Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Epistemologi Keilmuan Islam dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Agus Hasan Saputra; Hermawan, Heris; Priatna, Tedi
Educational Journal of Islamic Management Vol. 4 No. 2 (2024): Call for Paper: Volume 4 Nomor 2 November 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ejim.v4i2.5140

Abstract

Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi tantangan dalam menjawab kebutuhan zaman yang terus berkembang, khususnya dalam menghadapi globalisasi dan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan empat pendekatan epistemologi Islam Bayani, Burhani, Irfani dan Tajribi ke dalam kurikulum PAI. Pendekatan Bayani berfokus pada analisis teks, terutama Al-Qur’an dan Hadits, untuk memberikan pemahaman mendalam melalui bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Burhani menekankan rasionalitas dan logika kritis, yang relevan untuk mendorong diskusi filosofis dan analitis dalam memahami nilai-nilai Islam. Irfani mengutamakan pengalaman spiritual melalui praktik seperti dzikir, kontemplasi, dan tazkiyatun nafs, yang berfungsi membangun kecerdasan emosional dan spiritual. Sementara itu, Tajribi berlandaskan pada pendekatan empiris, mendorong peserta didik belajar melalui eksperimen dan kegiatan praktis berbasis nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis relevansi dan penerapan keempat pendekatan tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi epistemologi ini memungkinkan pengembangan kurikulum yang lebih holistik dan kontekstual, menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu tetapi juga pembentukan karakter. Dengan menerapkan model integrasi ini, peserta didik diharapkan menjadi individu yang kritis, inovatif, beriman, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai-nilai Islam yang kokoh. Penelitian ini menawarkan kerangka teoretis dan aplikatif untuk pengembangan kurikulum PAI yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan modern.
Relevansi Pemikiran Khas Filsafat Ibn Miskawaih dalam Menjawab Tantangan Zaman Nurhayati, Fitriani; Hizratul Muttaqien, Qorie; Muttaqin, Via Putrimawati; Santora, Pipih; Hambali, Wisnu; Maulana, Hamdan; Suganda, Ayub; Hermawan, Heris; A. Zein, Irfan
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The moral crisis plaguing modern society requires a philosophical reference that can offer ethical and profound solutions. One important figure in the classical Islamic philosophy who is relevant in this context is Ibn Miskawaih. This research aims to deeply examine Ibn Miskawaih’s ethical thought and its relevance to contemporary moral education. Using the library research method and a descriptive qualitative approach, this study reviews Ibn Miskawaih's main work, Tahdzīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-Aʿrāq, as well as relevant secondary literature. The research results indicate that Ibn Miskawaih's ethical thought emphasizes the integration of Greek philosophical rationality, especially Aristotelianism, with Islamic moral values. He underscores the importance of reason, moral habituation, and the purification of the soul as the foundation for the formation of the ideal human character (insān kāmil). His rational and spiritual approach makes ethics not only a guideline for individuals but also a pillar of harmonious social life. The implications of these findings suggest that Ibn Miskawaih's concept of ethics is still very relevant in shaping sustainable and transformative character education in the modern era