Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERINTEGRASI PADA ATAP GERAI UMKM DI KEBON JERUK MENGGUNAKAN METODE VDI 2221 Wijayanto, Dian; Firdaus, Andi
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v11i2.13922

Abstract

Abstrak--Indonesia memiliki potensi untuk pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Hampir seluruh daerah di Indonesia berpotensi untuk di kembangkan PLTS khususnya PLTS atap, dengan distribusi penyinaran daya rata-rata mencapai 4,8 kWh/m2. Panel surya yang beredar di pasaran pada umumnya tidak dapat digunakan sebagai atap langsung pada sebuah bangunan, karena desain pada frame panel surya tidak dapat langsung dibuat menjadi atap bangunan, sehingga beresiko dapat terjadi kebocoran pada saat musim hujan. Maka dari itu penelitian ini akan membuat rancangan desain PLTS atap terintegrasi pada atap bangunan menggunakan metode VDI 2221. Hasil daripada perancangan sistem PLTS atap menggunakan metode VDI 2221 didapatkan desain varian kedua sebagai pilihan varian desain dengan poin tertinggi yakni sebesar 8,03. Selain itu, dengan beban konsumsi harian pada gerai UMKM sebesar 2484 Wh dibutuhkan 6 buah panel surya berkapasitas 100 Wp dengan jenis polycrystalline yang dirangkai secara paralel dan beberapa komponen utama lainnya seperti SCC berkapasitas 60 A satu buah, baterai dengan jenis VRLA 12V200Ah satu buah dan inverter dengan jenis pure sine wave berkapasitas 1000 W satu buah. Serta untuk penunjang rangka panel surya yang terintegrasi pada atap gerai UMKM dan ketahanan cuaca menggunakan hollow galvanis dan butyl rubber tape.Kata kunci: energi terbarukan, PLTS, VDI 2221, panel surya, rancang bangun
SIMULATION HEAT AFFECTED ZONE WELDING ON AISI 1045 STEEL USING MATLAB gunawan, hardi; Firdaus, Andi; Tarigan, Kontan; Azizi, M; Khaerudini, Deni Shidqi
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 15, No 01 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v15i01.27335

Abstract

Abstract--In this research, AISI 1045 steel plate test objects were welded using SMAW welding. Heat input simulation of the welding process (thermal simulation) by entering the highest temperature of the heat distribution is carried out on a 140 x 140 mm plate with a thickness of 4 mm made of AISI 1045 steel. Initially, the plate has temperature limits of 700 °C, 500 °C, above 1300 °C, and below 0 °C. The bottom side of the plate is protected with constant temperature. The test object is then described using numerical methods using the MATLAB program. In this research, we can use MATLAB to develop a mathematical and numerical model that reflects the effect of the heat affected zone (HAZ) on the mechanical quality of AISI 1045. This model helps in the understanding of how the heat input provided from the welding process influences the mechanical material properties and allows us to optimize the influence of the process to obtain the desired results. Calculations carried out using the MATLAB application obtained results in the 9th iteration for errors <1%, namely 0.4681%. Large heat input results in low tensile strength, this shows that the welded joint with the electrodes used and the given welding parameters produced good joint strength.
GREEN LEGAL CONSCIOUSNESS: SEBUAH KERANGKA EPISTEMIK MEMBANGUN KESADARAN HUKUM BERBASIS EKOLOGI Elviandri, Elviandri; Gunawan, Predy; Dwi Edisam, Kuswandi; Firdaus, Andi
ANDREW Law Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : ANDREW Law Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61876/alj.v4i2.109

Abstract

meningkatnya bencana ekologis menunjukkan kegagalan paradigma hukum antroposentris yang masih dominan dalam sistem hukum Indonesia. Berbagai peristiwa, termasuk banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat serta kebakaran hutan lintas provinsi, mengonfirmasi bahwa pendekatan hukum yang normatif–reaktif tidak memadai untuk merespons kerusakan ekologis yang bersifat sistemik. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan rekonstruksi paradigma kesadaran hukum menuju ekosentrisme serta pengembangan Green Legal Consciousness (GLC) sebagai kerangka epistemik untuk membangun kesadaran hukum berbasis ekologi. Penelitian menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan filsafat profetik-transendental serta analisis deskriptif–dialektik–interpretatif. Metode ini digunakan untuk menembus batas positivisme hukum, menafsirkan kembali hubungan manusia–alam, dan mengidentifikasi kesenjangan antara idealitas konstitusional ekologis dan praktik kebijakan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran dari antroposentrisme menuju ekosentrisme merupakan syarat epistemik bagi keberlanjutan hukum. GLC ditemukan sebagai kerangka transformasi melalui model Epistemic 3D: De-centering (mengurangi dominasi manusia dan mengakui nilai intrinsik alam), Deepening (mengintegrasikan pengetahuan ekologi dan etika lingkungan dalam hukum), dan Delegitimizing (mengoreksi rasionalitas hukum yang bersifat ekstraktif). Kerangka ini memperkuat efektivitas regulasi, membentuk subjek hukum ekologis, dan mendorong terciptanya ekokrasi serta keadilan ekologis di Indonesia.