Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Pendidikan Multi Jenjang Sebagai Inovasi Manajemen Pendidikan Pesantren Di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi Mila Hanifah; Rida Wardatul Saura; Muhammad Hanif Fadillah; Valerina Rusmana Putri; Muhammad Nathan
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 2 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/4phpmy17

Abstract

Pendidikan multi jenjang adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dimana berbagai tingkatan pendidikan diselenggarakan secara bersamaan dan terorganisir dalam satu lingkungan sebagai inovasi manajemen pendidikan. Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi menjadi contoh nyata keberhasilan pelaksanaan pendidikan multi jenjang dalam satu manajemen yang terpusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait dokumen yang berkaitan dengan topik penelitian. Pendekatan ini dipilih dengan tujuan untuk memahami secara mendalam pelaksanaan pendidikan multi jenjang di pesantren sebagai inovasi dalam manajemen pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multi jenjang di pesantren ini diterapkan secara bertahap sebagai solusi atas kebutuhan pendidikan masyarakat dan alumni. Terdapat berbagai unit pendidikan yang lengkap, mulai dari RA/PAUD, MI, MTs, MA, SMP, SMA, SMK, hingga perguruan tinggi (S1). Keberhasilan pelaksanaan manajemen ini didukung oleh peran kuat pimpinan pesantren, hubungan baik dengan masyarakat, alumni, dan pemerintah, serta tenaga pendidik yang kompeten. Meskipun demikian, terdapat faktor penghambat terkait keterbatasan sarana dan prasarana akibat meningkatnya jumlah santri setiap tahunnya. Namun, pesantren terus melakukan upaya pembangunan dan pengembangan untuk mengatasi hal tersebut. Pelaksanaan pendidikan multi jenjang di Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi merupakan bentuk inovasi manajemen pendidikan Islam yang patut dicontoh dalam mengembangkan pendidikan Islam yang efektif, holistik, dan berkelanjutan
Pendekatan Pedagogis Problem-Solving dalam Pendidikan Islam untuk Mengatasi Degradasi Akhlak Remaja Rida Wardatul Saura; Alifahtul Zahro; Dhuhaa Isti’anah; Anggi Kurniawan; Abdul Fadhil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.958

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi digital, degradasi akhlak remaja menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab persoalan ini adalah pendekatan pedagogis problem-solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan pedagogis problem-solving dalam pendidikan Islam sebagai upaya menanggulangi permasalahan degradasi akhlak remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, serta berita aktual terkait kasus-kasus degradasi akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan problem-solving mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan prestasi belajar siswa, sekaligus membentuk karakter yang berintegritas, bertanggung jawab, toleran, serta menumbuhkan sikap nasionalisme. Dengan demikian, desain pembelajaran akhlak berbasis problem-solving merupakan alternatif yang tepat dan relevan untuk pendidikan karakter di sekolah.