Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gizi dan Demonstrasi Pembuatan Jus Belimbing Madu dan Mentimun Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi pada Lansia di Desa Panyuran, Kecamatan Palang, Kab.Tuban Nafies, Dian; Fauziah, Lilia Faridatul; Dian Puspita Sari; Kurnia Rohmatin; Marisa Yunia Viva Dewi; Nadia Aulia; Siti Faridatul Imamah; Nakahaya, Violyna Sere
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/f2tsqj94

Abstract

Peningkatan jumlah lansia memberikan suatu perhatian khusus pada lansia yang mengalami suatu proses penuaan. Salah satunya perubahan sistem kardiovaskuler yang berdampak pada perubahan tekanan darah pada lansia. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang jumlah penderitanya terus meningkat. Edukasi gizi dan pemberian jus belimbing madu dan mentimun pada lansia dapat menjadi salah satu pengendalian terjadinya hipertensi di Desa Panyuran. Metode yang digunakan yaitu edukasi gizi terkait hipertensi pada lansia, pre-test dan post-test, demonstrasi pembuatan jus belimbing madu dan mentimun, dan diskusi. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 18 orang. Hasil pengukuran menunjukkan terdapat 13 (72,2%) orang yang memiliki tekanan darah normal, sedangan sebanyak 5 (27,8%) orang memiliki tekanan darah dengan kategori tinggi. Hasil post-test menunjukkan bahwa 12 orang (66,7%) mengalami peningkatan pemahaman. Seluruh lansia menghabiskan jus yang diberikan kepada peserta. Kegiatan edukasi gizi dan pemberian jus cukup efektif dalam mengendalikan hipertensi pada lansia.
Edukasi Gizi dan Pemberian “SARIJO” Nagasari Berbahan Dasar Kacang Hijau sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kab.Tuban Nafies, Dian; Fauziah, Lilia Faridatul; Dian Puspita Sari; Dina Widjaya Rokib; Diyah Ayu Ikawati; Intan Aulia Shalsabila; Marisa Yunia Viva Dewi; Shofiatul Laila Nurfaida
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/wa1z3y75

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan prioritas dengan prevalensi nasional 26,5% dan diperkirakan terus meningkat secara global hingga 1,56 miliar kasus pada 2025. Beban kasus juga terlihat di Kabupaten Tuban yang mencatat angka hipertensi tinggi setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan hipertensi serta mengenalkan SARIJO sebagai selingan bergizi. Metode Participatory Action Research (PAR) melibatkan 24 lansia melalui pengukuran antropometri, tekanan darah, lingkar perut, pre-test, penyuluhan, penjelasan pembuatan SARIJO, pemberian sampel, dan post-test. Hasil menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori prehipertensi (62,5%), diikuti hipertensi stage 1 (33,3%) dan hipertensi stage 2 (4,2%). Status gizi responden meliputi underweight 29,2%, normal 54,2%, dan overweight 16,7%. Lingkar perut berisiko ditemukan pada 33,3% perempuan dan 16,7% laki-laki. Pengetahuan peserta meningkat signifikan setelah penyuluhan. Kegiatan ini efektif mendukung pemahaman lansia dalam pencegahan hipertensi.