigma kerja, khususnya dalam adopsi kerja jarak jauh yang semakin meluas di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teknologi dalam mendukung keseimbangan kerja-hidup pekerja jarak jauh, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi efektif untuk mencapainya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menelaah literatur terkini terkait teknologi, produktivitas, dan kesejahteraan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan fleksibilitas dan produktivitas, namun juga menimbulkan tantangan seperti batas kerja yang kabur, isolasi sosial, serta risiko kesehatan mental. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan manajemen waktu, dukungan sosial, serta kebijakan organisasi yang adaptif. Kesimpulan ini menegaskan bahwa keseimbangan kerja-hidup yang optimal bergantung pada sinergi antara teknologi, individu, dan organisasi dalam mengelola tantangan kerja jarak jauh di era digital.
Evaluasi Kepatuhan Etika Profesi Terhadap Batasan Waktu Kerja Dalam Konteks Kolaborasi Tim Jarak Jauh Global Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Karyawan Nst, Dito Aditia Darma; Ritonga, Dewi Apriliya; Dwinata, Muhammad Tegar; Gunawan, Annisa; Lestari, Andini Putri; Paulina, Kristin; Purba, Sonia Arapenta br
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6582

Abstract

This study aims to evaluate professional ethics compliance with working time limits in the context of global remote team collaboration and its implications for employee well-being. The shifting work paradigm due to digital transformation has given rise to the phenomenon of cross-time zone working, encouraging shifts in working hours beyond normal limits, potentially violating professional ethics principles such as autonomy, non-maleficence, beneficence, and justice. Using a qualitative approach through case studies and document analysis, this study found systematic violations of working time limits, resulting in increased burnout, decreased well-being, and an inequitable distribution of the workload. Furthermore, weak implementation of organizational policies, a culture of overwork, and the absence of monitoring mechanisms exacerbate these ethical violations. The study's findings emphasize the need for strengthened regulations, the design of more specific remote work policies, and the implementation of the principle of time zone equity to protect employee well-being in a global collaborative environment.