Amelia Kusuma Indriastuti
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Implementation of Outcome Based Education to Support Student Understanding and Performance in the Internet of Things Course Undayani Cita Sari; Bagus Hario Setiadji; Amelia Kusuma Indriastuti; Banu Ardi Hidayat; Danang Dwi Admojo
Journal of Education Technology Vol. 8 No. 3 (2024): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v8i3.76329

Abstract

Outcome Based Education (OBE) is a learning method that focuses on outcomes in a learning process. In the field of engineering, the delivery of lecture materials coupled with the achievement of targets for outcomes is a challenge, especially when it comes to technology applications. This is because the application of technology requires real examples, so that the students can have a comprehensive picture and understanding. This study was carried out on the Internet of Things (IoT) course at Undergraduate Program in Civil Engineering, Faculty of Engineering. This course discusses the basics of applying IPTEKS (Science, Technology and Arts) tools that can be utilized in the field of Civil Engineering, especially in the current Industrial Revolution 4.0. This research was intended to evaluate the OBE implementation, in terms of student participation and level of understanding of students. Observations were made during one semester by observing the results of student evaluations and the feedback received by the lecturers. The evaluation was carried out qualitatively and quantitatively based on the course learning outcomes (CLO). The results showed that all students actively participate in the learning process using this OBE method. The high level of material understanding was indicated by the achievement of a 100% passing rate, but there were still two students who have not fulfilled two CLOs. Therefore, continuous improvement efforts are still needed in implementing OBE for students, so that all students can fulfill all CLOs in Internet of Things courses.
Studi Karakteristik Soil Properties Sub DAS Brantas Hulu dan Spoilbank Waduk Sengguruh Achmad, Firjatullah Beryl; Runi Asmaranto; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meneliti karakteristik soil properties tanah di Sub DAS Brantas Hulu dan sedimen di Spoilbank Waduk Sengguruh melalui pendekatan sifat fisik, kimiawi, dan mekanik. Pengujian meliputi analisis tekstur dan batas Atterberg untuk sifat fisik, SEM-EDX untuk sifat kimiawi, serta uji pemadatan standar (proctor test) dan geser langsung (direct shear) untuk sifat mekanik. Sampel tanah diambil dari tiga zona Sub DAS Brantas Hulu (hulu, tengah, hilir), sedangkan sampel sedimen diambil dari dua lokasi Waduk Sengguruh (Spoilbank A dan C). Hasil menunjukkan tanah Sub DAS Brantas Hulu didominasi fraksi lanau (46,63–48,49%), terklasifikasi ML, dan mengandung mineral Montmorillonite di bagian hulu–tengah serta Kaolinite di bagian hilir. Sebaliknya, sedimen Spoilbank didominasi fraksi pasir (54,74–56,94%) dengan aktivitas tanah yang tinggi dan sudut geser dalam yang lebih besar dibanding tanah asli. Perbedaan ini mengindikasikan Sub DAS Brantas Hulu berperan sebagai sumber sedimen aktif yang mudah tererosi, sedangkan sedimen spoilbank memiliki stabilitas mekanik yang lebih baik sehingga berpotensi dimanfaatkan kembali sebagai bahan timbunan, bukan sekadar material buangan.
Studi Perencanaan Sistem Jaringan Distribusi Air Bersih di DesaPutukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang Cahaya Lintang Johar; Linda Prasetyorini; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan. Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang masih mengalami keterbatasan penyediaan air bersih sehingga diperlukan perencanaan sistem distribusi yang didukung oleh potensi air tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi air tanah, merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Identifikasi akuifer dilakukan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Schlumberger, sedangkan potensi debit dihitung dengan pendekatan Darcy. Proyeksi jumlah penduduk menggunakan metode aritmatik sebagai dasar perhitungan kebutuhan air, sementara perencanaan jaringan dan analisis hidrolika dilakukan menggunakan WaterCAD 2024. Hasil penelitian menunjukkan akuifer potensial berada pada lapisan batupasir gampingan pada kedalaman 65,70–141,62 m dengan potensi debit 38,01 L/det. Kebutuhan air tahun rencana 2044 mencapai 6,349 L/det pada jam puncak dengan cakupan pelayanan 70% penduduk. Simulasi WaterCAD menunjukkan jaringan memenuhi kriteria teknis sesuai Permen PU No. 18/PRT/M/2007. Total RAB pembangunan sistem sebesar Rp 3.791.303.012,34. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan sistem penyediaan air bersih di Desa Putukrejo.
Perencanaan Jaringan Distribusji Air Bersih Menggunakan Potensi Debit Air Tanah di Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo Abrori Dwi Restuaji; Runi Asmaranto; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP) In Press
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Maron, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah yang rawan mengalami krisis air bersih pada musim kemarau akibat menyusutnya ketersediaan air permukaan. Salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah ini adalah dengan memanfaatkan potensi debit air tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi debit air tanah, memproyeksikan kebutuhan air bersih hingga tahun 2044, serta merencanakan sistem jaringan distribusi air bersih di Desa Maron. Metode yang digunakan meliputi analisis data geolistrik pada tiga titik duga dengan pendekatan Hukum Darcy untuk mengetahui potensi debit air tanah, proyeksi jumlah penduduk dengan metode Geometrik, Aritmetika, dan Eksponensial yang diuji kesesuaiannya menggunakan standar deviasi dan koefisien korelasi, serta simulasi jaringan perpipaan menggunakan program WaterCAD V8i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi debit air tanah pada titik duga terbaik (Maron-3) berkisar antara 1,553-5,826 liter/detik. Proyeksi penduduk terpilih menggunakan metode Aritmetika menghasilkan jumlah penduduk sebesar 2.350 jiwa pada tahun 2044, dengan kebutuhan air pada jam puncak sebesar 5,388 liter/detik, yang masih dapat dipenuhi oleh potensi debit air tanah yang tersedia. Perencanaan sistem jaringan distribusi menghasilkan 1 unit pompa submersible Grundfos SP 30-7 dengan head total 88,09 m dan 1 unit tandon berkapasitas efektif 750 m³ pada elevasi +112 mdpl. Hasil simulasi WaterCAD V8i menunjukkan seluruh parameter teknis berupa kecepatan aliran, headloss gradient, dan tekanan pada titik simpul telah memenuhi kriteria Peraturan Menteri PUPR No. 18 Tahun 2007.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih di Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo Menggunakan Software WaterCAD v8i Sukarno, Alya Prameswari; Pitojo Tri Juwono; Dian Chandrasasi; Amelia Kusuma Indriastuti
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 7 No. 1 (2027): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) In Press
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2027.7.1.4

Abstract

Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang kerap mengalami krisis air bersih dikarenakan ketersediaan air yang terbatas akibat dari mengeringnya sumber air saat musim kemarau. Upaya mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan perencanaan jaringan distribusi air dengan pemanfaatan potensi air tanah. Proyeksi pertumbuhan penduduk selama 20 tahun mendatang dihitung menggunakan metode geometrik, dengan estimasi jumlah penduduk mencapai 3.246 jiwa pada tahun 2043 dan kebutuhan air 7,44 liter/detik. Berdasarkan hasil analisis data geolistrik, dipilih lokasi sumur bor pada titik Karanglo Lor-2 dengan kedalaman 61,1 meter yang memiliki potensi debit air berkisar 0,43 hingga 7,88 liter/detik. Pemodelan sistem hidraulik jaringan distribusi disimulasikan menggunakan WaterCAD v8i. Hasil simulasi menunjukkan bahwa terdapat 25 titik junction dan jaringan perpipaan sepanjang 7.240 meter variasi ukuran pipa berdiameter 1, 2, 4, dan 5 inci terhubung dengan tandon berkapasitas 80 m3 serta menggunakan pompa submersible Grundfos tipe SP 30-10, mampu menyuplai kebutuhan air bersih untuk masyarakat secara merata. Seluruh parameter hidraulis, meliputi tekanan air, kecepatan aliran, dan kemiringan hidrolik telah memenuhi syarat kriteria perencanaan.