Hipertensi merupakan masalah kesehatan prioritas dengan prevalensi nasional 26,5% dan diperkirakan terus meningkat secara global hingga 1,56 miliar kasus pada 2025. Beban kasus juga terlihat di Kabupaten Tuban yang mencatat angka hipertensi tinggi setiap tahunnya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan hipertensi serta mengenalkan SARIJO sebagai selingan bergizi. Metode Participatory Action Research (PAR) melibatkan 24 lansia melalui pengukuran antropometri, tekanan darah, lingkar perut, pre-test, penyuluhan, penjelasan pembuatan SARIJO, pemberian sampel, dan post-test. Hasil menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori prehipertensi (62,5%), diikuti hipertensi stage 1 (33,3%) dan hipertensi stage 2 (4,2%). Status gizi responden meliputi underweight 29,2%, normal 54,2%, dan overweight 16,7%. Lingkar perut berisiko ditemukan pada 33,3% perempuan dan 16,7% laki-laki. Pengetahuan peserta meningkat signifikan setelah penyuluhan. Kegiatan ini efektif mendukung pemahaman lansia dalam pencegahan hipertensi.
Copyrights © 2026