Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TAFASIR

KONSEP AL-QUR’AN DALAM MENGHADAPI PELUANG DAN TANTANGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Tahir, Tarmizi Tarmizi; Suswandi, Suswandi
TAFASIR: Journal of Quranic Studies Vol 2, No 2 (2024): TAFASIR: Journal of Qur'anic Studies
Publisher : Ma'had Aly As'adiyah Sengkang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62376/tafasir.v2i2.45

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant impacts across various aspects of life, including education, economy, and socio-culture. This technology offers great opportunities, such as increased efficiency, accessibility, and innovation in various sectors. However, on the other hand, challenges such as the loss of emotional dimensions, ethical concerns, and the potential overdependence on technology raise various moral and spiritual questions. This article aims to examine the opportunities and challenges of AI from the perspective of the Qur'an, highlighting the core values that can guide Muslims in utilizing this technology wisely. Using a thematic interpretation approach, the article explores how the Qur'an provides relevant principles to maintain a balance between technological advancement and life's blessings. The results of this study are expected to provide insights and practical solutions for the Muslim community in facing the rapid era of digital transformation. Keywords: Qur'an, Artificial Intelligence, Digital Transformation.
Peran Pemimpin dalam Merawat Kerukunan Umat Beragama Perspektif Alqur’an Tahir, Muhyiddin; Suswandi, Suswandi
TAFASIR: Journal of Quranic Studies Vol 1, No 2 (2023): TAFASIR: Journal of Qur'anic Studies
Publisher : Ma'had Aly As'adiyah Sengkang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62376/tafasir.v1i2.21

Abstract

Pelaksanaan kerukunan umat beragama di Indonesia tidak lepas dari keputusan dan kebijakan pemimpin. Pemimpin memiliki peran penting dalam terlaksananya kerukunan umat beragama. Masyarakat yang rukun merupakan cerminan pemimpin yang baik yang dapat bekerjasama dalam terlaksananya kerukunan umat beragama. Penelitian ini menemukan dan mengemukakan peran pemimpin berdasarkan kajian pustaka dan referensi yang lain. Peran pemimpin mencakup keseluruhan lapisan elemen masyarakat dalam kehidupan pemerintahan hingga kehidupan keluarga. Indikator kerukunan umat beragama di antaranya, toleransi, kesetaraan, dan kerjasama merupakan acuan untuk mengukur sejauh mana kita merawat kerukunan umat beragama, Peran pemimpin dalam merawat kerukunan umat beragama berada pada posisi pertama dengan berbagai tahapan yaitu pada Unsur pemerintahan, unsur tokoh agama, tokoh adat atau pemimpin suku dan unsur pemimpin keluarga.
TELAAH KOMPARATIF TAFSIR TANWÎR AL-MIQBÂS DAN TAFSIR IBN ABBAS WA MARWIYYATUHU FI TAFSIR Baharuddin, Baharuddin; Suswandi, Suswandi; Lutfi Azizi, Muhammad
TAFASIR: Journal of Quranic Studies Vol 3, No 1 (2025): TAFASIR: Journal of Qur'anic Studies
Publisher : Ma'had Aly As'adiyah Sengkang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62376/tafasir.v3i1.57

Abstract

Makalah ini mengulas Tafsir Tanwîr al-Miqbâs min Tafsîr Ibn Abbas, sebuah karya tafsir yang dikaitkan dengan Ibn Abbas, sahabat Nabi yang dikenal sebagai turjuman al-Qur'an. Kajian ini memiliki urgensi tersendiri karena tafsir tersebut kerap dijadikan rujukan dalam memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an secara tekstual. Pembahasan utama dalam makalah ini adalah mengkaji keakuratan sanad riwayat yang digunakan dalam Tanwîr al-Miqbâs serta melakukan perbandingan dengan Tafsir Ibn Abbas wa Marwiyyatuhu fi Tafsir. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanwîr al-Miqbâs menggunakan metode ijmali (global), dengan penafsiran yang disajikan secara ringkas dan mudah dipahami. Namun, kelemahan utama dari tafsir ini terletak pada sanad yang lemah dan tidak lengkap, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keautentikan isi penafsirannya. Perbandingan dengan Tafsir Ibn Abbas wa Marwiyyatuhu fi Tafsir mengungkap adanya kesamaan dalam beberapa penafsiran, meskipun terdapat perbedaan yang signifikan dalam jalur periwayatannya. Dengan demikian, meskipun Tanwîr al-Miqbâs memiliki nilai penting sebagai rujukan tafsir bi al-ma’tsur, penggunaannya harus dilakukan dengan kehati-hatian karena permasalahan validitas sanad dan keaslian riwayat yang terkandung di dalamnya.