Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebudayaan Gen Z: Kekuatan Kreativitas di Era Digital Maharani, Alyza Putri; Widiyanarti, Tantry; Meilina, Afifah; Lestari, Dita Ayu; Aidilia, Zahra
Indonesian Culture and Religion Issues Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/diksima.v2i1.120

Abstract

Generasi Z (Gen Z) adalah generasi yang tumbuh dengan teknologi yang membuat mereka mahir dalam menggunakan alat dan platform digital. Penelitian ini menganalisis bagaimana kreativitas Generasi Z dibentuk oleh era digital. Dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat utama, Generasi Z mampu menghasilkan karya-karya inovatif dan orisinal yang menjangkau khalayak global. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara teknologi, identitas budaya, dan praktik kreatif pada Generasi Z. Penelitian ini menarik karena budaya Gen Z merupakan cara bagi Gen Z untuk mengekspresikan diri dan berinovasi dalam ekosistem digital yang terus berkembang. Studi penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena kompleks dan juga metode penelitian studi pustaka untuk pengumpulan data. Dengan metode analisis tersebut, ditemukan bahwa Gen Z memiliki pengaruh yang besar dalam berbagai aspek kehidupan, seperti bisnis, pendidikan, sosial, politik, dan budaya populer. Namun, meskipun memiliki banyak potensi, Gen Z juga memiliki tantangan yang perlu diperhatikan dan diatasi, agar Gen Z dapat terus berkreasi di era digital yang terus berkembang.
Perbandingan Sistem Media dan Politik di Negara Demokrasi Maju dan Berkembang Fadhilah, Sekar Ayu; Purwanto, Eko; Fauziah, Anisa; Aidilia, Zahra; Melati, Rhisma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5169

Abstract

Hubungan antara media dan politik adalah suatu dinamika kompleks yang saling memengaruhi, diwarnai oleh persoalan bias politik, sensasionalisme, dan penggunaan framing secara strategis untuk melayani kepentingan elite kekuasaan. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor politik yang memiliki kemampuan besar dalam membentuk opini publik, menetapkan agenda, dan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap realitas politik. Oleh karena itu, penting untuk membandingkan sistem media dan politik di negara demokrasi maju dan negara demokrasi berkembang guna memahami variasi peran dan fungsi media dalam konteks yang berbeda. Negara-negara demokrasi maju, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, umumnya memiliki sistem media yang relatif independen, didukung oleh regulasi yang kuat, profesionalisme jurnalisme, serta tingkat literasi media yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, media berperan sebagai watchdog demokrasi yang mengawasi kekuasaan dan mendorong akuntabilitas publik. Sebaliknya, negara-negara demokrasi berkembang, seperti Indonesia, menghadapi berbagai tantangan struktural seperti konsentrasi kepemilikan media pada kelompok elite tertentu, rendahnya literasi media, serta intervensi politik dan ekonomi yang memengaruhi independensi redaksional. Hal ini menyebabkan media terkadang terjebak dalam kepentingan ekonomi-politik atau berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan bagaimana media dan politik saling memengaruhi di kedua konteks tersebut, serta merumuskan strategi untuk membangun ekosistem media yang sehat, independen, dan bertanggung jawab di negara demokrasi berkembang.